An Indonesian D.Gray-Man original character (OC) roleplay forum. Set in an alternate 1880s.
 
HomeFAQCalendarSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in
Time

Selamat datang di Black Order Headquarters! Waktu dunia Black Order HQ saat ini adalah: Februari 1880

[CENTRAL] musim dingin, bersalju dan hawa menusuk

[ASIA] musim dingin, sejuk namun kering

[AMERICA] musim dingin, badai salju di akhir bulan

[AFRICA] musim dingin, sedikit salju di awal bulan

Acara mendatang:

- Valentine Grand Ball

(Kontak staf jika memiliki ide)

Shoutbox

ShoutMix chat widget
Affiliates

ClampFactory Al'loggio

code-geass

tenipuri-indo

Saint-Sanctuary

Neverworld

Aria Academy High School Fighter Role Play Forum

Don't be shy, affiliate with us!
 
Latest topics
» Free Talk
by Ravel Kohler 21st December 2015, 17:50

» [AMERICA] Unusual Training
by Keith Warringstate 21st June 2011, 23:10

» English Free Talk
by Wilhelm U. Smith 19th February 2011, 21:17

» [Central] The History Might Have Recorded Us
by Fuchsia Scarlet 13th February 2011, 12:21

» [CENTRAL] Looking Around
by Lumiere A. Etoile 6th February 2011, 20:13


Share | 
 

 [AFRICA] Mess Things Up

Go down 
AuthorMessage
Clearesta Cosmo

avatar

Posts : 26
Pemilik : LLJ

Biodata
Posisi: Section Leader
Cabang: Afrika - Timur Tengah
Umur: 28

PostSubject: [AFRICA] Mess Things Up   24th February 2010, 14:55

Timeline: Bersamaan dengan topik D-Day; pukul 3 sore.
Lokasi: Kantor Kepala Bagian
Status: Invited.
Pace: Slow, mengingat kesibukan masing-masing yang makin menggila.




Hujan turun cukup deras sore ini. Udara yang tadi sempat memanas dalam batas maksimal musim dingin, kini kembali mendingin secara bertahap. Orang-orang biasanya akan memilih untuk masuk ke dalam kamar dan menyelimuti diri mereka kemudian jatuh tertidur. Atau, berhubung ada event menarik yang sedang terselenggara di Black Order cabang Afrika - Timur Tengah ini, memilih untuk memanjakan mata dan berbelanja... atau barter? Entah. Tak ada selain lelaki yang kerap disapa "Kepala Bagian" ini yang tidak memilih untuk mengabaikannya.

Clearesta Cosmo, pria berdarah Yunani kental itu, terduduk di atas kursi nyamannya di balik meja kerjanya. Menghadap ke rak buku yang menempel di dinding, hampir menghadapi pintu penuh-penuh. Tangan kanan terlipat di bawah dada bidangnya yang bisa kauintip dari balik kemejanya yang separuh kancingnya terbuka, tangan kanan terjuntai ke lantai. Sementara kepalanya terkulai ke sisi kanan tubuhnya, menghadap jendela. Kelelahan yang luar biasa pasca pekerjaan rupanya telah menjadi obat tidur yang teramat manjur baginya. Coba lihat betapa damainya sang Kepala Bagian ini terlelap dalam tidurnya.

Gemuruh petir yang lumayan keras dan tiupan angin mengempaskan daun jendela hingga menutup dengan bunyi yang cukup keras, kemudian terpantul terbuka lagi. Angin dingin pun dengan merdeka memasuki kantor tempatnya terbuai mimpi itu. Rupanya itu semua tidak sanggup memaksa Clea membuka kelopak matanya dan terjaga sejenak untuk pindah kamar dengan linglung. Pemuda tampan ini tetap saja rela menjerumuskan diri ke dalam mimpinya.

Bukan mimpi yang terlalu menyenangkan, sebetulnya. Karena dalam mimpinya, dia hanya melihat langit senja yang kemerahan dan siluet nisan salib di kejauhan.

Di luar mimpinya, sadarkah ia akan pesonanya? Tubuh Clea yang ditimpa cahaya-cahaya redup pantulan dari butiran air hujan dan kilat itu pastinya sekarang nampak... begitu memikat. Oho~
Back to top Go down
View user profile
Carol F. C. Forskina

avatar

Posts : 27

Biodata
Posisi: Exorcist
Cabang: Afrika - Timur Tengah
Umur: 21 y.o.

PostSubject: Re: [AFRICA] Mess Things Up   24th February 2010, 15:44

Semuanya pasti sedang bersenang-senang, ya. Hari ini mungkin akan menjadi hari yang sangat dan paling menyenangkan bagi seluruh anggota Black Order. Karena semua anggota lapangan sibuk dengan Akuma-Akuma di luar sana sehingga nyaris tiada hari tanpa misi. Sedikit istirahat juga berlaku bagi semuanya karena itu kesempatan seperti ini memang sangat baik untuk dimanfaatkan--dan bazar memang jarang atau belum pernah dirayakan, bukan? Pertanyaannya. Apakah mereka semua berkumpul di ruang utama markas cabang Afrika ini? Sayangnya tidak. Mungkin ada beberapa orang yang dengan berat hati melewatkan kesempatan bahagia ini karena berbagai alasan.

Termasuk gadis ini yang memprioritaskan menyelesaikan surat untuk suami istri Forskina--orang tuanya--di Venezuela. Ia hanya tidak enak hati karena sudah lewat 6 bulan tidak mengirim surat. Mumpung ada kesempatan, kenapa tidak dimanfaatkan? Banyak yang ingin ia ceritakan meskipun sedikit menyesal karena telah membebani para staf diplomasi dengan berlembar-lembar kertas. Padahal sebenarnya itu surat.

Pukul 3 sore itu, Carol berniat bergabung dengan bazar karena ia tidak hal lain yang bisa ia kerjakan. Surat telah sampai ke tangan staf diplomasi untuk dikirimkan tapi ada alasan mengapa ia menghentikan langkahnya menuju ruangan bazar tempat bazar berlangsung. Mata kehijauannya berhenti, menatap heran pintu kamar yang merupakan sumber kerusuhan. Entah ada apa yang terjadi di baliknya cukup membuatnya penasaran.

Agak gemetar, Carol menghampiri pintu dan membukanya.

Apa yang ia temukan?

Mata membelalak dan spontan wajahnya memerah. Ruangan itu memang tampak seperti kapal pecah--karena jendela yang terbuka padahal sedang badai, yang benar saja--tapi mungkin yang membuatnya kalap adalah si penghuni ruang yang tidur di kursinya tanpa mengurusi penampilan sendiri.

"Tu--Tuan Cosmo?!" kaget, panik karena pemandangan tak menyenangkan di depannya yang paling membuatnya tidak tahan. Spontan ia mendekati sang kepala bagian meskipun itu berarti membuat wajahnya bertambah merah, tapi dengan jarak pandang 1 meterpun ia dapat melihat pria di depannya basah. Kenapa? Kenapa? Kenapa?? Ah--jendelanya!

BRAK!

Tersentak seperti baru dikagetkan dengan kasar. Namun buru-buru ia menutup jendela itu dan menguncinya agar tidak terbuka lagi. Tampaknya Tuan Cosmo memang tipe yang sulit dibangunkan...

Gadis itu menghela nafas. Apa yang harus ia lakukan dengan ruangan ini? Membereskannya? Mungkin tidak sopan, tapi Carol tampak menumpuk satu persatu buku yang basah ke tempat yang aman. Kesulitan, sangat. Lihat saja langkahnya yang sempoyongan karena buku-buku yang berat itu.

Sialnya lantainya licin.

Mata kehijauan itu kembali melirik si pemilik ruangan yang masih terlelap. Kembali merasakan wajahnya memerah, ia melanjutkan kerjanya sebelum--

'syuuutt... Gubrak!!'

Terpeleset.

Sebenarnya apa yang dia lakukan, sih?
Back to top Go down
View user profile
Clearesta Cosmo

avatar

Posts : 26
Pemilik : LLJ

Biodata
Posisi: Section Leader
Cabang: Afrika - Timur Tengah
Umur: 28

PostSubject: Re: [AFRICA] Mess Things Up   24th February 2010, 21:21

Kira-kira pemalas mana, ya, yang bahkan tidurnya tak bisa diganggu oleh air hujan yang menciprat masuk melalui jendela dan membasahi tubuhnya? Tidak usah jauh-jauh mencarinya. Cukup datang ke Kantor Kepala Bagian Diplomasi dan Komunikasi dan lihat saja siapa yang sedang terlelap di sana, tanpa sadar apa yang tengah terjadi padanya. Dengan hujan lebat disertai angin kencang, dengan jendela terbuka, seluruh tubuhnya jelas nian terbasahi dengan sukses. Lalu kenapa dia tidak terbangun juga?

Mari kita tengok apa saja yang Clearesta Cosmo baru saja kerjakan dalam tiga hari terakhir ini. Yah, tidak muluk-muluk. Selain mengecek, memastikan para anak buahnya melaporkan hal yang benar, dia juga harus memecahkan sandi yang terlalu sulit mereka pecahkan. Bahkan, ia juga harus menyertakan laporannya. Meski cukup bisa dituliskan dengan mudah dalam satu paragraf, kenyataannya kegiatan yang teramat sangat menguras tenaga.

Kemudian begitu ia menyelesaikan semuanya, dia menyimpan semua hasil kerjanyake dalam sebuah kardus berukuran sedang, lalu meletakkannya di Kantor Supervisor.

Tapi sejam sudah berlalu dari itu. Yang berarti, Clea sudah tertidur selama sejam.

"Tu--Tuan Cosmo?!"

Aah, sayang sekali, panggilan itu tak bisa menarik kesadaran lelaki berparas tampan itu ke alam nyata. Sekalipun Anda menyertakan nada seksi, Nona Forskina. Ah, tapi tentunya Anda tak sanggup, melihat betapa merah meronanya wajah Anda ketika melihat apa yang sedang dilihatnya akan keadaan sang Kepala Bagian.

Alih-alih membuka mata, Clea bergerak sedikit. Memindah hadapnya ke arah dalam kantornya. Aih~ wajah yang begitu memesona, bukan?

Gubrak!! Nampaknya ada yang terpeleset di sana. Dan akhirnya, Tuan Cosmo ini membuka matanya, perlahan sekali. Kemudian terduduk tegak, memandang si gadis yang terjatuh itu dengan mata kosong.

Perlu sepuluh menit baginya untuk menyadari kantornya telah basah sebagian, tersiram air hujan yang datangnya dari jendela, yang ada di balik punggungnya.

"Ah---eng," nyaris saja dia berteriak panik, tapi kemudian teringat bahwa semua kerjaannya sudah selesai. Dan melihat si gadis berambut ikal panjang di lantai itu, wajah Clea langsung memerah. Cepat sekali warna merah itu meronai pipinya, tak terkendali.

Berusaha tidak kelihatan aneh, lelaki itu berdiri dan berjalan ke jendelanya. Tentu sumber masalahnya adalah jendela, kan? Abaikan urusan keteledorannya yang tertidur tanpa melihat situasi kondisi. Agak kaget juga ketika ada angin yang meniup begitu kencang sampai salah satu daun jendela menghantam dahinya: jdug!

Pada akhirnya Clea berhasil menutup jendela dengan sukses, kemudian berpaling menghadapi gadis berseragam Exorcist itu. "Ee... apa yang Anda lakukan, Carol?"

Wah, ada yang senangkah ketika Clea memanggil nama depan Carol Forskina?
Back to top Go down
View user profile
Carol F. C. Forskina

avatar

Posts : 27

Biodata
Posisi: Exorcist
Cabang: Afrika - Timur Tengah
Umur: 21 y.o.

PostSubject: Re: [AFRICA] Mess Things Up   25th February 2010, 20:43

"Ee... apa yang Anda lakukan, Carol?"

....ah. Sekarang apa yang harus ia lakukan? Padahal awalnya ia masuk ke sini hanya karena mendengar suara mencurigakan yang sangat ramai dari dalam ruangan, melihat pemandangan kapal pecah di depannya dan tiba-tiba jadi ingin membereskan kantor yang dihuni seorang pria yang tengah terlelap seolah tidak terjadi apapun. Sekarang apa? Saat niat baiknya mendorong untuk membereskan buku yang basah karena hujan—ia terjatuh.

Meringis, rasanya ingin menangisi lantai yang becek di bawahnya—dan otomatis pakaiannya juga agak basah—karena membuatnya jatuh dalam posisi yang kurang tepat. Bersamaan dengan itu, ia dapat merasakan semburat merah kembali ke wajahnya saat sang kepala bagian menyadari keberadaannya. “E—eh itu—“ dia harus jawab apa sekarang?? “ta—tadi kulihat kamarnya...err—“ salahkah ia kalau tidak bisa menemukan kata-kata yang tepat. Sekarang pipinya mungkin sudah seperti kepiting rebus, mungkin.

Padahal mungkin Tuan Cosmo tidak marah—tapi tetap saja...”itu—kamarnya—“ ka—kalau marah bagaimana nanti?
Back to top Go down
View user profile
Clearesta Cosmo

avatar

Posts : 26
Pemilik : LLJ

Biodata
Posisi: Section Leader
Cabang: Afrika - Timur Tengah
Umur: 28

PostSubject: Re: [AFRICA] Mess Things Up   8th June 2010, 22:29

Clearesta Cosmo terdiam. Pria berdarah Yunani ini mencium aroma kepanikan di sana. Aroma yang mungkin amat kental melekati Carol Forskina, si gadis yang wajahnya entah kenapa sering kali terlihat bersemu merah, seperti kali ini. Kenapa kira-kira? Mata hitam legam Clea menyapu ruangan di kantornya.

Kertas-kertas berserakan, basah terciprati hujan deras yang tadi dengan ganas menyerbuinya bersama badai. Buku-buku, dan... boleh bilang Nona Forskina itu sendiri yang memenuhi daftar barang jatuh? Eh, kasar nian~ Carol Forskina bukan barang. Dia adalah seorang wanita, yang ia ingat betul, Exorcist pertama yang ia jumpai di Black Order cabang Afrika - Timur Tengah ini.

Semburat merah kembali memenuhi wajahnya. Clea mengejapkan matanya, memaksa dirinya kembali ke realm kenyataan, meninggalkan sketsa pertemuan pertama yang berkesan 'unik' baginya.

Tertawa kecil. Clea berjongkok di sisi mejanya. Tangannya bergerak mengumpulkan kertas di atas kertas dan buku di atas buku dengan tumpukan yang rapi. Tak ingin memberikan kesan bahwa ia galak atau akan marah, Clea membuka mulutnya dan berkata, tanpa memandang lawan bicaranya yang hanya seorang di ruangan itu, "Ada apa, Carol? Kau bisa terpeleset juga ternyata?"

Lelucon untuk sekadar berbasa-basi. Diucapkan dengan nada amat ramah, oleh suara rendah berkharisma milik sang Kepala Bagian.

Ia tidak marah kok~
Back to top Go down
View user profile
Sponsored content




PostSubject: Re: [AFRICA] Mess Things Up   

Back to top Go down
 
[AFRICA] Mess Things Up
Back to top 
Page 1 of 1
 Similar topics
-
» to make things short and sweet
» All the frilly things in life won't do it for me .. Kazana
» Things Muffy Would say
» The Mess Hall
» New things coming out

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Black Order Headquarters :: Black Order Archives :: Incomplete Tales-
Jump to:  
Make a forum | © phpBB | Free forum support | Contact | Report an abuse | Free forum