An Indonesian D.Gray-Man original character (OC) roleplay forum. Set in an alternate 1880s.
 
HomeFAQCalendarSearchMemberlistUsergroupsRegister[AFRICA] BAZAAR! I_icon_mini_registerLog in
Time

Selamat datang di Black Order Headquarters! Waktu dunia Black Order HQ saat ini adalah: Februari 1880

[CENTRAL] musim dingin, bersalju dan hawa menusuk

[ASIA] musim dingin, sejuk namun kering

[AMERICA] musim dingin, badai salju di akhir bulan

[AFRICA] musim dingin, sedikit salju di awal bulan

Acara mendatang:

- Valentine Grand Ball

(Kontak staf jika memiliki ide)

Shoutbox

ShoutMix chat widget
Affiliates

ClampFactory Al'loggio

code-geass

tenipuri-indo

Saint-Sanctuary

Neverworld

Aria Academy High School Fighter Role Play Forum

Don't be shy, affiliate with us!
 
Latest topics
» Free Talk
[AFRICA] BAZAAR! I_icon_minitimeby Ravel Kohler 21st December 2015, 17:50

» [AMERICA] Unusual Training
[AFRICA] BAZAAR! I_icon_minitimeby Keith Warringstate 21st June 2011, 23:10

» English Free Talk
[AFRICA] BAZAAR! I_icon_minitimeby Wilhelm U. Smith 19th February 2011, 21:17

» [Central] The History Might Have Recorded Us
[AFRICA] BAZAAR! I_icon_minitimeby Fuchsia Scarlet 13th February 2011, 12:21

» [CENTRAL] Looking Around
[AFRICA] BAZAAR! I_icon_minitimeby Lumiere A. Etoile 6th February 2011, 20:13


Share
 

 [AFRICA] BAZAAR!

Go down 
AuthorMessage
M. Kaya Berrin
Vatican Central
M. Kaya Berrin

Posts : 74
Umur : 26
Pemilik : Male

Biodata
Posisi: General
Cabang: Afrika - Timur Tengah
Umur: 24

[AFRICA] BAZAAR! Empty
PostSubject: [AFRICA] BAZAAR!   [AFRICA] BAZAAR! I_icon_minitime24th October 2009, 17:13

Kaya menguap pelan. Lagi-lagi hari ini hujan deras dan rasanya dia sedikit bosan termenung di dalam kamarnya yang sebenarnya cukup luas. Dia melirik jas bepergiannya yang tergantung di dekat pintu dan kembali menatap keluar jendela cembung besar di sebelahnya.

Dia bukanlah orang yang tidak menyukai hujan. Dulu dia sering mengendap-endap ke halaman kastil Topkapi untuk hujan-hujanan di musim yang dianggapnya berbahagia ini. Musim di mana sosok purnama terhalang awan-awan yang terus menggantung di langit.

Tetapi karena dia sedang tidak ada kerjaan - dan tentu saja tidak bisa berlari keluar Markas Cabang Afrika-Timur Tengah untuk hujan-hujanan - sedikit banyak dia merasa kesal juga dengan cuaca yang membuatnya malas bepergian ini.

Untuk membunuh waktu, Kaya pun memutuskan untuk berkeliling Markas Cabang Afrika-Timur Tengah, terutama di sekitar daerah Support Sevice yang kabarnya cukup ramai mengingat Cabang Afrika-Timur Tengah memiliki jumlah Support Service yang cukup banyak. Dan karena ini hanyalah jalan-jalan biasa, Kaya tidak mengenakan jas bepergiannya, hanya overall hitamnya saja.




Dua hari kemudian, Kaya kembali duduk di sebelah jendela cembung besarnya, tetapi dengan tambahan sebuah senyum semangat. Tangannya sibuk mencoret-coret kertas kecil, menggambarinya dengan gambar kotak-kotak. Tidak, Kaya tidak sedang belajar kubisme, dia sedang menggambar semacam denah pengaturan di ruang rekreasi.

Dia menempelkan ujung penanya pada bibir bawahnya sambil memperhatikan denah sederhana itu. Ruang rekreasi telah dikosongkan dan empat buah meja panjang diletakkan membentuk sebuah kerangka lepas bujur sangkar dengan keterangan pada tiap meja: "R" (Research) pada meja di sisi Utara, "D&C" (Diplomatic & Communication) pada meja di sisi Timur, "M&S" (Medical & Security) pada meja di sisi Barat, dan "M" (Management) pada meja di sisi Selatan. Di tengahnya dia menambahkan sebuah meja kecil berbentuk lingkaran dan memberi label piala kecil di sana. Sebuah senyum puas kembali muncul di wajahnya lalu dia bangkit dari kursinya dan berjalan cepat menuju Kantor Supervisor.

Kaya langsung menghambur masuk ke dalam Kantor Supervisor dan menghadap langsung ke tempat Hakizi seharusnya berada, di belakang meja kerjanya.

"Hei, Supervisor, aku ingin meminta izin untuk mengadakan... bazaar. Bagaimana? Bukankah itu menarik? Aku sudah memikirkannya dari dua hari yang lalu, lho. Eh, maaf, apakah aku mengganggu?"




Oke, jadi teknisnya begini:
Semua chara di Markas Cabang Afrika sangat dianjurkan untuk ikut serta dalam thread ini, dan pada dasarnya adalah semacam bazaar di mana semua chara yang ikut serta boleh menampilkan apapun (keterampilan, barang ciptaan, masakan, dll) sesuai dengan kreativitas chara. Chara diperbolehkan memiliki pasangan - bukan membuat kelompok -tetapi tidak dianjurkan (supaya bazaar-nya lebih variatif).

Chara Exorcist juga boleh ikutan, kok Smile Tempat yang disarankan adalah meja M&S (Medical & Security), tapi boleh berkolaborasi dengan chara section staff yang lain dan ikutan di meja section yang bersangkutan.

Bazaar open setelah izin Hakizi tentu saja, dan bertempat di Ruang Santai Smile
Back to top Go down
View user profile http://malesishere.wordpress.com
Hakizi Mana
Vatican Central
Hakizi Mana

Posts : 77
Pemilik : Chief
Poin RP : 100

Biodata
Posisi: Supervisor
Cabang: Afrika - Timur Tengah
Umur: 37

[AFRICA] BAZAAR! Empty
PostSubject: Re: [AFRICA] BAZAAR!   [AFRICA] BAZAAR! I_icon_minitime24th October 2009, 22:12

Laporan, laporan, dan laporan. Benda sakral itulah yang menghias meja Supervisor cabang Afrika - Timur Tengah saat itu, yang tengah menelaah laporan keuangan dari bagian logistik (yang diantarkan Sofia Kyprianos secara pribadi) dengan saksama--dan, dengan wajah datar khasnya. Usai memberikan koreksi yang sepantasnya, Hakizi Mana, lelaki Mesir itu, membubuhkan tanda tangan dan capnya.

Berapa jam ia tidur kemarin malam? Tidak sama sekali, karena ia baru tidur entah berapa lama setelah jam berdenting, lengan jam dan menit keduanya menunjuk ke angka dua-belas. Pekerjaan dalam benaknya, alarm dalam dirinya sudah membangunkannya sebelum fajar tiba, dan hingga saat itu, lelaki berambut ikal itu telah berdiam di kursi kerjanya selama beberapa jam.

Pintu dibuka oleh seorang jenderal wanita. "Nona Berrin, Anda tidak mengganggu," sapanya pelan, sedikit menundukkan kepala. Ia meletakkan penanya di atas meja secara perlahan. Walau Hakizi lelaki yang mendedikasikan diri pada pekerjaan, tentu mendengarkan keluh-kesah, atau saran dari bawahan dianggapnya prioritas yang lebih penting. Benar saja, wanita asal Turki itu mengajukan suatu ide.

"Terdengar menarik. Apakah Anda sudah menyediakan proposal?" Oh, ia harap Kaya tidak akan menganggapnya tipe yang terlampau ketat macam supervisor utama organisasi mereka. Justru, ia bisa dibilang terlampau "lembek" terhadap bawahan menurut takaran pria Inggris yang keras itu. Hakizi Mana mendeham, dan segera menambahkan, "Penjelasan singkat tentang ide Anda secara lisan juga tak masalah bagi saya. Saya akan membantu sebisa mungkin."

_________________
"Three hours a night suffices. The rest can be taken bit by bit."
-- Hakizi Mana, on sleep

values, temptation-- his choice.
number02: the L O V E R S - part 2
Back to top Go down
View user profile
M. Kaya Berrin
Vatican Central
M. Kaya Berrin

Posts : 74
Umur : 26
Pemilik : Male

Biodata
Posisi: General
Cabang: Afrika - Timur Tengah
Umur: 24

[AFRICA] BAZAAR! Empty
PostSubject: Re: [AFRICA] BAZAAR!   [AFRICA] BAZAAR! I_icon_minitime25th October 2009, 16:24

Untungnya Kaya tidak mengganggu pekerjaan Hakizi yang kelihatannya tidak pernah berkurang sedikit pun - bukan karena Supervisor Markas Cabang Afrika adalah orang yang malas, tetapi karena tugasnya terus berdatangan tentunya - akan tetapi senyum Kaya yang baru saja hendak terkembang langsung ciut begitu mendengar kata "proposal".

"Err, err..." Kaya bergumam tidak jelas sambil mengutuki dirinya di dalam hati. 'Hebat, seharusnya aku membuat proposal dulu sebelum datang ke sini. Aduh!'

Dan untungnya lagi, sepertinya sang Supervisor mengetahui dengan jelas kalau Kaya bukanlah tipe pekerja di balik meja, dan kali ini wajah Kaya berseri-seri mendengar kalimat sambungan Hakizi.

"Penjelasan singkat tentang ide anda secara liasn juga tak masalah bagi saya. saya akan membantu sebisa mungkin."

"Baiklah, ini konsep kasarnya," ujar Kaya langsung tanpa basa-basi sambil menunjukkan kertas yang digambarinya tadi. Empat persegi panjang membentuk sebuah persegi dengan sebuah lingkaran kecil dengan icon piala di dalamnya. "Saya ingin mengadakan bazaar - seperti yang saya bilang. Semua anggota Black Order dari staff sampai anda sendiri, Supervisor-" Kaya mengedipkan matanya, "-boleh ikutan. Supaya tidak kacau, maka saya sudah merancang ruang rekreasi untuk dikosongkan dengan meninggalkan empat buah meja panjang yang disusun membentuk sebuah persegi seperti gambar ini-" Kaya menunjuk keempat persegi panjang pada kertasnya, "-di mana setiap peserta bazaar akan dikelompokkan berdasarkan Section mereka masing-masing - Research di Utara, Diplomatic and Communication di Timur, Medical and Security di Barat, dan Management di Selatan. Diperbolehkan untuk berpasangan, tetapi kalau bisa diusahakan tidak berkelompok, supaya bazaar-nya nanti lebih meriah. Bagaimana, Supervisor? Apakah aku bisa mengumumkannya sekarang?" tanya Kaya yang kelewat bersemangat untuk acara pertama yang diorganisirnya.
Back to top Go down
View user profile http://malesishere.wordpress.com
Hakizi Mana
Vatican Central
Hakizi Mana

Posts : 77
Pemilik : Chief
Poin RP : 100

Biodata
Posisi: Supervisor
Cabang: Afrika - Timur Tengah
Umur: 37

[AFRICA] BAZAAR! Empty
PostSubject: Re: [AFRICA] BAZAAR!   [AFRICA] BAZAAR! I_icon_minitime8th November 2009, 07:37

Dagu bertumpu pada tangannya, Hakizi mengangguk pelan sembari mendengarkan penjelasan Kaya dengan saksama. Bazaar intramarkas; ide yang terdengar sangat menarik untuk mengisi hari yang mendung itu. Ia seakan dapat mendengarkan teriakan Ezekiel Wright yang akan menolak habis-habisan tindakan rekreatif tanpa dasar macam bazaar, tetapi, "Ide yang sangat bagus. Tentu, kegiatan ini juga bisa dianggap refreshing untuk staf-staf kita. Bagaimana dengan staf operasional? Apakah mereka bebas bergabung dengan meja manapun?"

"Bagaimana, Supervisor? Apakah aku bisa mengumumkannya sekarang?"

"Tenang, Nona Berrin," gumamnya, seraya ia berdiri dari tempat duduknya dengan perlahan. Hakizi bukan tipe yang suka bergegas. "Ada baiknya jika staf pribadi saya membantu Anda mengkoordinasi acara ini. Tampaknya, hal macam ini adalah spesialisasinya." Ia pun berjalan dengan pelan menuju pintu, sebelum memutar gagangnya dengan pelan; akhirnya, pintu terbuka.




"Konstantina?"

_________________
"Three hours a night suffices. The rest can be taken bit by bit."
-- Hakizi Mana, on sleep

values, temptation-- his choice.
number02: the L O V E R S - part 2
Back to top Go down
View user profile
M. Kaya Berrin
Vatican Central
M. Kaya Berrin

Posts : 74
Umur : 26
Pemilik : Male

Biodata
Posisi: General
Cabang: Afrika - Timur Tengah
Umur: 24

[AFRICA] BAZAAR! Empty
PostSubject: Re: [AFRICA] BAZAAR!   [AFRICA] BAZAAR! I_icon_minitime8th November 2009, 16:18

Anggukan pelan terlihat pada sosok Supervisor berseragam putih yang kemudian mengatakan kalau ide Kaya barusan itu sangat bagus. Tidak cukup bagus, tetapi sangat bagus! Sebuah senyum mengembang di wajah Kaya yang berdagu lancip dan mata coklat mudanya berbinar merespon sinyal positif itu. 'Apakah itu berarti Hakizi akan menyetujuinya sekarang?' Jendral wanita itu bertanya-tanya dalam hati.

Tetapi kalimat berikutnya yang meluncur keluar dari mulut Hakizi Mana kembali mengejutkan Kaya.

"Bagaimana dengan staf operasional? Apakah mereka bebas bergabung dengan meja manapun?"

"Err, uh-uh," Kaya berpikir sejenak sambil menjambak-jambak rambutnya dengan perlahan. Dia akui kalau dia hanya melihat-lihat daerah Support Service beberapa hari yang lalu, dan sama sekali tidak memperhatikan Active Service yang tidak pernah lengkap - karena misi-misi yang berdatangan. Wanita itu berusaha mengingat-ingat kata-katanya sebelumnya, mencari solusi yang tersembunyi di balik kata-kata itu.

Dan seperti sebuah lampu yang mendapat pasokan listrik, solusi itu muncul di dalam benak Kaya yang langsung menyuarakannya begitu saja. Untung saja dia sudah mem-filter solusi itu menjadi sebuah kalimat yang lebih padu.

"Masalah itu, semua staf operasional juga boleh bergabung. Apabila mereka bekerjasama dengan seorang staf internal, maka mereka akan duduk di meja bagian staf internal tersebut. Tetapi apabila mereka tidak bekerjasama, maka saya mengusulkan mereka bergabung dengan meja divisi Medis dan Keamanan," jawab Kaya. Dan apabila sang Supervisor bertanya, "mengapa harus divis Medis dan Keamanan?" maka Kaya sudah menyiapkan jawabannya, yaitu, "karena staf divisi tersebut tidak sebanyak staf divisi lainnya." Memang terdengar sederhana - kalau tidak bodoh - dan apabila sang Supervisor meminta alasan yang lebih logis, maka Kaya akan menjawab "karena area kerja staf operasional cukup mirip dengan divisi tersebut."

Sang Supervisor lalu bangkit berdiri, dan mata Kaya mengawasi pria berusia 37 tahun itu dengan seksama karena mungkin inilah saat di mana akhirnya Hakizi menjatuhkan keputusan final untuk usulan Kaya. Meskipun jantung wanita itu tidak berdegup kencang, tetapi dia dapat melihat ketegangan yang terpancar dari sorot matanya yang terpantul dari mata Hakizi.

"Ada baiknya jika staf pribadi saya membantu Anda mengkoordinasi acara ini. Tampaknya, hal macam ini adalah spesialisasinya," ujar Hakizi sambil berjalan pelan ke arah pintu, dan akhirnya membuka pintu itu. "Konstantina?" Demikianlah Hakizi memanggil seseorang. Sepertinya perempuan, dan mungkin staf pribadi Hakizi. Baiklah, sekarang Kaya sudah berbalik, menantikan kedatangan orang yang dipanggil sang Supervisor.

_________________
"My kiss worth a diamond, you know?!" Kaya stated playfully.



Benjie's 2nd Character - The Jewel Mistress
Back to top Go down
View user profile http://malesishere.wordpress.com
Konstantina Abovian

Konstantina Abovian

Posts : 18
Pemilik : Chief

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Afrika - Timur Tengah
Umur: 24

[AFRICA] BAZAAR! Empty
PostSubject: Re: [AFRICA] BAZAAR!   [AFRICA] BAZAAR! I_icon_minitime8th November 2009, 17:03

Telatkah ia? Oh, tentu saja, tidak ada kata "telat" dalam kamus pribadi Konstantina Agrilieva Abovian, yang berlari dengan cukup kencang, mengingat gadis campuran Armenia-Bulgaria ini mengenakan sepatu dengan hak lancip. Kafeteria sedikit penuh hari ini (mungkin karena tidak banyak yang sudi menghadang hujan di luar markas siang itu), dan alokasi waktu makan siang setengah jam, yang biasanya lebih dari cukup, sebagian besar terbuang menunggu di antrian.

Ia tahu, dari bertahun-tahun bekerja di bawah Hakizi Mana, atasannya tidak akan mempermasalahkan keterlambatan beberapa menit, terutama dengan alasan yang logis. Akan tetapi, jika dia, Konstantina Abovian yang itu, telat, mau dipasang di mana wajahnya nanti?

Akhirnya, ia mencapai koridor depan kantor supervisor cabangnya. Dalam ketergesaannya, ia tidak mempermasalahkan pintu yang, tidak seperti biasanya, terbuka. Memikirkan alasannya... buat apa? Konstantina juga tidak akan menduga Jenderal Berrin akan berkunjung ke kantor Hakizi hari itu. Terlalu spesifik.

Hal lain yang tidak diduganya adalah hilangnya keseimbangannya (ohh, ia harus mencari petugas yang mengepel koridor ini tadi pagi...), dan--demi Tuhan--tumbukan badannya yang mencari penopang dengan sang supervisor, Hakizi Mana.

Seandainya ia tengah memegang berkas-berkas yang biasa dibawanya, mungkin ia sudah melemparkannya ke arah pria Mesir itu dengan histeris; ya, anggap saja lelaki itu disayang Yang di Atas. Konstantina memperbaiki posisi kaca matanya, dan menghela napas. Tangannya berpindah ke belakang sanggulnya, merapikan helai rambut coklat tua yang mencuat keluar. Tidak, insiden ini tidak akan membuyarkan ketenangannya, nosirree (dan madam)! Ia mendeham, seraya merapikan setelan jas yang dikenakannya.

"Maafkan ketergesaan saya," dalam berujar, ia berusaha meredam napas terengah-engahnya, "... kafeteria kita cukup ramai hari ini, Supervisor." Mata abu-abunya melirik pengunjung kantornya--ups, kantor atasannya, dan ia mengangguk, menandakan bahwa ia menyadari keberadaan Mine Kaya Berrin. "Jenderal Berrin." Jangan kira ia belum menghapal nama anggota cabangnya, terutama yang papan atas. Ia mempertahankan arah pandangnya ke jenderal wanita tersebut.

"Maaf bila pertanyaan saya lancang, tetapi..." Langsung saja, ya, "... Anda ada urusan apa di sini?"
Back to top Go down
View user profile
M. Kaya Berrin
Vatican Central
M. Kaya Berrin

Posts : 74
Umur : 26
Pemilik : Male

Biodata
Posisi: General
Cabang: Afrika - Timur Tengah
Umur: 24

[AFRICA] BAZAAR! Empty
PostSubject: Re: [AFRICA] BAZAAR!   [AFRICA] BAZAAR! I_icon_minitime8th November 2009, 18:39

Dan sepertinya Kaya tidak perlu menunggu lama karena sepasang mata coklat muda itu menangkap sekelebat pergerakan di luar pintu yang terbuka itu. Siluet itu menampakkan diri menjadi sesosok wanita kurus berkacamata dengan pakaian formal yang mendadak kehilangan keseimbangan ketika melewati pintu. Alhasil, sang Supervisor yang tengah berdiri di dekat pintu pun menjadi sasaran tumbukan wanita berkacamata tersebut.

Beberapa saat kemudian wanita yang - seharusnya - bernama Konstantina itu menegakkan tubuhnya dan merapikan penampilannya. Kaya mengamati rambut Konstantina yang disanggul rapi itu dan teringat akan rambutnya yang seperti ijuk kotor. Tapi bukan berarti dia akan merapikan rambutnya. Lagipula untuk apa? Sanggul seperti itu tidak akan bertahan di medan perang selama satu menit, bukan?

Setelah merapikan jasnya, Konstantina pun melaporkan alasan ketergesaannya kepada sang Supervisor sebelum menggerakkan matanya untuk melihat Kaya yang sekarang sedang bersandar pada meja Hakizi. Sebuah anggukan kecil terlihat dari staf divisi manajemen itu, dan sebuah sapaan ringan meluncur keluar dari mulut Kaya sebagai balasan atas "sapaan" Konstantina.

"Hei, Konstantina."

Tetapi sebelum Kaya bisa menanyakan nama panggilan wanita yang kalau diperhatikan ternyata lebih tinggi darinya itu, Konstatina telah meluncurkan sebuah kalimat lainnya.

"Maaf bila pertanyaan saya lancang, tetapi Anda ada urusan apa di sini?"

Wow, sangat langsung ke sasaran, eh? Dan apakah Kaya harus mengulang semua percakapannya dengan Hakizi tadi? Kaya melontarkan pandangan bingung kepada sang Supervisor yang dibalut seragam putih itu, sebelum memindahkan matanya kepada lawan bicaranya sekarang.

"Mengenai itu, saya hanya perlu izin untuk mengadakan - semacam - bazaar di sini. Bagaimana pendapatmu, ngomong-ngomong?" ujar Kaya kepada wanita yang mungkin seumuran dengannya itu.

_________________
"My kiss worth a diamond, you know?!" Kaya stated playfully.



Benjie's 2nd Character - The Jewel Mistress
Back to top Go down
View user profile http://malesishere.wordpress.com
Hakizi Mana
Vatican Central
Hakizi Mana

Posts : 77
Pemilik : Chief
Poin RP : 100

Biodata
Posisi: Supervisor
Cabang: Afrika - Timur Tengah
Umur: 37

[AFRICA] BAZAAR! Empty
PostSubject: Re: [AFRICA] BAZAAR!   [AFRICA] BAZAAR! I_icon_minitime15th November 2009, 11:37

Tampaknya, insiden yang baru berlalu tadi tidak berefek banyak pada Hakizi Mana, berbanding seratus delapan puluh derajat dengan kegusaran yang ditunjukkan Konstantina. Pria Mesir itu hanya mengedipkan mata, sebelum melepaskan tangannya dari Konstantina yang menjauhkan diri, dan memasang ekspresi seakan dirinya siap merajam Hakizi seandainya dirinya tengah memegang sesuatu.


Ya, ia sudah terbiasa dengan ajudannya, yang bisa dibilang trigger-happy, itu.

"Mengenai itu, saya hanya perlu izin untuk mengadakan - semacam - bazaar di sini. Bagaimana pendapatmu, ngomong-ngomong?"

Hakizi meletakkan tangannya pada pundak wanita berambut pirang-kecoklatan itu. "Nona Berrin, saya yakin... Konstantina tidak akan sungkan membantu Anda." Tentu, selama Hakizi sendiri yang menginstruksikannya untuk berbuat demikian. Pandangan lelaki berambut ikal itu beralih ke wanita yang disebut namanya. "Biarkan saya yang menjelaskan; mengulang penjelasan komprehensif tadi akan menguras tenaga Nona Berrin.

"Singkat kata, Nona Abovian, seperti yang diucapkan Nona Berrin, beliau berkehendak mengadakan semacam bazaar... ruang santai utama markas tampaknya cukup strategis. Pesertanya akan dikategorikan berdasar section; tiap section memiliki meja tersendiri, susunannya bisa dipaparkan oleh Nona Berrin, mungkin?"

Ia mendeham pelan. "Jadi, mohon berikan asistensi pada Nona Berrin dalam mengurus acara bazaar ini. Saya mengharapkan yang terbaik dari Anda, Nona Abovian." Tampaknya, kalimat terakhir itu adalah jurus pamungkasnya untuk memotivasi Konstantina. Mata coklat tuanya memandang wanita kelahiran Turki itu dengan datar, menanti konfirmasi.

_________________
"Three hours a night suffices. The rest can be taken bit by bit."
-- Hakizi Mana, on sleep

values, temptation-- his choice.
number02: the L O V E R S - part 2
Back to top Go down
View user profile
Konstantina Abovian

Konstantina Abovian

Posts : 18
Pemilik : Chief

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Afrika - Timur Tengah
Umur: 24

[AFRICA] BAZAAR! Empty
PostSubject: Re: [AFRICA] BAZAAR!   [AFRICA] BAZAAR! I_icon_minitime15th November 2009, 12:12

Konstantina sudah siap membuka mulutnya. Pendapatnya sendiri, bazaar adalah suatu pemborosan waktu dan uang yang tidak sepatutnya diadakan organisasi militer macam Black Order. Ya, mengesampingkan fakta bahwa dirinya tidak pernah diberi kesempatan mengikuti acara macam bazaar itu, yang sebenarnya, membuatnya cukup penasaran---tidak, kembali ke poin utama! Bazaar adalah pemborosan waktu dan uang, titik!

Mata abu-abunya membelalak. Apa-apaan itu, supervisornya? Berani-beraninya ia meletakkan tangannya di atas pundak wanita lain--maksudnya, seorang wanita. Tentu, sebagai wanita profesional, ia tidak perlu memajang ekspresi layaknya banteng yang mengamuk, mencerminkan isi hatinya. Ia cukup tersenyum asimetris, dan mengalihkan matanya dari pemandangan itu. Ugh.

Lalu, tampaknya Hakizi Mana akan menjelaskan sesuatu blah blah karena menjelaskannya akan menguras tenaga "Nona Berrin"? Yang benar saja, yang namanya berbicara tidak akan menguras tenaga seorang jenderal, hanya itu, sih, Konstantina juga tahu. Gadis bersanggul itu tidak mengerti alasan Hakizi merepotkan dirinya sendiri demi orang lain, seperti kasus ini dan puluhan kasus lain.

Dan, sebelum ia sempat memberikan opininya tentang bazaar, ia sudah diberi perintah untuk membantu jenderal wanita itu dalam menjalankan acaranya. Tunggu, memangnya ia tidak diberi kesempatan untuk mengutarakan pendapatnya dalam diskusi ini?!


Memang bukan urusannya, kan? Hakizi telah memberikannya perintah. Ia memicingkan mata abu-abunya, tidak sungkan menunjukkan rasa keberatannya pada Hakizi. Ya, ia akan menurut, dan kemungkinan besar, ia akan menjalankan perintahnya sebisa mungkin, tetapi bukan berarti ia harus melakukannya dengan senang hati--

"Saya mengharapkan yang terbaik dari Anda, Nona Abovian."



Jangan harapkan kurang dari itu, Supervisor.

Gadis itu mendengus. "Tanpa diberi tahu itu oleh Anda, saya sudah tahu. Baiklah," ia beralih pandang ke Kaya, sebelum menundukkan kepalanya, "jangan sungkan memberikan saya instruksi. Saya akan membantu sebisa mungkin. Apa yang ada butuhkan dari saya sekarang, Jenderal?" Tugas adalah tugas, walau ia masih merasa risih dengan tangandiataspundakitutadi arghhh.
Back to top Go down
View user profile
M. Kaya Berrin
Vatican Central
M. Kaya Berrin

Posts : 74
Umur : 26
Pemilik : Male

Biodata
Posisi: General
Cabang: Afrika - Timur Tengah
Umur: 24

[AFRICA] BAZAAR! Empty
PostSubject: Re: [AFRICA] BAZAAR!   [AFRICA] BAZAAR! I_icon_minitime4th January 2010, 16:06

Baiklah, bisa dibilang Kaya adalah orang terpendek di dalam ruangan itu. Entah berapa tinggi asli Konstantina, yang jelas dengan sepatu berhak tingginya, wanita itu terlihat lebih tinggi daripada Kaya. Karena itulah dengan mudahnya Hakizi meletakkan tangannya pada pundak Kaya yang dilapisi sebuah pelindung bahu tempat Karasal Saflik bertengger. Ya, hari ini dia mengenakan jaket bepergiannya karena tidak mungkin dia hanya mengenakan boiler suit untuk menghadap orang dengan jabatan tertinggi di Markas Cabang Afrika-Timur Tengah, kan?

"Nona Berrin, saya yakin... Konstantina tidak akan sungkan membantu Anda," ujar sang Supervisor yang diikuti oleh penjelasan singkat mengenai format Bazaar yang akan diadakan oleh Kaya yang hanya manggut-manggut sambil tersenyum kecil.

Sebenarnya Jenderal muda itu tidak begitu memperhatikan penjelasan singkat Hakizi yang jelas ditujukan kepada Konstantina; kedua mata coklat mudanya mengawasi tangan Hakizi yang menyentuh pundaknya. Entah karena tangan itu adalah tangan seorang Supervisor atau bagaimana, Kaya merasa sebuah tanggung jawab telah diletakkan di pundaknya. Mungkin apabila Hakizi tidak berdeham pelan, maka Kaya akan terus larut dalam dunianya sendiri.

"Jadi, mohon berikan asistensi pada Nona Berrin dalam mengurus acara bazaar ini. Saya mengharapkan yang terbaik dari Anda, Nona Abovian," Hakizi mengakhiri briefing singkatnya dengan kalimat yang cukup memotivasi.

Meskipun begitu, Kaya masih melihat tangan yang terangkat tinggi hendak menyampaikan keberatan pada kedua mata abu-abu Konstantina Abovian yang sekarang mendengus dan merespon perintah Hakizi sebelum berpaling kepada Kaya.

"Jangan sungkan memberikan saya instruksi. Saya akan membantu sebisa mungkin. Apa yang anda butuhkan dari saya sekarang, Jenderal?" tanya Konstantina yang sepertinya ingin mengakhiri tugasnya secepat mungkin. Ya, Kaya bisa mengerti kalau pekerjaan wanita itu cukup sibuk, tetapi perintah adalah perintah.

"Hmm, apa, ya?" Kaya balik bertanya sambil menyentuh bibirnya dan berpikir. "Mungkin kita bisa mulai dari pembenahan? Ayo, kita berangkat sekarang. Detilnya akan kujelaskan di dalam perjalanan."


OUT

_________________
"My kiss worth a diamond, you know?!" Kaya stated playfully.



Benjie's 2nd Character - The Jewel Mistress
Back to top Go down
View user profile http://malesishere.wordpress.com
Konstantina Abovian

Konstantina Abovian

Posts : 18
Pemilik : Chief

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Afrika - Timur Tengah
Umur: 24

[AFRICA] BAZAAR! Empty
PostSubject: Re: [AFRICA] BAZAAR!   [AFRICA] BAZAAR! I_icon_minitime22nd January 2010, 14:45

Konstantina bersumpah, dirinya tidak memiliki dendam kesumat tertentu terhadap Jenderal Mine Kaya Berrin. Bahkan, ia cukup merespek jenderal wanita yang satu itu, mengenalnya samar-samar sebagai salah satu sosok wanita Cabang Afrika-Timur Tengah yang independen, namun tetap memiliki kewanitaan yang cukup (tidak seperti seorang jenderal wanita lain yang dulu berada di cabangnya... yang namanya rumit itu). Dan kini, karena suatu alasan yang tidak jelas, ia merasakan kegeraman yang sangat besar terhadap wanita yang kasual itu.


Tentu, ia tidak menunjukkannya. Konstantina Agrilieva Abovian adalah seorang profesional, camkan itu.


Ia tetap memajang senyuman 'resmi', senyuman yang diberikannya saat mengerjakan tugas. Mata abu-abunya melirik Kaya, yang meletakkan jari di atas bibirnya--berpikir, tampaknya. Konstantina sependapat dengan kalimat yang dilontarkannya (pembenahan sebelum menjalankan acara selalu baik), namun tidak menyuarakan opininya ini, dan hanya mengangguk, mengikuti sosok wanita pirang itu.

Sebelum meninggalkan kantor pemegang jabatan tertinggi di dalam markas, Konstantina menoleh ke belakang. Memberikan tatapan tajam pada pria Mesir itu, wanita bersanggul itu berharap pesannya tersampaikan dengan baik. 'Aku tidak melakukan ini karena aku ingin.' Dengan suara "Hmph!" yang cukup keras untuk didengar targetnya, ia kembali berjalan meninggalkan ruangan, mengikuti langkah Kaya dengan hentakan tumit hak tingginya.

[OUT]




Akhiri saja...?
Back to top Go down
View user profile
Hakizi Mana
Vatican Central
Hakizi Mana

Posts : 77
Pemilik : Chief
Poin RP : 100

Biodata
Posisi: Supervisor
Cabang: Afrika - Timur Tengah
Umur: 37

[AFRICA] BAZAAR! Empty
PostSubject: Re: [AFRICA] BAZAAR!   [AFRICA] BAZAAR! I_icon_minitime23rd January 2010, 18:54

Konstantina, Konstantina. Dari sekian tahun gadis itu mendampinginya sejak dirinya diangkat menjadi Supervisor Cabang Afrika-Timur Tengah, ia tetap merasa perlu menunjukkan rasa keberatan dalam menjalankan tugas (yang sebagian besarnya dilaksanakan dengan cemerlang, pula). Di balik fakade yang menjunjung tinggi profesionalitas, dan tidak sungkan melempar barang untuk menunjukkan kegeramannya, Hakizi cukup paham akan perangai sebenarnya perempuan itu.

Ya; dia anak yang baik. Walau pintaan Bogomila padanya untuk mendekatkan diri pada anak perempuan yang memusuhinya secara dingin memainkan peran dalam pembentukan keputusannya, Hakizi juga mengangkatnya karena ia percaya, di balik semua itu, Konstantina adalah anak yang baik. (Tetapi, itu juga alasan yang dibentuk dalam kepalanya sendiri sementara orang mempertanyakan perekrutan Lorelei saat ia menjadi Section Leader dulu)

Ia kembali ke tempat duduknya, bersandar perlahan. Tidak ada salahnya kan, melihat kebaikan dalam semua orang?

Memusatkan perhatiannya pada laporan berikutnya, ia mengangkat pena, siap melakukan koreksi tambahan pada berkas yang berisi pengeluaran terbaru untuk pantry markas (keberadaan Konstantina sangat menghemat waktunya dalam pelaksanaan kewajiban yang satu ini). Sepintas, pria Mesir itu kembali teringat pada Kaya dan Konstantina. Bukankah itu kombinasi yang menarik? Mungkin setelah ini semua usai, ia akan turun dari kantornya untuk melihat kemajuan kedua wanita itu.

_________________
"Three hours a night suffices. The rest can be taken bit by bit."
-- Hakizi Mana, on sleep

values, temptation-- his choice.
number02: the L O V E R S - part 2
Back to top Go down
View user profile
Sponsored content




[AFRICA] BAZAAR! Empty
PostSubject: Re: [AFRICA] BAZAAR!   [AFRICA] BAZAAR! I_icon_minitime

Back to top Go down
 
[AFRICA] BAZAAR!
Back to top 
Page 1 of 1

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Black Order Headquarters :: Black Order Archives :: Bookman's Records-
Jump to:  
Free forum | Roleplay forums | Manga - Comic strip | © phpBB | Free forum support | Contact | Report an abuse | Forumotion.com