An Indonesian D.Gray-Man original character (OC) roleplay forum. Set in an alternate 1880s.
 
HomeFAQCalendarSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in
Time

Selamat datang di Black Order Headquarters! Waktu dunia Black Order HQ saat ini adalah: Februari 1880

[CENTRAL] musim dingin, bersalju dan hawa menusuk

[ASIA] musim dingin, sejuk namun kering

[AMERICA] musim dingin, badai salju di akhir bulan

[AFRICA] musim dingin, sedikit salju di awal bulan

Acara mendatang:

- Valentine Grand Ball

(Kontak staf jika memiliki ide)

Shoutbox

ShoutMix chat widget
Affiliates

ClampFactory Al'loggio

code-geass

tenipuri-indo

Saint-Sanctuary

Neverworld

Aria Academy High School Fighter Role Play Forum

Don't be shy, affiliate with us!
 
Latest topics
» Free Talk
by Ravel Kohler 21st December 2015, 17:50

» [AMERICA] Unusual Training
by Keith Warringstate 21st June 2011, 23:10

» English Free Talk
by Wilhelm U. Smith 19th February 2011, 21:17

» [Central] The History Might Have Recorded Us
by Fuchsia Scarlet 13th February 2011, 12:21

» [CENTRAL] Looking Around
by Lumiere A. Etoile 6th February 2011, 20:13


Share | 
 

 [ASIA] One Who Waits Before Destiny

Go down 
Go to page : Previous  1, 2
AuthorMessage
Li Lian Jie

avatar

Posts : 346
Pemilik : LLJ
Poin RP : 20

Biodata
Posisi: Disciple
Cabang: Asia
Umur: 14

PostSubject: Re: [ASIA] One Who Waits Before Destiny   2nd June 2010, 17:56

OOC: maap ya~ dobel 6 mwahahah! *dilempar*
Berjalan ke tepi ruangan berukuran amat besar itu, Lian Jie membungkuk dan menyambar baju Exorcist-nya seraya membentangkannya dan memakainya. Tak berbeda dengan Exorcist lainnya--hitam dan beraksen perak. Hanya bentuknya saja yang didisain sesuai dengan seleranya sendiri.

Tidak suka hal yang merepotkan.

Makanya bajunya juga yang tidak merepotkan. Sama seperti pakaian tradisional masyarakat China pada umumnya. Dipakai dengan cara menumpuk helai pakaian depan, yang kanan yang di bawah, lalu mengikatnya dengan sabuk kain. Sederhana, kan? Tapi sudah menunjukkan jati dirinya sebagai Exorcist dengan jelas.

Usai berpakaian dengan agak rapi, ia membungkuk lagi dan mengambil sebotol susu sapi murni dan menegak isinya sampai habis saat itu juga. Susu bagus untuk pertumbuhan tulang, kan? Apalagi bagi pengguna tipe parasit sepertinya. jangan lupa, Innocence miliknya adalah tulang.

Menghapus bekas susu di bibirnya, ia mendengar sang guru mengajaknya ke Infirmary. Tak salah tuh? Dirinya kan tidak terluka sama sekali. Paling hanya kelelahan setelah berlatih terus-terusan selama sekian jam. Bahkan bisa dibilang lumayan sering sampai mengikis waktu tidurnya.

Lian Jie menghela napas Ketika ia juga mendengar ajakan dari Song Eun Su. Sekadar melirik sedikit bagian dari tubuhnya sebagai respon dan sebuah gumaman, "Mm."

Toh ia sudah menunda cek kesehatan sejak seminggu yang lalu.

Dan ia pun berjalan mendahului. Sambil menenteng botol susunya yang telah kosong. Sambil menahan keletihan yang tak pernah bosan dibawanya ke mana-mana.

Apatis?
Back to top Go down
View user profile
Lim Jeong Hu

avatar

Posts : 172
Pemilik : Cairy
Poin RP : 100

Biodata
Posisi: General
Cabang: Asia
Umur: 33 tahun

PostSubject: Re: [ASIA] One Who Waits Before Destiny   2nd June 2010, 18:26

Memberikan senyumnya lagi. Terkadang bingung juga bagaimana cara terbaik untuk menghadapi para disciple selain dengan memberi mereka perintah. Oh, pendidik bukan tukang suruh, kalau gurunya dulu pasti bilang begitu, dan sedikit-sedikit Jeong Hu hanya bisa mencontek cara sang guru yang dikaguminya itu untuk diterapkannya kini. Akan tetapi hasilnya tidak sebagus, ia bahkan sering merasa kehilangan respektasi dari orang-orang di sekitarnya. Ehm, baiklah mungkin karena Jeong Hu bukan orang yang ambisius, ia datar-datar saja dan itu tampak tidak menyenangkan.

Satu-dua sekarang, dua orang anak yang harus dididiknya. Diberinya pengetahuan dari pengalamannya. Sulit. Ya sulit. Keduanya bahkan terkesan tidak akan bisa akrab dalam waktu yang singkat. Melihatnya saja merasa lucu.

Menepuk bahu Eun Su, ia mungkin merasa aneh ya dengan sikap orang-orang di sini, gurunya, rekannya, lingkungan baru? Itu biasa terjadi. "Ayo," membuat ajakan, kemudian melirik Lian Jie yang sudah duluan bergerak di depan, kelakuannya itu. Berbalik pada Eun Su lagi, "Tenang saja, ia pasti menyusul. Lagipula anak itu tahu di mana infirmari kok," hanya meyakinkan Eun Su bahwa Lian Jie, mungkin atau pasti akan mengikuti mereka.

...

"Nah, dari ruang latihan ini memang paling dekat ke infirmari. Mungkin karena didesain agar yang terluka saat latihan bisa langsung diberi pertolongan," bergumam panjang. Berjalan keluar, sesekali melirik ke belakang memastikan Eun Su mengikutinya, dan kemudian melirik ke depan agak Lian Jie tidak kabur darinya. Jeong Hu benar-benar... berada di tengah-tengah.

Ia tidak bisa memulai percakapan yang bagus memang.

_________________
Credits : pastelgraffity@LJ



Back to top Go down
View user profile http://cairy.deviantart.com
 
[ASIA] One Who Waits Before Destiny
Back to top 
Page 2 of 2Go to page : Previous  1, 2
 Similar topics
-
» Destiny Wars
» The New Destiny Islands Clan
» Meeting (Kris, Jake, Lily, Estelle, Dominic, Destiny)
» Naruto: A Shinobi's Destiny
» Please Repair My Broken-Heart And Remember My Destiny Of Being A Werewolf(Please Rp)

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Black Order Headquarters :: Out of Scenario :: Flashback Episodes-
Jump to:  
Forumotion's free forums | © phpBB | Free forum support | Contact | Report an abuse | Forumotion.com