An Indonesian D.Gray-Man original character (OC) roleplay forum. Set in an alternate 1880s.
 
HomeFAQCalendarSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in
Time

Selamat datang di Black Order Headquarters! Waktu dunia Black Order HQ saat ini adalah: Februari 1880

[CENTRAL] musim dingin, bersalju dan hawa menusuk

[ASIA] musim dingin, sejuk namun kering

[AMERICA] musim dingin, badai salju di akhir bulan

[AFRICA] musim dingin, sedikit salju di awal bulan

Acara mendatang:

- Valentine Grand Ball

(Kontak staf jika memiliki ide)

Shoutbox

ShoutMix chat widget
Affiliates

ClampFactory Al'loggio

code-geass

tenipuri-indo

Saint-Sanctuary

Neverworld

Aria Academy High School Fighter Role Play Forum

Don't be shy, affiliate with us!
 
Latest topics
» Free Talk
by Ravel Kohler 21st December 2015, 17:50

» [AMERICA] Unusual Training
by Keith Warringstate 21st June 2011, 23:10

» English Free Talk
by Wilhelm U. Smith 19th February 2011, 21:17

» [Central] The History Might Have Recorded Us
by Fuchsia Scarlet 13th February 2011, 12:21

» [CENTRAL] Looking Around
by Lumiere A. Etoile 6th February 2011, 20:13


Share | 
 

 [AFRICA] A Fine Day for Research

Go down 
AuthorMessage
Hakizi Mana
Vatican Central
avatar

Posts : 77
Pemilik : Chief
Poin RP : 100

Biodata
Posisi: Supervisor
Cabang: Afrika - Timur Tengah
Umur: 37

PostSubject: [AFRICA] A Fine Day for Research   28th January 2010, 20:36

[Latar waktu: tengah hari, Juni 1867, kurang lebih tiga belas tahun yang lalu dari latar waktu Black Order Headquarters sekarang.

Terbuka lebar staf Research yang sudah ada saat rezim Hakizi Mana sebagai Section Leader Research]




Setahun--kurang lebih, ia telah memegang jabatannya sekarang selama itu. Pria Mesir itu masih belum sepenuhnya terbiasa dengan kedudukan tinggi Section Leader, yang telah memberikannya ruang kerja, sekaligus ruang pribadi milik sendiri. Usai menelaah laporan berikutnya yang tiba di mejanya, pria berumur dua puluh empat tahun itu mengeluarkan lembaran kertas baru, untuk menyalin versi baru yang telah dikoreksi dengan tulisan lebih rapi. Minimal, laporan dari bagian riset harus jelas bagi Bekha Effendi, yang penglihatannya semakin memburuk saja.

Menghela napas pelan, ia menenggak ayran yang mendampinginya. Melirik waktu tepat jam satu siang pada jam dinding yang menghias dinding di hadapannya, Hakizi beranjak dari kursinya, tempat jaslabnya menggantung sebelumnya. Kini, pakaian yang lazim untuk staf riset dikenakan sang kepala bagian, yang memutuskan untuk memeriksa pekerjaan stafnya--tepatnya, kelompok staf yang kini memegang suatu proyek penting.

Hakizi tidak memilih penanggung jawab proyek dengan sembarang; Rajeev Nambiar, rekannya yang pekerjaannya cukup cemerlang, dirasanya mampu menjalankan tugas dengan baik. Ia menitipkan dua pendatang cukup baru pada pria asal Kerala itu, berharap kedua staf bawaannya dapat menyesuaikan diri dalam jejeran staf riset melalui pengalaman langsung. Tentu, staf lain juga, agar mereka dapat mengasah kemampuannya.

Staf-staf tersebut, semua kepercayaannya, tengah menekuni proyek pengembangan prototype golem baru, dengan kemampuan memancarkan sekaligus menerima sinyal yang lebih kuat ketimbang model-model sebelumnya. Terdengar trivial, namun Hakizi Mana merasa media komunikasi yang lebih baik bisa mencegah beberapa... kejadian yang tidak diinginkan bagi Jasa Aktif. Tangannya menapaki permukaan pintu, dan mendorongnya. "... Bagaimana kemajuan kalian?"

_________________
"Three hours a night suffices. The rest can be taken bit by bit."
-- Hakizi Mana, on sleep

values, temptation-- his choice.
number02: the L O V E R S - part 2
Back to top Go down
View user profile
Giraile Arevig A.
Vatican Central
avatar

Posts : 258
Pemilik : Chief
Poin RP : 100

Biodata
Posisi: General
Cabang: Eropa
Umur: 28

PostSubject: Re: [AFRICA] A Fine Day for Research   28th January 2010, 20:52

Deg! Mendengar suara lelaki yang membawanya ke Black Order, Arevig (ia masih belum terbiasa sepenuhnya dengan nama barunya, Giraile) hampir menjatuhkan salah satu model uji coba golem yang tengah diamatinya, walau ia tidak begitu paham dengan kegiatan yang tengah ia lakukan. Agak grogi rasanya didatangi langsung oleh kepala bagian, terutama kepala bagian yang mendidiknya dengan sabar walau ia agak sulit menyesuaikan diri dalam Bagian Riset Cabang Afrika - Timur Tengah.

Gadis itu langsung meletakkan transceiver tersebut di atas meja, sebelum merapikan rambut yang menutupi sisi wajahnya yang terbakar. Inkonvenien juga--gadis remaja itu harus terus mengawasi gerak-gerik sendiri agar lukanya tidak terekspos pada dunia di balik tirai hitam itu. Merasa Hakizi tengah menatapnya langsung (walau sebenarnya pertanyaan tertuju pada semua staf di ruangan), gadis empat belas tahun itu menyahut lantang dalam Turki kuno, "Kami bekerja, kok!"

Minimal, Rajeev, lelaki yang berlagak layaknya kakak laki-laki itu, melakukan pekerjaannya dengan cukup serius. Wanita lain yang dibawa Hakizi ke dalam markas juga dengan telaten menulis laporan dalam bahasa Turki Ottoman, huruf-huruf tersusun secara rapi dan teratur. Ia sendiri? Oh, tentu... ia sedang, ehm, memantau pekerjaan yang lain. Ahah.

_________________
"If at first you don't succeed... keep trying!"

passion, uncertainty-- her choice.
number01: the L O V E R S - part 1
Back to top Go down
View user profile http://infinite.inficio.info
 
[AFRICA] A Fine Day for Research
Back to top 
Page 1 of 1
 Similar topics
-
» The coloured sky.
» Research in the Hall of Echoes
» Actress Ideas for Grandma Redbird
» Research of a demon heart
» prajitura zilei

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Black Order Headquarters :: Out of Scenario :: Flashback Episodes-
Jump to:  
Free forums hosting | © phpBB | Free forum support | Contact | Report an abuse | Forumotion.com