| Time | | Selamat datang di Black Order Headquarters! Waktu dunia Black Order HQ saat ini adalah: Januari 1880 |
| | |
| Author | Message |
|---|
Nalbari J. Mrinalini

Posts: 22
Biodata Posisi: Section Staff Cabang: Afrika - Timur Tengah Umur: 22
 | Subject: Re: [AFRICA] Game of Greed 9th September 2009, 11:24 | |
| Skor Giliran : [Satu x 1] + [Satu x 5] = 150 Skor Total : 300 + 150 = 450
| Quote: | | "Tidak, Nona," jawab Hakizi, yang mengembalikan daftar kombinasi mata dadu pada tempatnya semula. "Yang ada hanyalah reward bagi pemenang." |
Mrinalini tersenyum lega mendengar hal ini. Ia pun tertarik saat ia mendengar kata 'hadiah' bagi yang menang. Apakah itu? Mrinalini berpikir, seandainya ia menang dan boleh meminta sesuatu, ia ingin minta cuti untuk kembali ke kampungnya, untuk mengunjungi kedua orang tuanya dan mengajar orang-orang di desanya. Sesekali ia butuh 'pencerahan' setelah hampir gila bekerja di Black Order.
Mendadak, salah seorang staff yang cukup dikenalnya masuk. Mendengar suaranya saja, Mrinalini sudah langsung jengkel. Bagaimana tidak? Pria itu tidak pernah memperlakukan manusia lebih baik daripada bakteri percobaannya. Yang membuatnya lebih kesal lagi, sepertinya Lorelei lebih memihak pada Rajeev yang kabur dari pekerjaannya.
Sebenarnya aku bisa dibilang sedang bermalas-malasan juga, sih... Tapi setidaknya selain dokumen yang harus diperiksa Rajeev sekarang, aku sudah membereskan semua pekerjaanku...
Mrinalini lalu mengambil peralatan permainan yang disodorkan oleh Hakizi, lalu kembali mengocok dadunya.
Guest carried out 6 launched of one (6-sided Die.) : | , , , , ,  |
"Andai saja Section Leader bisa meniru sedikiiiit saja sifat Anda, Supervisor, saya akan bersyukur," kata Mrinalini sambil melirik tajam ke arah Rajeev. Tatapan 'terus periksa dokumennya dengan benar' terpancar dari matanya itu. _________________ "It doesn't matter what method you use to finish your work, as long as you do it and finish it quickly." -Nalbari Jnyaneshwar Mrinalini-
Issei Akira's 9th ID - The Bride of Ganesha
|
|  | | Rajeev V. Nambiar

Posts: 52 Lokasi: Kerala, Thiruvananthaphuram
Biodata Posisi: Section Leader Cabang: Afrika - Timur Tengah Umur: 36
 | Subject: Re: [AFRICA] Game of Greed 14th September 2009, 19:41 | |
| "Andai saja ada seorang staff lagi yang seperti diriku maka hal tersebut akan menjadi lebih mudah, Mr. Nambiar"Rajeev melemparkan tidak percaya pada Lorelei, senyumnya memudar, "Satu lagi anak buah sepertimu dan aku keluar dari organisasi ini." katanya, "Dan panggil aku Rajeev!" akhirnya, dengan tawa kecil yang menunjukkan bahwa kalimatnya yang tadi hanya candaan belaka. Ya, dia lebih suka dipanggil dengan nama yang ia pilih sendiri. Lorelei, Lorelei... Dasar ilmuwan yang lebih cinta eksperimen daripada diri sendiri. Rajeev sih, tidak tahan kalau harus mengurung diri di lab tanpa bertemu dan berbincang-bincang dengan wanita-wanita cantik di luar sana. " Saya tak akan melarang anda bermain Mr. Nambiar...jangan biarkan pekerjaan menganggu waktu yang minim ini"Rajeev tersenyum lebar, terlepas dari sifat Lorelei yang eksentrik, rupanya ia masih memihak pria India itu juga, "Dengar tuh, Mrina," ia terkikik, sambil mneggoreskan penanya ke dokumen untuk memberi koreksi, "Semua orang juga butuh istirahat, ya kan~" ujarnya santai, matanya masih belum lepas dari tumpukan dokumen di hadapannya, tahu kalau-kalau ia menelantarkan dokumen itu, Mrina pasti memarahinya. Tapi sepertinya yang bersangkutan tidak mengindahkannya; Mrina kembali mengambil peralatan permainan dan melempar ke-enam dadunya. "Andai saja Section Leader bisa meniru sedikiiiit saja sifat Anda, Supervisor, saya akan bersyukur,"Rajeev membalas tatapan tajam wanita itu dengan senyuman jahil, "Wah, kalau begitu nanti namanya bukan Rajeev Vikramendra Nambiar lagi dong~" katanya, kemudian mengambil peralatan permainan dan melempar dadunya, kali ini sudah tiba gilirannya. Guest carried out 6 launched of one (6-sided Die.) : | , , , , ,  |
Sambil menunggu ke-enam dadu itu menampakkan hasil, Rajeev mulai bersenandung lagu berbahasa India yang sering dinyanyikan di daerah asalnya, Kerala. Oh, ia mulai menikmati keadaan ini sekarang. Mungkin bekerja sambil bermain begini merupakan cara bekerja terbaik untuknya, walau, ia tahu kalau anak buahnya tidak akan mengizinkan hal itu. Yah, sekali-sekali boleh saja, kan?_________________ "Hey, ladies, would you like to have a lunch with me?" --- Rajeev Vikramendra Nambiar Second. The Blue Lotus |
|  | | Hakizi Mana Vatican Central

Posts: 55 Lokasi: Turki
Biodata Posisi: Supervisor Cabang: Afrika - Timur Tengah Umur: 37
 | Subject: Re: [AFRICA] Game of Greed 10th October 2009, 15:04 | |
| Rajeev selesai menjalankan gilirannya, dan mendapatkan tiga mata-dadu bernilai enam. Hakizi mengangkat alis dengan miniskul; ternyata, penerusnya sebagai Section Leader itu cukup mujur juga dalam permainan yang terlampau melibatkan keberuntungan itu. Otaknya mulai mendata giliran yang telah dijalankan dirinya, Rajeev, dan peserta baru permainan Greed itu. "Nona Mrinalini, barang kali Anda mau melempar dadu dua kali lagi? Langsung saja," tawarnya, kembali menyodorkan perangkat dadu dan pengocok pada wanita India itu. Mata bergaris kohlnya menatap Mrinalini, seraya ia meneruskan, "Tidak etis jika saya dan Rajeev mencuri start." Ia melirik sahabatnya, yang mulai mengerjakan laporannya dengan (agak) telaten. Minimal, lebih telaten ketimbang sama sekali tidak mengerjakan. Lalu, perhatiannya teralih pada salah satu bawahan lelaki asal Kerala itu, yang membicarakan bakteri dan benda lain yang kurang dimengertinya, sebelum ia pun mengamati gerak keenam dadu. "Tuan Poisson, tertarik bergabung?" tawarnya, dengan wajah yang sama datarnya dengan yang dipajangnya sepanjang permainan. _________________ "Three hours a night suffices. The rest can be taken bit by bit."-- Hakizi Mana, on sleep
number02: the L O V E R S - part 2 |
|  | | Nalbari J. Mrinalini

Posts: 22
Biodata Posisi: Section Staff Cabang: Afrika - Timur Tengah Umur: 22
 | Subject: Re: [AFRICA] Game of Greed 10th October 2009, 15:23 | |
| Skor Giliran : [Tiga x 2]200 + [Satu x 5 = 50]50 = 250 Skor Total : 450 + 250 = 700
| Quote: | | "Wah, kalau begitu nanti namanya bukan Rajeev Vikramendra Nambiar lagi dong~" |
Mrinalini mendengus pelan mendengar ucapan Rajeev. Apakah pria itu tidak mengerti apa yang namanya 'meneladan sikap seseorang'? Ia tidak habis pikir, bisa-bisanya pria semacam Rajeev berteman baik dengan seorang Hakizi Mana. Tuhan bekerja dengan cara yang aneh, itulah yang terlintas di benak Mrinalini saat itu.
| Quote: | | "Nona Mrinalini, barang kali Anda mau melempar dadu dua kali lagi? Langsung saja. Tidak etis jika saya dan Rajeev mencuri start." |
Gadis India ini tersenyum tipis mendengar ucapan sang Supervisor. Ia sungguh mengagumi sosok pria Mesir satu itu, berbeda dengan Rajeev. Mrinalini merasa, memang pantas Hakizi menjadi Supervisor di cabang tersebut.
"Baiklah, Supervisor," sahut Mrinalini sambil mengambil peralatan permainan tersebut, lalu mengocoknya 2 kali.
Guest carried out 6 launched of one (6-sided Die.) : | , , , , ,  |
Guest carried out 6 launched of one (6-sided Die.) : | , , , , ,  |
_________________ "It doesn't matter what method you use to finish your work, as long as you do it and finish it quickly." -Nalbari Jnyaneshwar Mrinalini-
Issei Akira's 9th ID - The Bride of Ganesha
|
|  | | Hakizi Mana Vatican Central

Posts: 55 Lokasi: Turki
Biodata Posisi: Supervisor Cabang: Afrika - Timur Tengah Umur: 37
 | Subject: Re: [AFRICA] Game of Greed 10th October 2009, 15:43 | |
| Skor Giliran: [Satu x 1] 100 + [Satu x 5] 50 = 150 Skor Total: 1450 + 150 = 1600 "Sekarang, semua setara." Ia pun mengambil kocokan dan memasukkan keenam dadu ke dalam wadah silindris itu. Menutup bagian terbukanya dengan jemarinya, ia mengaduk isi pengocok itu. Hakizi berhenti, dan 'menumpahkan' isi gelas kayu itu ke atas meja, menghasilkan kombinasi dadu yang diharapkannya bagus. Guest carried out 6 launched of one (6-sided Die.) : | , , , , ,  |
Ia mengoper perangkat permainan pada Rajeev, yang tengah multi-tasking bermain dengan mengerjakan laporan, sesuai tuntutan bawahannya. "Kembali padamu, Rajeev."
[OOT: Weks, mainin bapak-bapak pendiam bikin post RP jadi singkat -_-a]_________________ "Three hours a night suffices. The rest can be taken bit by bit."-- Hakizi Mana, on sleep
number02: the L O V E R S - part 2 |
|  | | Rajeev V. Nambiar

Posts: 52 Lokasi: Kerala, Thiruvananthaphuram
Biodata Posisi: Section Leader Cabang: Afrika - Timur Tengah Umur: 36
 | Subject: Re: [AFRICA] Game of Greed 25th October 2009, 19:06 | |
| Skor Giliran : [Tiga x 6] 600 Skor Total : 750 + 600 = 1350
Sejujurnya, Rajeev merupakan pria yang cukup kompeten dalam pekerjaannya bila mood-nya tengah baik. Yah, ia diangkat menjadi Section Leader bukan tanpa alasan. Hanya saja, pembawaannya yang santai itu lebih sering membuat orang di sekitarnya geram... Padahal kalau semuanya tenang dan santai, tentu akan baik-baik saja kan? Tapi tampaknya, hanya Rajeev yang berpikir seperti itu. "Kembali padamu, Rajeev."Rajeev menengadahkan kepalanya, "Oh, sudah ya?" dirinya terlalu berkonsentrasi dengan tumpukan kertas di tangannya, jadi ya wajar saja kalau ia tidak memperhatikan jalannya permainan ini. Namanya juga konsentrasi yang terpecah menjadi dua. "Oke~" ia mengambil peralatan permainan tersebut, dan melemparkannya ke atas meja pelan. Guest carried out 6 launched of one (6-sided Die.) : | , , , , ,  |
"Eh, siapa yang skor-nya tertinggi sekarang?" tanyanya, ingin mengetahui indikator berapa lama lagi kira-kira permainan ini akan berlanjut. Bila skor tertinggi masih berkisar antara 1500-2000... Berarti mereka masih berkutat di sini untuk beberapa lama lagi._________________ "Hey, ladies, would you like to have a lunch with me?" --- Rajeev Vikramendra Nambiar Second. The Blue Lotus |
|  | | Nalbari J. Mrinalini

Posts: 22
Biodata Posisi: Section Staff Cabang: Afrika - Timur Tengah Umur: 22
 | Subject: Re: [AFRICA] Game of Greed 25th October 2009, 19:24 | |
| Skor Giliran 1 : [Satu x 5] 50 = 50 Skor Giliran 2 : [Satu x 5] 50 + [Satu x 5] 50 + [Satu x 1] 100 + [Satu x 1] 100 = 300 Skor Total : 700 + 50 + 300 = 1050
Melihat bagaimana Rajeev tampak begitu berkonsentrasi pada pekerjaannya sampai hampir melewatkan gilirannya sendiri, Mrinalini merasa sedikit banyak ia bisa berlega hati. Mungkinkah sang Section Leader memang sebaiknya sering-sering diajak bekerja sambil bermain agar bisa bekerja dengan lebih baik? Sepertinya Mrinalini perlu mencatat hal ini dalam benaknya. | Quote: | | "Eh, siapa yang skor-nya tertinggi sekarang?" |
"Saya tidak mengikuti dari awal, jadi saya tidak tahu. Tapi, skor saya sendiri masih terlampau rendah. Sepertinya saya memang tidak berbakat memainkan permainan semacam ini," jawab Mrinalini. Ia lalu tersenyum tipis dan menatap pria India itu dengan tatapan yang melunak.
"Ngomong-ngomong, terima kasih sudah bekerja dengan baik kali ini. Lain kali, kalau Anda memang sedang jenuh dan ingin bermain sedikit, katakan saja. Saya tidak akan keberatan menemani Anda, kok," tambah Mrinalini santai. Apakah ia serius mengatakan hal semacam itu? Tentu saja serius. Tapi ia tidak akan melakukannya dengan cuma-cuma, alias pastinya ia akan membawa berbagai pekerjaan yang bisa diselesaikan sambil bermain. Ya, tuan-tuan dan nyonya-nyonya, Mrinalini adalah orang yang terlalu perhitungan.
"Sekarang giliranku, ya?" Wanita India ini mengambil peralatan permainan itu, lalu mengocok dadunya dan melemparkan kelima dadu itu perlahan.
Guest carried out 5 launched of one (6-sided Die.) : | , , , ,  |
Sepertinya permainan masih akan berlangsung lama... dan Mrinalini tidak akan banyak mengeluh tentang hal itu, selama Rajeev mengerjakan tugasnya dengan benar. _________________ "It doesn't matter what method you use to finish your work, as long as you do it and finish it quickly." -Nalbari Jnyaneshwar Mrinalini-
Issei Akira's 9th ID - The Bride of Ganesha
|
|  | | Lorelei D. Poisson

Posts: 33
Biodata Posisi: Section Staff Cabang: Afrika - Timur Tengah Umur: 26
 | Subject: Re: [AFRICA] Game of Greed 28th October 2009, 20:13 | |
| "Tuan Poisson, tertarik bergabung?" Lorelei berdecak --cukup keras-- sambil menggeleng-gelengkan wajah Prancisnya. "Ckckck, saya tak punya waktu untuk bersantai Tuan Supervisor" ucapnya dengan jari telunjuk yang bergoyang pelan, tatapannya menatap wajah lempeng pria Mesir itu dengan lurus, ekspresinya tampak seperti orang yang merasa terhina. " Saya bukan orang yang senang bersantai lama-lama, oke?" kalimat itu menyusul dari bibir pria berambut coklat panjang tersebut. Ia mendengus pelan, melirik ke arah jam dinding. Memang sekilas ia tertarik tentang mekanisme permainan menggunakan kubus tersebut, namun selalu ada hal lain kan yang menjadi prioritas. Dan untuk seorang ilmuwan macam Lorelei Deimos Poisson hal itu adalah... Masa nggak tau sih? "Hmph, sudah 10 menit," manik coklat lembut yang dia miliki -- ya, warna yang kontras dengan sorot matanya-- ke orang-orang yang sedang terlibat game yang sepertinya mereka anggap menyenangkan. Ah apa sih yang lebih menyenangkan daripada aktivitas laborat? "Oi Rajeev," kalau tidak salah pria India itu meminta Lorelei memanggilnya dengan nama kecil saja kan? Well dia mendapatkan apa yang ia mau. "Balik dulu oke, dan semoga hari anda menyenangkan. Tuan Supervisor~" ucapnya sambil berjalan ke pintu keluar-masuk sambil melambaikan punggung tangannya dan harus diakui kecepatan derap langkah pria Prancis itu selalu terpacu lebih cepat jika menyangkut laboratorium. [Mad Scientist : OUT]
duh RP saya makin kacau... bahasa apaan tuh yg saya pakai *__* _________________ "Unlike humans. ... my experiments never betray me..." • Lorelei Deimos Poisson • |
|  | | Nalbari J. Mrinalini

Posts: 22
Biodata Posisi: Section Staff Cabang: Afrika - Timur Tengah Umur: 22
 | Subject: Re: [AFRICA] Game of Greed 30th October 2009, 22:18 | |
| OOT : haiizh, lupa kalo dadu yang dilempar itu 6, bukan 5!! *geblek* saya tambahin in-RP aja di sini...
Mrinalini hanya mengangguk pelan sebagai tanda hormat pada Lorelei saat koleganya itu melangkah pergi dari ruangan tersebut. Ia lalu kembali menatap meja, dan... ia sadar bahwa dadunya kurang satu. Ke mana? Mata cokelat tuanya menyusuri setiap sudut meja, mencari dadu yang hilang itu. Akhirnya ia menemukan 'dadu yang hilang' itu, tergeletak tidak jauh dari tumpukan dokumen yang diletakkan di atas meja. Warnanya agak tersamar karena dadu berwarna dasar putih itu tergeletak di dekat dokumen yang juga berwarna dasar putih. Ia bergeser sedikit untuk melihat angka di dadu itu. Guest carried out 1 launched of one (6-sided Die.) : |  |
Setelah melihat angka yang muncul, ia menggesernya dengan hati-hati kembali ke kumpulan dadu lainnya.
"Giliran Anda, Supevisor," kata Mrinalini sambil menyodorkan alat permainan ke hadapan Hakizi. _________________ "It doesn't matter what method you use to finish your work, as long as you do it and finish it quickly." -Nalbari Jnyaneshwar Mrinalini-
Issei Akira's 9th ID - The Bride of Ganesha
|
|  | | |
| Page 2 of 2 | Goto page : 1, 2 |
| | Permissions of this forum: | You cannot reply to topics in this forum
| |
| |
|
|