An Indonesian D.Gray-Man original character (OC) roleplay forum. Set in an alternate 1880s.
 
HomeFAQCalendarSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in
Time

Selamat datang di Black Order Headquarters! Waktu dunia Black Order HQ saat ini adalah: Februari 1880

[CENTRAL] musim dingin, bersalju dan hawa menusuk

[ASIA] musim dingin, sejuk namun kering

[AMERICA] musim dingin, badai salju di akhir bulan

[AFRICA] musim dingin, sedikit salju di awal bulan

Acara mendatang:

- Valentine Grand Ball

(Kontak staf jika memiliki ide)

Shoutbox

ShoutMix chat widget
Affiliates

ClampFactory Al'loggio

code-geass

tenipuri-indo

Saint-Sanctuary

Neverworld

Aria Academy High School Fighter Role Play Forum

Don't be shy, affiliate with us!
 
Latest topics
» Free Talk
by Ravel Kohler 21st December 2015, 17:50

» [AMERICA] Unusual Training
by Keith Warringstate 21st June 2011, 23:10

» English Free Talk
by Wilhelm U. Smith 19th February 2011, 21:17

» [Central] The History Might Have Recorded Us
by Fuchsia Scarlet 13th February 2011, 12:21

» [CENTRAL] Looking Around
by Lumiere A. Etoile 6th February 2011, 20:13


Share | 
 

 [CENTRAL] Pencarian Teman Sekamar

Go down 
AuthorMessage
Ezekiel Wright

avatar

Posts : 21

Biodata
Posisi: Supervisor
Cabang: Eropa
Umur: 41

PostSubject: [CENTRAL] Pencarian Teman Sekamar   29th September 2009, 08:01

Topik ini diperuntukkan untuk pencarian teman sekamar. Boleh membuat roleplay di mana karakter bertemu dengan (calon) teman sekamar dengan tidak sengaja, atau karakter boleh mendatangi kantor Management, bagian logistik, untuk mendapatkan teman sekamar secara acak.
Back to top Go down
View user profile
A. Růžena Mlynarikova

avatar

Posts : 120
Poin RP : 20

Biodata
Posisi: Disciple
Cabang: Eropa
Umur: 20

PostSubject: Re: [CENTRAL] Pencarian Teman Sekamar   29th September 2009, 10:42

Lokasi: Kafetaria.


Allegra berdeham, alisnya berkerut sambil membaca selebaran yang barusan diterimanya, dari Chief Supervisor. "Ahh ini merepotkan, kenapa aku harus berpindah kamar... merepotkaaan," gadis ini menghela nafas berat. Pikirannya melayang ke kamarnya yang sekarang ini. Kamar itu dipenuhi oleh berbagai macam bulu hewan yang dia koleksi, entah dijadikan karpet, selimut, atau yang dia gantung di hanger untuk memudahkan gadis berusia 20 tahun itu menyematkannya setiap hari, belum yang tersimpan di kotak-kotak bingkisan --yang masih rapi-- atau yang ada di lemarinya.

Pindah kamar? berarti dia harus memindahkan semua koleksinya yang banyak itu kan? Ya, banyak dan berat. Bukannya dia tidak cukup kuat untuk memindahkan semua --hei ingat innocence macam apa yang kompatibel dengannya-- tapi ya itu, repot. Allegra Růžena Mlynarikova sama sekali tak memiliki skill untuk pekerjaan rumah tangga, siapa nanti yang akan membantunya menata, merapikan dan membersihkan semuanya?.

Dan lagi dia tak boleh menempati kamar sendirian, harus ada teman sekamar. Allegra meletakkan dahinya di meja, terakhir kali dia berbagi kamar dengan seseorang itu dua tahun yang lalu, bersama kakaknya; Pavla. Jadi kerepotan pindahannya bertambah satu; mencari seseorang yang kira-kira bisa dan cocok untuk menempati kamar yang sama, berbagi kehidupan.

Masih dengan alis yang seolah-olah melengkung ke bawah dan helaan nafas yang berat Allegra merapikan ikatan syal bulu hewan --kali ini bulu domba sangat halus berwarna putih-- di lehernya, berdiri dan mulai melangkahkan kakinya ke kantor Logistik untuk menentukan teman sekamarnya secara acak sekaligus berjalan-jalan.

Lagipula siapa tau dia bisa menemukan calon roommate-nya sepanjang perjalanan kan?
Back to top Go down
View user profile
Benjamin Baptiste

avatar

Posts : 102
Umur : 24
Pemilik : Woof

Biodata
Posisi: Exorcist
Cabang: Eropa
Umur: 17

PostSubject: Re: [CENTRAL] Pencarian Teman Sekamar   30th September 2009, 03:36

Sebenarnya apa salah Benjamin sehingga dia harus masuk daftar orang-orang yang pindah kamar? Apakah ini berarti dia tidak bisa sekamar lagi dengan adiknya yang terkadang tidak pulang karena tuntutan pekerjaan? Benjamin memutar matanya ketika dia berjalan mendekati kantor manajemen.

Tunggu, sebenarnya apa tujuannya pergi ke kantor manajemen? Apakah dia punya seorang teman akrab di markas pusat untuk berbagi kamar? Tentunya tidak. Lagipula mungkin dia akan menggunakan kamarnya di musim gugur dan musim dingin saja mengingat dia bisa tidur di mana saja di dua musim yang lain.

Hmm, pastor palsu di bilik pengakuan dosa sepertinya adalah orang yang menarik. Tetapi Benjamin juga teringat akan Exorcist lain bernama... Algebra? Atau Ala Alba? Oh, iya, Allegra yang sering menjadi fokus pandangnya akhir-akhir ini. Bahkan kalau dipikir-pikir janitor "tersial" bernama Abisak itu mungkin akan menjadi teman sekamar yang bagus. Ah, Benjamin tidak bisa memilih dan sebenarnya dia heran kenapa dia terlalu memikirkan masalah ini. Rasanya dia baik-baik saja sebelum namanya tercantum di daftar itu.

Dan belum selesai Benjamin berpikir, dia sudah sampai di kantor Management. Laki-laki bermata amber menatap pintu di depannya selama beberapa saat sebelum akhirnya mendorong pintu itu terbuka.

"Permisi, ada orang? Oh, ya, aku ingin berbicara masalah pindah kamar ini. Apakah aku bisa mengajukan permohonan untuk teman sekamarku?" Benjamin langsung ke intinya saja.
Back to top Go down
View user profile http://malesishere.wordpress.com
Shion R. Herleifursdóttir

avatar

Posts : 85
Umur : 22

Biodata
Posisi: Disciple
Cabang: Eropa
Umur: 16 y/o

PostSubject: Re: [CENTRAL] Pencarian Teman Sekamar   9th October 2009, 17:56

"Huah~membosankan~"

Shion membaca sebuah kertas selebaran bertuliskan bahwa mulai hari ini akan ada pengaturan kamar yang mengharuskan tiap kamar diisi oleh dua orang, yang dengan kata lain Shion harus sekamar dengan seseorang lainnya, sesama perempuan tentu saja, tidak mungkin dia akan sekamar dengan Lioret Shirogane kan? Bisa jadi apa setiap harinya? Mungkin mereka berdua yang sama-sama keras kepala akan saling bertengkar memperebutkan posisi wilayah kamar, seperti anak kecil huh? Biarlah, Shion kan belum tujuh belas tahun.

Apalagi setelah kejadian hari bersalju memalukan waktu itu..

Membayangkannya saja sudah membuat wajah Shion tiba-tiba merona merah aneh lagi tanpa sebab apa-apa. Menggelengkan kepalanya pelan, kebiasaannya untuk dapat menghapuskan pikiran-pikiran yang tidak perlu ia ingat. Terakhir, menepuk wajahnya dengan kedua tangan putihnya. Ah, lupakan, lupakan!

Merosotkan tubuhnya perlahan di salah satu sofa ruang santai yang sedang ia duduki, jadi ia harus pergi sekarang eh ke ruang logistik? Ah~malas, Shion kan sengaja datang ke ruang santai ini untuk sekadar menghapuskan rasa bosannya ketika tiba-tiba saja kertas berisikan kewajiban ini datang. Hu-uh, kalau dengan teman sekamar memang tidak ada rasa bosan lagi nanti, tapi bagi Shion tersendiri yang memang lebih suka kesendirian semacam itu, tidak mau diganggu lebih tepatnya, kamar seorang diri adalah sebuah surga untuknya.

Tapi apa boleh buat.

Menghela nafas.

Masa dia harus bergulat dulu dengan chief supervisor itu untuk tidak memberlakukan peraturan ini? Membuang-buang waktu saja. Menegakkan tubuhnya berdiri, dengan agak sedikit malas, Shion melangkahkan kakinya dengan iringan bandul salib yang terpaku di hampir sebagian tubuhnya, tirai pirang lembut sang pemilik juga terlihat bergerak mengikuti pergerakan sang empunya dalam tiap langkah.

....

Sampai, haah, sekarang mendaftarkan diri huh? Melihat sudah ada beberapa sosok yang mulai mendaftarkan dirinya termasuk Baptiste dan Allegra yang pernah ditemuinya di ruang medical waktu itu, namun hanya selintas, Shion sendiri tidak terlalu mengenal kedua orang itu. Kira-kira Shion akan mendapatkan teman sekamar macam apa, semoga tidak yang menyebalkan deh.

"Mlynarikova? Mencari teman sekamar juga ya?"

Shion mendekati sang pemilik tenaga besar itu, setidaknya sekadar bertanya tidak ada salahnya kan? Siapa tahu gadis yang kelihatannya lebih tua di hadapannya ini bisa menjadi teman sekamarnya, setidaknya lebih baik daripada mendapatkan seseorang yang tidak diinginkan, rite?

Tersenyum ramah polos, hei kesan pertama kan harus bagus.
Back to top Go down
View user profile
A. Růžena Mlynarikova

avatar

Posts : 120
Poin RP : 20

Biodata
Posisi: Disciple
Cabang: Eropa
Umur: 20

PostSubject: Re: [CENTRAL] Pencarian Teman Sekamar   9th October 2009, 21:24

"Mlynarikova? Mencari teman sekamar juga ya?"

Allegra menghentikan langkah kakinya yang sedari tadi menuju ruangan logistik. Dia berbalik arah, rambut pirang sebahunya bergoyang pelan menuruti gerakan gadis berusia 20 tahun itu. Dan dia mendapatkan sosok seorang gadis --yang tampaknya lebih muda dan ... lebih kecil darinya-- mendekat dan tersenyum ramah.

Hmm.. siapapun yang memanggilmu dengan nama keluarga pastilah tidak begitu akrab kan? Namun Allegra dapat mengingat dengan baik kalau dia pernah menemui gadis yang sama-sama berambut pirang itu di suatu tempat. Ah iya, infirmary.

Dalam keadaan normal Allegra akan lebih menarik diri dari orang asing tapi ini bukanlah keadaan yang bisa diklasifikasikan normal oleh gadis asal Praha itu. Dia menghembuskan nafas pelan dan perlahan senyuman yang sama ramahnya terulas di wajahnya.

"Ya aku sedang mencari teman sekamar," Allegra berpikir sejenak sambil bergumam pelan, gumaman yang tak berarti apapun. "apa kau juga mengalami situasi yang sama.. err disciple General Kohler?" ucapnya tak yakin, hanya informasi itulah yang dia tahu dari gadis di depannya ini, walaupun begitu tetap saja dia tersenyum ramah pada gadis sesama disciple itu dan kemudian mengulurkan tangannya bersamaan dengan senyuman yang lebih lebar.

"Perkenalkan, Allegra Růžena Mlynarikova, senang berkenalan denganmu"
Back to top Go down
View user profile
Glaucio Marino

avatar

Posts : 88
Pemilik : *nbla
Poin RP : 20

Biodata
Posisi: Disciple
Cabang: Eropa
Umur: 20

PostSubject: Re: [CENTRAL] Pencarian Teman Sekamar   9th October 2009, 22:06

--ganti kamar lagi, ya; bagus.

Mendengus, hobinya sejak awal--yang kembali ditekuninya tak lama sejak melangkahkan kakinya ke arah ruang manajemen. Setengah terseret, setengah terburu-buru. Setengah malas-malasan.

Berbagi, adalah pekerjaan nomor 2 yang paling tidak disukai si laki-laki setelah menunggu. Berbagi berarti harus memperhatikan kepentingan orang lain yang turut membaginya dengan diri sendiri pula. Dan memperhatikan hal-hjal sesepele itu, jelas bukan tabiat aslinya. Dunia selama ini baginya seolah hanya punyanya sendiri; yang lain cuma numpang lewat tanpa patut memberi perhatian. Dan sejak diberlakukannya kebijakan kamar baru--Supervisor Wright sialan--jelas hal itu yang harus menjadi pusat perhatiannya sekarang.

Ia terusir dari kamar privatnya; lelucon abad baru. Privasinya? Wassalam.

Apakah aku bisa mengajukan permohonan untuk teman sekamarku?"

Klinting, tak kala pintu masuk ruangan itu sedikit terbuka. Tak mau ambil pusing untuk menutupnya rapat-rapat, digunakannya satu kaki untuk menutup dengan sigap. Itu dia, nona atau tuan dari pihak logistik, terduduk di atas meja kerjanya--cck, apa yang akan dilakukannya sekarang? Menggebrak? Langsung bicara dan mengeluarkan segala racauannya? Atau--

"Kudengar... Barusan ada yang mencari teman sekamar"

--langsung bertindak dan cari teman sekamar. Tanpa perlu bersikap to the point dan mengatakan secara terus terang kalau ia mau berpasangan dengan pria itu.
Back to top Go down
View user profile
Shion R. Herleifursdóttir

avatar

Posts : 85
Umur : 22

Biodata
Posisi: Disciple
Cabang: Eropa
Umur: 16 y/o

PostSubject: Re: [CENTRAL] Pencarian Teman Sekamar   11th October 2009, 13:40

Ah ternyata ada yang bernasib sama dengannya.

Yah tentu saja, jarang juga kan ada orang yang langsung dapat menemukan teman sekamarnya tanpa dia harus mendaftarkan diri atau mencari terlebih dahulu? Catatan, terkecuali untuk yang memang benar-benar mempunyai sahabat atau kenalan dekat kebetulan berjenis kelamin sejenis sehingga mereka berdua pasti bisa langsung sepakat untuk mendaftarkan nama mereka berdua pada staff bagian logistik itu.

Dan Shion sendiri bukan merupakan tipe yang mempunyai banyak teman err, perempuan bisa kau katakan, tapi tidak juga dengan laki-laki. Memangnya dia mau membuat harem?[s][small]Sebenarnya iya[/small[/s]. Kalaupun teman laki-lakinya lebih banyak, dia tetap saja tidak mungkin akan sekamar dengan salah satunya kan? Bisa jadi skandal macam apa itu?

Lupakan, lupakan, kenapa jadi orang itu yang muncul di benaknya pertama kali?

Sebuah pertanyaan kembali dilontarkan balik kepadanya. Oh, gadis yang mempunyai mahkota senada dengan milik Shion itu mengetahui bahwa Shion merupakan anak didik seorang Ravel Kohler? Namun Shion sendiri tidak mengetahui apakah gadis itu seorang disciple dengan generalnya sama seperti dirinya atau hanya seorang exorcist biasa.

Pertanyaan tersebut akan terjawab nantinya.

"Ya, saya sedang bingung mengenai teman sekamar saya"

Menghela nafas.

Bohong ding. Jujur saja, Shion memang tidak suka jika harus sekamar dengan orang yang menyebalkan akan tetapi dia sendiri juga tidak mau ambil peduli akan siapakah orang yang bersamanya di tempat peristirahatannya. Toh, Shion bukan merupakan tipe orang yang betah tinggal dalam satu tempat, jadi dia pasti hanya akan kembali jika waktu memang sudah menunjukkan pukulnya.

"Allegra? Boleh kupanggil itu saja kan? Salam kenal, panggil saja Shion"

Terlalu panjang, satu kalimat panggilan saja cukup kan? Lagipula apa gunanya menyebut namamu panjang-panjang secara lengkap jika pada akhirnya kau hanya akan dipanggil dengan sebuah singkatan? Kadang kala bahkan tidak jarang terjadi pemanggilan nama dengan embel-embel aneh atau mengganti nama asli yang dimiliki seseorang agar kesan yang dimiliki lebih imut, euh.

Ah ya, mengenai teman sekamar kenapa tidak gadis yang baru saja dikenalnya ini saja yang dipilihnya? Memang Shion tidak terlalu mengenal gadis ini namun sama saja dengan orang lain yang tidak terlalu ia kenal kan?

Akan coba ditanyakan jika sudah tiba saatnya nanti.
Back to top Go down
View user profile
A. Růžena Mlynarikova

avatar

Posts : 120
Poin RP : 20

Biodata
Posisi: Disciple
Cabang: Eropa
Umur: 20

PostSubject: Re: [CENTRAL] Pencarian Teman Sekamar   11th October 2009, 22:17

Quote :
"Ya, saya sedang bingung mengenai teman sekamar saya"

Ah ha~ Seorang yang mempunyai problem yang sama denganmu Allegra.

Bibir mungilnya membentuk senyuman ramah sambil balas menatap gadis di depannya itu. Tentu saja dia juga menimbang-nimbang positif-negatif dan probabilitas-probabilitas lainnya yang akan terjadi jika gadis yang berada di hadapannya ini menjadi teman sekamarnya. Ah tetapi pada dasarnya Allegra bukan tipe gadis yang senang menghakimi seseorang dari kesan pertama. Bagaimanapun juga kesan pertama bisa menipu kan? Hal yang sama juga berlaku pada dirinya sendiri. Dan, yah.. daripada repot-repot mencari teman sekamar lainnya tak ada salahnya kan kalau dia sekamar dengan gadis tersebut? Toh kalau mereka tidak cocok mereka bisa berpisah kan? .. Eh hei kenapa kalimat 'berpisah' disitu seolah-olah memiliki makna implisit?

Quote :
"Allegra? Boleh kupanggil itu saja kan? Salam kenal, panggil saja Shion"
"Tentu saja silahkan panggil aku dengan Allegra, semua orang disini memang biasa memanggilku seperti itu," imbuh gadis bermata biru itu dengan sopan. Ya tentu saja dengan sopan, kalau tidak begitu ayahnya --yang lebih mudah mengijinkannya pergi ke Cina daripada ke warung terdekat hanya untuk sekedar membeli permen-- telah gagal dalam mendidik putri bungsunya itu.

Allegra menatap sosok mungil di depannya itu sambil tersenyum, "Salam kenal, Shion."
Back to top Go down
View user profile
Shion R. Herleifursdóttir

avatar

Posts : 85
Umur : 22

Biodata
Posisi: Disciple
Cabang: Eropa
Umur: 16 y/o

PostSubject: Re: [CENTRAL] Pencarian Teman Sekamar   12th October 2009, 17:14

Tersenyum lugu mendengar kata-kata balasan dan senyum ramah yang dilontarkan sang gadis exorcist bermahkotakan tirai pirang sama seperti dirinya.

Hening.

Tidak tahu harus bicara apalagi sekarang. Hei Shion kan baru saja mengenal wanita di hadapannya ini jadi tidak aneh jika dia tidak tahu apa yang disukai wanita ini untuk dibicarakan kan? Topik maksudnya. Tapi jika itu berhubungan dengan gosip, jangan harap Shion akan sungguh-sungguh mendengarkanmu karena ekspresi yang dia berikan paling hanyalah sebuah senyum polos seakan-akan merespon kata-katamu namun kenyataannya adalah menguap lebar di baliknya.

Itulah alasan mengapa Shion lebih suka menjadikan orang lain tempat curhat bukannya dia yang menjadi tempat curhat. Walau untuk mengeluarkan segenap kalimat ungkapan perasaannya pun sangat jarang terjadi padanya yang tidak terlalu mempercayai orang lain dengan mudah.

Trauma masa lalu tidak bisa langsung hilang jika itu meninggalkan jejak kau tahu?

Nah, sekarang, bagaimana kalau kau coba menanyakan perihal teman sekamar saja? Kalimat pertegasan dari sang Allegra sudah dapat membuatmu mengerti bahwa dia juga belum menemukan seseorang yang dapat dijadikan penghuni sebuah kamar bersamanya kan? Jadi? Tunggu apalagi?

"Anoo..kalau tidak keberatan nona Allegra bersedia untuk sekamar dengan saya tidak? Ah itu jika nona mau ya"

Tersenyum manis.

Setidaknya mencoba tidak ada salahnya kan? Kebetulan ada seseorang yang bernasib sama denganmu kenapa tidak kau coba ajak saja selagi ada kesempatan?
Back to top Go down
View user profile
A. Růžena Mlynarikova

avatar

Posts : 120
Poin RP : 20

Biodata
Posisi: Disciple
Cabang: Eropa
Umur: 20

PostSubject: Re: [CENTRAL] Pencarian Teman Sekamar   13th October 2009, 01:07

Quote :
"Anoo..kalau tidak keberatan nona Allegra bersedia untuk sekamar dengan saya tidak? Ah itu jika nona mau ya"

Allegra terdiam sejenak sebelum bibirnya menyudut, membentuk senyuman lebar. “Ah ha~ sekamar denganmu?” gadis berusia 20 tahun itu mengetuk-ngetukkan jemarinya di pipi sambil menimbang-nimbang penawaran yang diajukan oleh Shion. Mata birunya menatap gadis yang lebih muda di depannya. Mungkin saja dia bisa memperlakukan anak didik Kohler itu sebagai adiknya?

Sepertinya tidak buruk juga...

Gadis Ceko itu kembali tersenyum, satu-dua masalah sudah diselesaikan dengan baik.

“Baiklah kalau begitu, sebaiknya kita segera mendaftarkan kamar ke bagian logisik” Allegra berbalik langkah, “Dan tolong bantu aku beres-beres nantinya ya, tenang saja kamarku tidak berantakan kok...”

Tetapi sangat 'berbulu'.
Back to top Go down
View user profile
Shion R. Herleifursdóttir

avatar

Posts : 85
Umur : 22

Biodata
Posisi: Disciple
Cabang: Eropa
Umur: 16 y/o

PostSubject: Re: [CENTRAL] Pencarian Teman Sekamar   13th October 2009, 18:33

Ah, sudahlah, terlihat menyebalkan menimbang-nimbang segala kau benar-benar memutuskan sekamar dengan Shion atau tidak tahu. Kalaupun kau menolak juga tidak masalah, Shion kan tidak perlu sampai mengemis-ngemis untuk bisa mendapatkan seorang teman sekamar, walau kalau secara random memang akan terlihat tidak menentu karena kita tidak tahu jika kau mendapatkan orang menyebalkan yang sudah sepantasnya Go To Hell saja kan?

Tapi di permukaan Shion hanya menampakkan sabit kecil khas miliknya.

Orang tidak dapat dinilai dari penampilan dan itulah yang terjadi pada seorang gadis enambelas tahun yang terlihat lugu, suci tidak ternodakan dari luar namun dengan sukses seakan-akan mempunyai kepribadian ganda akibat kejadian akuma sialan yang telah merenggut segalanya di tengah hari bersalju itu. Dan perlu diketahui bahwa Shion sudah diasuh oleh seorang pria baik hati yang bersyukur telah menjadikannya bukan seperti yang dulu lagi, yang lebih parah bahkan. Namun tetap saja efek negatif tidak selalu hilang dalam diri setiap orang yang menerima sebuah kenyataan pahit dalam hidupnya kan?

Tabir masa lalu yang ditutup rapat-rapat...

"Baik~kalau begitu mari kita daftarkan bersama sekarang, dan ya, semoga saya dapat membantu anda"

Jika itu memang menyempatkan Shion untuk sekadar mampir membantu teman sekamarnya membereskan kamarnya, setidaknya jangan harap jika Shion tiba-tiba melarikan diri ketika hari pembersihan itu terjadi.

Yah, kita lihat saja nanti. Sepertinya akan menarik.

Tersenyum kecil di balik tirai pirang, membalikkan badannya.




OOC: Maaf kalau RP-nya agak kasar, err saya daftarkan sekarang tidak apa-apa kan? *tunjuk2 post di pengaturan kamar*
Back to top Go down
View user profile
Fuchsia Scarlet

avatar

Posts : 166
Pemilik : Eri

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Eropa
Umur: 13 tahun

PostSubject: Re: [CENTRAL] Pencarian Teman Sekamar   13th October 2009, 19:27

Pindah kamar...

Fuchsia sebenarnya meruntuk kesal untuk hal yang satu ini. Walau-pun barang-barang yang dibawanya tidak terlalu banyak (untuk ukuran gaya hidup dan juga kebutuhan untuk seorang gadis pada umumnya), tetap saja hal itu termasuk merepotkan.

Baru sekitar 9 bulan Dia menikmati kamarnya dan sudah lumayan suka walaupun jarang tidur di kamarnya sendiri dan sering berhasil ditemukan tergeletak pasrah di "ruang kerjanya" gara-gara kecapekan. Tapi, toh, peraturan tetap peraturan. Apa yang bisa dilakukan seorang section staff cilik seperti Dia?!

Susah payah Dia menggeret satu tas besar yang berisi segala kebutuhan sehari-harinya menuju kantor management bagian logistik. Tak disangka, perjalanan dari kamar lamanya menuju ke kantor management juga berhasil membuat rambutnya yang semula dikepang rapi, kembali berantakan. Apakah memang rambutnya itu tidak ditakdirkan tertata dengan manis?

Namun, kegiatannya yang membutuhkan banyak tenaga ini, cukup membuat gadis itu tidak terlalu kedinginan. Setidaknya menggatikan syal dan jaket yang dikenakannya dan 'belum' berhasil menghangatkannya tadi.

Setelah berhasil menuju bagian administrasi, seraya membetulkan kacamatanya yang sempat melorot, Fuchsia bertanya, "Permisi, apa ada orang yang menjadi teman sekamar Saya???


Last edited by Fuchsia Scarlet on 14th October 2009, 15:38; edited 4 times in total
Back to top Go down
View user profile http://www.eri-diary93@gmail.com
Victoria Addison

avatar

Posts : 23
Pemilik : S.E.H.

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Eropa
Umur: 14

PostSubject: Re: [CENTRAL] Pencarian Teman Sekamar   13th October 2009, 20:17

Gadis kecil itu menghela napas yang cukup panjang.

Tidak, ia tidak sedang sakit ataupun sedih. Namun pengumuman yang baru-baru ini dikabarkan memang membuatnya sedikit terkejut, perihal peraturan pengaturan kamar yang baru. Di sana disebutkan, setiap kamar harus ditempati dua orang yang jenis kelaminnya sama. Itu berarti, Victoria tidak bisa satu kamar dengan ayahnya lagi, Richard. Selama 2 tahun menjadi anggota Black Order, ayah-anak itu memang tidak pernah terpisahkan; bekerja di ruangan yang sama, dan beristirahat di ruang yang sama pula.

Namun akibat peraturan baru yang harus segera diterapkan itu, Victoria harus menjalani suatu pengalaman baru lagi; tinggal sekamar dengan orang yang--mungkin--belum dikenal. Ia tidak berkeberatan, sesungguhnya, karena ia tahu kalau ia juga harus tumbuh menjadi dewasa, lepas dari bayang-bayang ayahnya. Richard sendiri, walaupun berat hati pada awalnya, akhirnya sang ayah menyetujui peraturan ini dan mendorong putrinya untuk mencari teman baru.

Dan karena itulah, ia berada di kantor manajemen bagian logistik sekarang. Gadis berambut auburn itu mengetuk pintu pelan, kemudian membuka pintu perlahan, satu tangannya membawa sebuah tas jinjing yang kelihatan cukup berat, benar, isinya adalah barang-barang miliknya yang paling krusial. "Ah, permisi..." Victoria mengangguk dan tersenyum pada petugas yang berjaga di sana, dilihatnya banyak kertas-kertas berserakan di atas meja, oh, pasti banyak orang yang juga ingin mengatur kamarnya hari ini.

Baru saja ketika ia hendak mengutarakan maksudnya, seorang gadis cilik yang agak terengah-engah masuk; "Permisi, apa ada orang yang menjadi teman sekamar saya?"

"Oh, sedang mencari teman sekamar juga?" tanya Victoria berbasa-basi, senyum ramah terpampang di wajahnya. Diperhatikannya gadis yang baru masuk itu, nampak seumuran dengannya sendiri.
Back to top Go down
View user profile
Fuchsia Scarlet

avatar

Posts : 166
Pemilik : Eri

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Eropa
Umur: 13 tahun

PostSubject: Re: [CENTRAL] Pencarian Teman Sekamar   13th October 2009, 20:24

Quote :
"Oh, sedang mencari teman sekamar juga?"

Spontan Fuchsia menoleh dan sukses dikagetkan dengan hadirnya seorang gadis yang berdiri di sebelahnya. Dia mengangguk, walau awalnya agak ragu-ragu untuk menjawab.

Jujur saja, Fuchsia belum pernah mengenal gadis yang sekitar seumuran dengannya. Yang Dia temui selalu orang-orang yang berusia jauh lebih tua darinya. Sedangkan gadis yang kini tersenyum saat ini terlihat lebih... muda darinya?

Fuchsia masih terdiam memperhatikan sosok asing di hadapannya. Yah, kalau tebakannya tepat, usia mereka harusnya tidak terlalu jauh. Dan Dia juga nampaknya sedang pindah kamar, dilihat dari barang bawaannya. Tapi penampilannya jauh lebih rapi dan manis. Fuchsia tertegun.

Perempuan yang kini penampilannya acak-acakan itu memilih mengangguk sopan, menutupi sikap bodohnya tadi [dimana dengan tidak sopannya terdiam dan melihat orang dari atas sampai bawah dengan pandangan selidik].

"Mencari juga?" Tanya-nya dingin. Basa-basi juga. Toh, tidak ada percakapan yang terpikirkan.


Last edited by Fuchsia Scarlet on 18th October 2009, 01:16; edited 2 times in total
Back to top Go down
View user profile http://www.eri-diary93@gmail.com
Victoria Addison

avatar

Posts : 23
Pemilik : S.E.H.

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Eropa
Umur: 14

PostSubject: Re: [CENTRAL] Pencarian Teman Sekamar   17th October 2009, 21:57

Gadis cilik yang baru masuk itu menatapnya dengan penuh selidik, sebelum memberikan balasan, "Mencari juga?" aih, dari nada bicaranya yang cukup dingin, apa moodnya sedang tidak baik ya? Atau memang itu tabiatnya? Victoria tidak tahu, karena ia belum mengenal anak itu.

Gadis bermata biru tua itu mengangguk, senyum ramahnya masih di sana, "Iya. Peraturan baru ini agak merepotkan, ya." ujarnya sambil tertawa kecil. Siapa sih, yang tidak dibuat repot kalau harus memindahkan seluruh barang pribadi ke ruangan yang baru? Victoria juga repot kok. Dan ia yakin, hampir semua penghuni Black Order juga begitu.

Petugas manajemen yang sedang berjaga mempersilakan mereka duduk, kemudian petugas itu kembali memilah-milah dari tumpukan kertas, memandang kedua tamu di hadapannya, kemudian bertanya, "Bagaimana kalau kalian satu kamar saja? Kalian... Seumuran kan?" tanya petugas itu agak ragu, melihat postur tubuh Victoria yang begitu mungil, tidak terlihat lebih tua dari Fuchsia sendiri.

"Ah, itu boleh," gadis kecil ini tersenyum antusias, "Tapi Victoria tidak tahu apakah nona--ermm, kita belum berkenalan," ia beralih kepada Fuchsia, kemudian menyodorkan tangan kanannya untuk dijabat, "Victoria Addison, staff manajemen, asisten koki." ia menyebutkan nama dan status pekerjaannya, agar semua jadi jelas. Tidak lucu kan kalau kita sekamar dengan orang yang namanya bahkan kita tidak tahu? Victoria harap, Fuchsia mau menerima perkenalan yang hangat ini.
Back to top Go down
View user profile
Fuchsia Scarlet

avatar

Posts : 166
Pemilik : Eri

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Eropa
Umur: 13 tahun

PostSubject: Re: [CENTRAL] Pencarian Teman Sekamar   18th October 2009, 01:37

Quote :
"Iya. Peraturan baru ini agak merepotkan, ya."

Fuchsia tidak menanggapi. Tapi matanya fokus melihat ke arah gadis itu.

Ceria sekali... Pikirnya. Membuatnya iri. Pasti bahagia, yah, bisa memperlihat ekspresi selepas itu?

Sudah tentu, konsentrasi dan pikirannya juga tidak lagi berada di 'alam nyata'. Sampai akhirnya petugas manajemen memperbolehkan mereka duduk. Mau tak mau Fuchsia meleng juga. Matanya yang semula melihat gadis rambut ikal tersebut, kini harus berpindah lagi.

Quote :
"Bagaimana kalau kalian satu kamar saja? Kalian... Seumuran kan?"

Seumuran?

Fuchsia agak meragukan untuk hal itu. Dia tau kok, tidak boleh men-judge orang hanya dari penampilannya saja. Tapi, melihat gerak-gerik perempuan bagai boneka perancis tersebut, Fuchsia sama sekali tidak merasa berhadapan dengan anak-anak seumurannya. Terlihat... tidak normal [Ok, akui saja, Fuchsia juga tidak memiliki sikap "normal" sama sekali, kok].

Tapi, apa masalahnya kalau mereka sekamar? Asal sang teman sekamar siap ditinggal selama berhari-hari, Fuchsia ok-ok aja. Yang penting barang-barangnya bisa ditampung lagi.

"Tidak apa-apa," Timpalnya. Masih dengan nada suara datar tanpa tekanan apapun.

Quote :
"Ah, itu boleh,"

"Tapi Victoria tidak tahu apakah nona--ermm, kita belum berkenalan,"

Ah, ternyata yang bersangkutan-pun tak masalah. Dan tadi... Dia menggunakan kata ganti orang pertama dengan kata "Victoria"? Itukah namanya??

Fuchsia takjub kalau begitu, mendengar nama sang ratu ternyata juga bergaung di sini, nama pemilik seorang gadis yang... manis. Tak heran kalau hal itu terjadi.

Ehem, menilik percakapan selanjutnya.... Fuchsia sendiri juga baru sadar, mereka belum berkenalan sama sekali.Tak ada salahnya melakukan perkenalan bukan. Toh, mereka makhluk sosial. Walaupun di kamar nantinya hanya sekedar sekedar lewat, nggak lucu 'kan kalau tidak saling bertegur sapa, walau hanya sekedar tau nama. Ok, pengecualian untuk Fuchsia. Setidaknya bisa membantu Dia untuk mendapat relasi yang lebih baik yang bisa membantunya. Not bad, huh?

Fuchsia mendengar intonasi ceria gadis bernama Victoria itu. Bersiap membalas dengan perkenalannya yang Dia rasa tidak bermakna sama sekali.

Quote :
"Victoria Addison, staff manajemen, asisten koki."

Gadis berkacamata tersebut membalas uluran tangan Victoria. Membalasnya dengan susunan yang sama: nama + jabatan.

Yang berbeda, Fuchsia mengucapkannya tanpa ada siratan 'semoga pekenalan ini bisa lebih baik'. Hanya sebuah formalitas belaka yang memberi maksud yang lebih jelas mengarah pada kalimat, 'Kau mengenalku dan Aku mengenalmu.' Cukup itu saja.

"Fuchsia Scarlet, staff Diplomatic & Communication, penerjemah,"

Selesai. Titik.


Tidak ada lanjutannya lagi?
Back to top Go down
View user profile http://www.eri-diary93@gmail.com
Victoria Addison

avatar

Posts : 23
Pemilik : S.E.H.

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Eropa
Umur: 14

PostSubject: Re: [CENTRAL] Pencarian Teman Sekamar   28th December 2009, 22:59

Calon teman sekamarnya ini juga tampak setuju dengan usul sang petugas yang menyarankan agar mereka menempati kamar yang sama. Baguslah, jadi gadis kecil ini tidak perlu menunggu lama untuk mendapat teman sekamarnya yang baru.

"Fuchsia Scarlet, staff Diplomatic & Communication, penerjemah,"


Perkenalan yang sungguh singkat dan... datar? Victoria tetap menjaga senyum hangatnya, kemudian menanggapi pekerjaan Fuchsia yang menurutnya sendiri cukup keren. "Wahh, penerjemah? Kamu pasti pintar dan menguasai banyak bahasa ya," pujinya tulus dan antusias, siapa tahu ia bisa belajar sedikit-sedikit istilah asing pada gadis yang bernama Fuchsia ini? Sebagai gantinya, Victoria bisa mengajarkannya memasak berbagai macam makanan. Yah, teman sekamar itu bukan hanya tentang teman tidur saja kan?

Dengan ini, sudah pasti mereka akan sekamar, bukan? "Kalau begitu, sekarang sudah bisa memindahkan barang ke kamar yang baru ya, Scarlet. Ah, apa Victoria panggil dengan nama depan saja, supaya lebih akrab?" ujarnya polos, meminta izin dari sang pemilik nama.
Back to top Go down
View user profile
Fuchsia Scarlet

avatar

Posts : 166
Pemilik : Eri

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Eropa
Umur: 13 tahun

PostSubject: Re: [CENTRAL] Pencarian Teman Sekamar   12th January 2010, 19:10

Quote :
"Wahh, penerjemah? Kamu pasti pintar dan menguasai banyak bahasa ya,"

Gadis yang mengaku Victoria itu masih menjaga senyumnya bahkan makin ceria. Fuchsia dibuat terkaget-kaget karenanya. Fuchsia baru kali ini bertemu dengan dara seceria ini, lho. Biasanya anak-anak yang mendekat padanya hanya bertahan kurang dari 5 menit dan langsung menyikir karena sikapnya Fuchsia yang jauh dari kata bersahabat. Yah, kecual Dia, sosok yang sudah lama nyaris terlupakan, tersimpan dalam memori yang terjadi sekian tahun yang lalu dari sekarang. Itupun juga orang yang sama tidak bersahabatnya dengan Fuchsia.

"Y, ya... begitulah..." Kata Fuchsia. Entah kenapa Dia jadi agak canggung menghadapinya. Namun Dia tetap mempertahankan sikap sebelumnya walau tidak yakin sama persis karena perbedaan situasi. Bahkan sekarang dara bersurai cokelat eboni itu memalingkan wajahnya menahan malu. Dia tidak terbiasa dengan situasi seperti ini -apalagi teman sebaya-.

Maaf saja kalau caranya terlalu angkuh, nona.

Quote :
"Kalau begitu, sekarang sudah bisa memindahkan barang ke kamar yang baru ya, Scarlet. Ah, apa Victoria panggil dengan nama depan saja, supaya lebih akrab?"

"Eh, ah..." Iris cokelat itu kembali bertemu dengan iris biru cerah yang selalu menatapnya tanpa ragu tersebut, "Terserah Kau saja, Vic -ah...- maksudku... Addison,"

Mungkin Victoria sudah terbiasa memanggil seseorang dengan nama depan walau baru bertemu sekalipun. Tapi tidak dengan Fuchsia. Dia masih ingin menjaga jarak. Rupanya masih takut untuk menjalin hubungan pertemanan dengan kawan sekamar sendiri.
Back to top Go down
View user profile http://www.eri-diary93@gmail.com
Sponsored content




PostSubject: Re: [CENTRAL] Pencarian Teman Sekamar   

Back to top Go down
 
[CENTRAL] Pencarian Teman Sekamar
Back to top 
Page 1 of 1
 Similar topics
-
» Community Central: Welcome to Camp Half-Blood!
» MALKOIR --- Spike Corner Central
» New Beginnings Showcase - Manehattan Central
» [Official] Face Claim List!
» Supernatural: Legacy Central Thread

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Black Order Headquarters :: Branches :: Central Branch :: Dormitory-
Jump to:  
Free forum | © phpBB | Free forum support | Contact | Report an abuse | Free forum