An Indonesian D.Gray-Man original character (OC) roleplay forum. Set in an alternate 1880s.
 
HomeFAQCalendarSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in
Time

Selamat datang di Black Order Headquarters! Waktu dunia Black Order HQ saat ini adalah: Februari 1880

[CENTRAL] musim dingin, bersalju dan hawa menusuk

[ASIA] musim dingin, sejuk namun kering

[AMERICA] musim dingin, badai salju di akhir bulan

[AFRICA] musim dingin, sedikit salju di awal bulan

Acara mendatang:

- Valentine Grand Ball

(Kontak staf jika memiliki ide)

Shoutbox

ShoutMix chat widget
Affiliates

ClampFactory Al'loggio

code-geass

tenipuri-indo

Saint-Sanctuary

Neverworld

Aria Academy High School Fighter Role Play Forum

Don't be shy, affiliate with us!
 
Latest topics
» Free Talk
by Ravel Kohler 21st December 2015, 17:50

» [AMERICA] Unusual Training
by Keith Warringstate 21st June 2011, 23:10

» English Free Talk
by Wilhelm U. Smith 19th February 2011, 21:17

» [Central] The History Might Have Recorded Us
by Fuchsia Scarlet 13th February 2011, 12:21

» [CENTRAL] Looking Around
by Lumiere A. Etoile 6th February 2011, 20:13


Share | 
 

 [Pre-Event] Lupus Corwin - Eva Celine Montini

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
Lupus Corwin
Vatican Central
avatar

Posts : 286
Umur : 24
Pemilik : Male

Biodata
Posisi: Supervisor
Cabang: Amerika Utara - Selatan
Umur: 45

PostSubject: [Pre-Event] Lupus Corwin - Eva Celine Montini   28th June 2010, 17:17

Harus Lupus akui, masa detensi Eva Celine Montini benar-benar merupakan tanda kemenangan tersendiri bagi sang Supervisor. Mengganti pekerjaan setelah pekerjaan lain dan menyaksikan bagaimana menderita dan bencinya si wanita Italia terhadap si Supervisor benar-benar memberikan kepuasan tersendiri. Sebenarnya Lupus akan lebih menikmatinya apabila dia bisa mengabadikan momen-momen tersebut, akan tetapi membawa kamera ke mana-mana terlalu merepotkan. Mungkin dia perlu memberikan tugas sampingan kepada Nellie dan staf Riset lainnya untuk mengembangkan kamera yang dapat dibawa ke mana-mana; portable.

Tetapi pikiran itu dengan cepat tersingkir ketika seorang staf Pemecah Kode memberikan sebuah translasi kode yang dikirimkan Chief Supervisor kepada - dari bahasanya - semua Supervisor Markas Cabang Black Order. Berterima kasih dan mempersilakan staf tersebut pergi, Lupus pun segera membaca isi kode tersebut, sebelum membuangnya ke tempat sampah di sebelah meja kerjanya. Entah apa yang ingin disampaikan Chief Supervisor kepada semua Supervisor Markas Cabang, yang jelas itu sesuatu yang penting... dan rahasia.

'Clearly an event I have to attend,' Lupus menyimpulkan sambil mengelus dagunya dan mengetuk-ngetukkan meja kerjanya dengan ujung jari. Tentu saja dia tidak sekedar menghukum wanita Italia di atas tanpa melakukan intropeksi kepada dirinya sendiri terlebih dahulu, dan mengingat Markas Cabang Amerika Utara-Selatan sedang dalam masa penghematan setelah pengeluaran besar-besaran pada proyek UBAH yang gagal itu, maka Lupus sendiri melakukan penghematannya, yaitu penghematan tinta pena.

'Nevertheless, the guise will be important,' pikir Lupus lagi sambil memindahkan dagunya ke tangan kirinya dan mengelus sebuah golem hitam yang mendengkur dengan suara yang sangat pelan di atas meja kerjanya dengan tangannya yang lain. Kali ini pikirannya berkelebat, menunjukkan beberapa wajah orang yang kemungkinan besar diajaknya, meskipun intensitas kemunculan wajah seorang wanita berambut pirang tampaknya cukup dominan. Larut dalam pikiran yang berseliweran ke sana-kemari, mungkin Lupus tidak menyadari seseorang memasuki kantornya.

"Baiklah, sekarang apalagi, Supervisor?" Orang itu* bertanya dengan sedikit penekanan pada kata sapa tadi.


Spoiler:
 

_________________



Benjie's 5th Character - The Wolf spider
Back to top Go down
View user profile http://malesishere.wordpress.com
Eva Montini

avatar

Posts : 54
Pemilik : DPNK

Biodata
Posisi: Exorcist
Cabang: Amerika Utara - Selatan
Umur: 23

PostSubject: Re: [Pre-Event] Lupus Corwin - Eva Celine Montini   29th June 2010, 06:58

Ya, sekali lagi ia mendapati dirinya berada di ruangan milik sang Supervisor. Ruangan sama yang membosankan, baginya aroma ruangan Lupus Corwin tak lebih menyegarkan daripada aroma buku kuno yang telah digerogoti kutu dan jamur. Tak terhitung berapa kali banyaknya ia harus keluar masuk ruangan pria berusia 45 tahun tersebut sehingga lama-lama ia menjadi sangat familiar dengan dekorasi, suasana, dan tentu saja... pemilik ruangan itu sendiri yang tak kalah antiknya.

Setelah bertanya secara singkat sambil menyilangkan kedua lengannya di depan dada ia mengamati bagaimana sang pria tua mengelus benda bundar hitam dan bersayap yang akrab disebut sebagai golem tersebut. Tampak larut dalam pikirannya sendiri, entah apa. Dan saat ini Eva tak tertarik untuk mengetahuinya.Tidak saat dia sudah selelah ini.

Kalau bukan karena si Lupus Corwin yang terkutuk itu pastilah ia sudah bersenang-senang seperti biasa, berbelanja, mandi rempah, atau setidaknya meluangkan waktunya yang berharga untuk merawat ujung tumitnya. Bukannya mengalami penghinaan terbesar sebagai babu sang Supervisor. Melakukan pekerjaan babu yang sama sekali tak berkelas, membuat dirinya bau bawang, berkeringat, dan yang lebih parah dari semua itu; adalah kenyataan bahwa dia harus melayani orang yang paling tak ingin ia layani--ditambah fakta kalau Corwin tidak menghargainya sama sekali, moril ataupun materil.

Tsk, pria dengan tatanan rambut kacau itu memang tak memiliki welas asih sama sekali. Eva hampir saja tak bisa menahan diri untuk menggosokkan lap pel atau memarut wajah Lupus yang congkak itu.

Wanita berambut ginger itu mendengus kesal, iris ceruleannya yang bening berputar selama sepersekian detik sebelum mendaratkan pandangannya ke sisi ruangan. Bibirnya yang tak terkatup rapat kembali berujar, ia mati bosan dan kesal. "Uhm, Anda belum menjawab pertanyaan saya Tuan Corwin," ia mendesah pelan "jika Anda sedang sibuk berkhayal tolong berbaik hatilah sedikit pada saya untuk berhenti sejenak" sebuah permintaan meluncur dari wanita Italia tersebut dengan penekanan manis di sebuah kata yang tak sering ia gunakan.

Tidakkah terdengar sebuah kata tolong yang jarang terdengar dari Eva Celine Montini, Tuan Supervisor?

Eva masih berdiri tegak dengan dibalut seragam exorcistnya. Titik-titik peluh terlihat di kulit wajahnya yang sehalus pualam. Ia memang berkeringat, namun bukan berarti ia dekil. Ia tak keberatan untuk sedikit berkeringat sesekali--walaupun akhir-akhir ini frekuensinya meningkat tajam--namun ia sangat membenci senyum miring penuh kemenangan yang tercetak di wajah Corwin yang baginya tampak dipahat dengan kasar.

...atau mungkinkah senyuman itu memiliki artian lain?
Back to top Go down
View user profile
Lupus Corwin
Vatican Central
avatar

Posts : 286
Umur : 24
Pemilik : Male

Biodata
Posisi: Supervisor
Cabang: Amerika Utara - Selatan
Umur: 45

PostSubject: Re: [Pre-Event] Lupus Corwin - Eva Celine Montini   1st July 2010, 14:29

Mungkin memang Lupus telah tenggelam dalam pikiran-pikirannya hingga sampai wanita Italia yang nampaknya sudah mau mati bosan itu kembali berbicara dengan penekanan pada sebuah kata yang secara tidak sadar mengembangkan senyum Lupus sedikit. Bagaimana pun, nampaknya akhirnya Lupus berhasil menanamkan sedikit rasa hormat pada wanita Italia itu; tujuannya memberikan masa detensi bagi staf operasional yang tidak dapat dibunuhnya begitu saja itu.

"Oh, yeah, please sit down," Lupus mempersilakan sambil menatap wanita Italia itu sejenak dan berusaha tidak tersenyum ketika matanya menangkap tanda-tanda kelelahan pada wajah wanita itu, dan ekspresi yang jelas tidak begitu menyenangkan untuk dipasang tetapi cukup menyenangkan mata Lupus. Masa detensi yang akan berlangsung selama empat bulan itu telah selesai sebulan, dan itu berarti masih akan berlanjut selama tiga bulan lagi.

"Relax, Montini, I know it's been a hell of a month, but you still need your patience for about three more months - like what we've talked earlier," Lupus melanjutkan sambil menaikkan sudut mulutnya sedikit, "and now that our chef has been back, I believe you can take a break from kitchen duties. In addition to my great mood today, I may also reduce your detention for a month... you're with me, aren't you?" tanya Lupus kemudian untuk memastikan bahwa wanita Italia itu mendengarkan. Memang sebenarnya mood Lupus sedang tidak begitu baik, akan tetapi sebuah ide baru saja muncul di dalam benaknya.

Namun harus diakui Lupus tidak dapat berlama-lama, mengingat hal-hal lain yang perlu dilakukannya sebagai Supervisor Markas Cabang Amerika Utara-Selatan, jadi pria tua itu segera kembali angkat bicara, "I want you to accompany me to the Grand Ball at Central. Nothing personal, it's just when I have you around, I can keep you out of buying new dresses for the Ball."

_________________



Benjie's 5th Character - The Wolf spider
Back to top Go down
View user profile http://malesishere.wordpress.com
Eva Montini

avatar

Posts : 54
Pemilik : DPNK

Biodata
Posisi: Exorcist
Cabang: Amerika Utara - Selatan
Umur: 23

PostSubject: Re: [Pre-Event] Lupus Corwin - Eva Celine Montini   3rd July 2010, 06:52

Lihat kan? Lihat kan senyum kemenangan yang ada di wajah supervisor tersayang kita tersebut? Cih, jika saja pria itu bukan seorang supervisor Eva sudah akan dengan senang hati mengumpankan pria itu untuk disantap Le Fleur, atau yang lebih halus lagi mungkin ia akan mencabut bulu kaki pria itu satu persatu sampai dia memohon Eva untuk berhenti di sela-sela lolongan kesakitannya.

Tunggu saja Corwin, tunggu saja.

Eva bergerak mendekati meja kerja pria tersebut, masih dengan raut muka kesal serta kedua lengan yang dilipat di depan dada, ia duduk di satu-satunya kursi yang berada tepat di seberang Lupus. Ia membuang muka, tak sudi menatap sang Supervisor yang telah merenggut sebagian kebahagiaan darinya. Punggung telapak tangan Eva menyibakkan sebagian rambut gingernya yang sedikit berantakan ke belakang tengkuk.

"Relax, Montini, I know it's been a hell of a month, but you still need your patience for about three more months - like what we've talked earlier,"

And should I thank you for that? Batin Eva dengan rasa kesal. Sebuah helaan nafas dalam lolos dari sela bibir wanita itu.

"and now that our chef has been back, I believe you can take a break from kitchen duties. In addition to my great mood today, I may also reduce your detention for a month... you're with me, aren't you?"

Kata-kata tersebut mau tak mau menarik perhatian sang wanita Italia, tanpa sadar Eva melirik tajam ke Lupus. Heran, ingin tahu, curiga, bercampur menjadi satu di sinar safirnya. Karena ia tahu, Lupus Corwin bukanlah pria yang senang merubah tindakannya secara tiba-tiba hanya karena moodnya sedang baik. Ya, pasti ada sesuatu yang ia inginkan. Masalahnya kali ini apalagi?

"I want you to accompany me to the Grand Ball at Central. Nothing personal, it's just when I have you around, I can keep you out of buying new dresses for the Ball."

......

Tsk.

Eva Montini tertawa getir, wajahnya bergeleng pelan. "You want me, Eva Celine Montini. to accompany you to the Grand Ball in central because that would make you feel more secure?"asal kau belum tahu saja, ia memang suka bermain kata. Eva menatap sang Supervisor. Senyuman terpulas di wajahnya namun percik api masih meletup dari dua bola matanya. "That sounds romantic, Mister Corwin."

But I will not fall so easy.

"Was the thought that I may ruin your noble presence there ever crossed your mind? I may dressed very bad just to shade a nice shame blush on your face. You must have known that I don't like to have you around so much." Mengancam sedikit tak apalah. "But you hold the ace card..." Sekali lagi ia menatap Corwin, kali ini pandangannya melunak begitu pula suara merdunya. Ia memang tak mungkin merasa senang berdampingan dengan pria berhati dingin itu, tetapi bagaimanapun juga ini adalah kesempatan yang jarang ada. Siapa tahu ia bisa memlintir mood baik Lupus sedikit lagi untuk dapat memperoleh yang ia mau.

"Reduce my detention to a month, and I will gladly accompany you with my best performance."

Dan jika kalimat--dengan nada sedikit merayu--itu belum cukup.

"...please, Mister Cowin?"

Tertawalah sepuasmu sekarang.
Back to top Go down
View user profile
Lupus Corwin
Vatican Central
avatar

Posts : 286
Umur : 24
Pemilik : Male

Biodata
Posisi: Supervisor
Cabang: Amerika Utara - Selatan
Umur: 45

PostSubject: Re: [Pre-Event] Lupus Corwin - Eva Celine Montini   15th July 2010, 17:37

Orang-orang mungkin tidak begitu menyukai Lupus, atau malah membenci sang supervisor, akan tetapi pria tua itu semata-mata melakukan hal-hal yang membuatnya infamous dengan berdasarkan pada logika, bukan hanya hukum hitam-putih yang terkadang tidak manusiawi. Lagipula Lupus yang sampai sekarang masih sering membaca berbagai hal dari ruang arsip (meskipun dia telah membaca semuanya beberapa tahun yang lalu) umum di Markas Cabang Amerika Utara-Selatan juga tahu batas-batas setiap personilnya. Dia tidak pernah memberikan tugas yang akan membunuh mereka, dan demikian pula kasusnya dengan wanita Italia yang tengah dihadapinya, yang sekarang tertawa getir setelah mendengar keinginan sang Supervisor sebelum menggelengkan kepalanya dan mengulangi kalimat Lupus dengan versinya sendiri, yang sukses menaikkan sudut-sudut mulut sang Supervisor ketika dia menyadari permainan kata sederhana di dalam kalimat tersebut akan tetapi gagal membuat Lupus berbicara kembali. 'Yea, let's see what you're up to, Montini.'

Ternyata, meskipun wanita Italia di hadapannya itu tidak dapat membaca pikiran, tetapi dia segera menjawab tantangan Lupus barusan, dengan cara yang juga sukses menambah derajat sudut kemiringan sudut mulut sang Supervisor. 'Bah, such a weak blackmail,' komentar Lupus sambil menahan diri untuk tidak memutar matanya ketika mendengar kalimat-kalimat wanita Italia tersebut. Mencoba berpenampilan menyedihkan di hadapan semua personil Black Order yang sudah cukup dewasa untuk bepergian jarak jauh? Lupus percaya wanita Italia itu bisa melakukan lebih baik daripada itu. 'Maybe the detention really strained her brain or something,' adalah salah satu tebakan terbaik Lupus saat itu, apalagi ketika wanita Italia itu melanjutkan tawarannya untuk memotong masa detensinya menjadi satu bulan, yang dengan cepat dibantah Lupus di dalam benaknya.

'Well, I found it hard to tame you, Montini. Now that I finally found something that could work on you, do you think I would be very generous?'

Ya, cukup di dalam benaknya saja, karena kalimat yang diucapkan sang Supervisor adalah:

"I won't ask you again if you think that I'm a stupid old man, but I know your passion towards fashion is indeed very high, thus, I don't think I deserve the honor to bear the shame of being accompanied by a dandy in a horrible dress. I've arranged a dress to be sent to your dorm in a couple of days and please note that I don't really care about which dress you will wear in the ball; you can go naked if you like." Semuanya diucapkan hati-hati untuk menjaga nada bicaranya terdengar datar, meskipun nampaknya senyum tajam Lupus dapat memberitahu si wanita Italia kalau pertama: si Supervisor serius dengan ucapannya barusan; dan kedua: si Supervisor tidak akan mengabulkan permintaannya yang satu itu, meskipun wanita Italia itu memintanya dengan berbagai cara yang terpikirkan.

Baiklah, mungkin harus Lupus akui kalau dia memang "kejam", seperti yang dikatakan orang-orang terhadapnya.

_________________



Benjie's 5th Character - The Wolf spider
Back to top Go down
View user profile http://malesishere.wordpress.com
Eva Montini

avatar

Posts : 54
Pemilik : DPNK

Biodata
Posisi: Exorcist
Cabang: Amerika Utara - Selatan
Umur: 23

PostSubject: Re: [Pre-Event] Lupus Corwin - Eva Celine Montini   1st August 2010, 22:18

....

Setan.

Cukup Pak Tua, tak ada lagi wajah manis untukmu!

Dengan geram sang wanita Italia beranjak dari tempat duduknya, menggeser kursinya dengan kasar. Beberapa kata kotor keluar secara beruntun dari bibir merahnya, semua lolos dengan begitu cepat sehingga mungkin bagi sebagian besar orang yang mendengarkan sumpah serapah wanita itu hanya terdengar seperti dengungan lebah.

Dan dalam hitungan beberapa detik saja wanita tersebut telah meraih pintu ruangan Supervisor, hanya untuk berhenti sejenak. Mengalamatkan tatapan murka sepasang safirnya pada pria tersebut, ia menggigit bibir bawahnya sendiri sebelum berbicara sepatah katapun.

"Listen this, you wretched old man!" sudah dibilang kan, tak ada lagi Eva yang manis. "save the gown for yourself, I don't need anything from an ill tasted man like you..." Ya, Eva yakin gaun yang dia miliki pasti lebih bagus daripada yang dipilihkan pria tua itu. Tak usah berpikir banyak pun ia tau kalau Lupus akan memberikan sesuatu yang asal sesuai dengan fungsinya saja. Menutupi tubuh? Cih, selembar karung goni bulukan saja sudah bisa untuk menutupi tubuh.

Namun yang jelas bukan tubuhnya.

Dan setelah semua itu yang terdengar hanyalah suara pintu yang dibanting keras-keras...
Back to top Go down
View user profile
Sponsored content




PostSubject: Re: [Pre-Event] Lupus Corwin - Eva Celine Montini   

Back to top Go down
 
[Pre-Event] Lupus Corwin - Eva Celine Montini
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1
 Similar topics
-
» [Event] Wares for all (April 15th, 2012 - 12:00 EST / 17:00 GMT)
» Job Creation Event
» Do. Not. Panic! [Heart-Swap Event]
» [Event] Treasure island?
» Nichy's Birthday - Event by DM Shimmer

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Black Order Headquarters :: Festive Memories-
Jump to:  
How to make a forum | Roleplay forums | D.Gray-Man RPG | © phpBB | Free forum support | Contact | Report an abuse | Create a forum on Forumotion