An Indonesian D.Gray-Man original character (OC) roleplay forum. Set in an alternate 1880s.
 
HomeFAQCalendarSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in
Time

Selamat datang di Black Order Headquarters! Waktu dunia Black Order HQ saat ini adalah: Februari 1880

[CENTRAL] musim dingin, bersalju dan hawa menusuk

[ASIA] musim dingin, sejuk namun kering

[AMERICA] musim dingin, badai salju di akhir bulan

[AFRICA] musim dingin, sedikit salju di awal bulan

Acara mendatang:

- Valentine Grand Ball

(Kontak staf jika memiliki ide)

Shoutbox

ShoutMix chat widget
Affiliates

ClampFactory Al'loggio

code-geass

tenipuri-indo

Saint-Sanctuary

Neverworld

Aria Academy High School Fighter Role Play Forum

Don't be shy, affiliate with us!
 
Latest topics
» Free Talk
by Ravel Kohler 21st December 2015, 17:50

» [AMERICA] Unusual Training
by Keith Warringstate 21st June 2011, 23:10

» English Free Talk
by Wilhelm U. Smith 19th February 2011, 21:17

» [Central] The History Might Have Recorded Us
by Fuchsia Scarlet 13th February 2011, 12:21

» [CENTRAL] Looking Around
by Lumiere A. Etoile 6th February 2011, 20:13


Share | 
 

 [PRE-EVENT] Abisak Avedisian - Giraile Arevig Asdvadzadour

Go down 
AuthorMessage
Giraile Arevig A.
Vatican Central
avatar

Posts : 258
Pemilik : Chief
Poin RP : 100

Biodata
Posisi: General
Cabang: Eropa
Umur: 28

PostSubject: [PRE-EVENT] Abisak Avedisian - Giraile Arevig Asdvadzadour   30th June 2010, 09:14

2nd of February 1880
4 in the afternoon
Central Branch




'Tugas... Ini tugas... Tugas @#)(#%, dari #@(*%) Wright...'

Layaknya banteng yang siap menyeruduk, wanita Armenia itu berjalan dengan langkah pasti menuju tujuannya, tidak sudi membiarkan siapapun menghalanginya--itupun, bila ada yang berkehendak menghalangi seorang Giraile yang geram. Ia harus bersyukur hari telah malam; bila tidak, jauh lebih banyak staf akan berkeliaran dalam markas, dan bisa jadi seorang manusia tidak berdosa menjadi korban kegeramannya. Menggertakkan gigi dan menekuk kedua alis ke bawah, ekspresi yang terpampang pada paras Giraile jelas-jelas menampilkan ketidaksudiannya menghadapi kegagalan kedua. "Dasar #@)%(*... Bisa-bisanya si rambut perak frigid mendapatkan pasangan sebelum aku..."

Konyol, sebenarnya. Hanya siang sebelumnya, ia telah mendobrak masuk kamar pribadi seorang rekan jenderalnya--tepatnya seorang jenderal bermata biru, berambut putih, dan berkebangsaan Norwegia--siap menuntutnya untuk melaksanakan kewajiban yang sama dengannya, bersama dirinya. Yap. Ini semua hanya dalam nama tugas, karena merupakan suatu hal yang mustahil--camkan itu--mustahil, bagi seorang Giraile Arevig Asdvadzadour untuk secara sukarela mendatangi acara di mana ia harus mengenakan baju yang bisa diibaratkan penjara wanita dan mengikuti tata krama patriarkis Britania.

Minimal, bila ia mendapatkan pasangan dansa dari satu cabang, ia ingin mendapatkan pasangan yang: 1) tidak akan menggerayangi badannya, 2) tidak memiliki istri dan/atau mantan istri, dan 3) tahu bahwa dirinya melakukan ini karena terpaksa. Jelas, opsinya terbatas pada Ezekiel Wright atau Shreizag Halverson, dan tidak sulit bagi wanita berambut hitam itu untuk memilih.

Sayangnya, lelaki yang menjadi pilihannya menolaknya dengan alasan yang simpel: ia telah mendapatkan pasangan. Bukan sembarang pasangan yang bisa diancamnya untuk melepaskan kedudukan itu pula. Shreizag telah menetapkan hatinya pada teman minum-minumnya sendiri, Ingressa Michelli, puji Tuhan.

Namun, bukan Giraile namanya bila tidak memiliki opsi cadangan. Mengendus lokasi pria serumpun dari petunjuk-petunjuk yang didapatkan dari beberapa staf manajemen yang sudi membeberkan informasi tanpa harus mengendus tonjokannya terlebih dahulu, jenderal wanita menuju koridor yang disebut-sebut. Benar saja, sosok yang menggosok suatu noda bandel pada lantai itu dapat ditangkapnya, bahkan dari kejauhan. Sosok itu berhenti menjalankan upayanya tiba-tiba.

"Abirad!" Dan, ketika matanya dan mata hazel itu bertemu, ia tahu lelaki itu juga dapat menangkap sosoknya. Giraile memampang seringai lebar, dan tiap langkah yang diambilnya mendekatkannya pada tujuan.



"Kamu, aku, pasangan dansa. Paham?"




OOT: Yah, menggerakkan Abisak secara terbatas di sini.

_________________
"If at first you don't succeed... keep trying!"

passion, uncertainty-- her choice.
number01: the L O V E R S - part 1
Back to top Go down
View user profile http://infinite.inficio.info
Abisak Avedisian

avatar

Posts : 77
Pemilik : Chief
Poin RP : 20

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Eropa
Umur: 25

PostSubject: Re: [PRE-EVENT] Abisak Avedisian - Giraile Arevig Asdvadzadour   30th June 2010, 09:21

Noda, hei, noda kecil di pojok ubin, jangan terus membandel--kalimat rayuan yang diulanginya dalam hati. Pandangan tertuju intens pada noda yang terlalu enggan untuk meninggalkan tempat persinggahannya, Abisak belum sudi menyerah dalam perjuangan yang mempergunakan seluruh tenaga jasmaniah dan rohaniahnya. Ia hanya seorang pria sederhana yang menginginkan hal sederhana; upaya pembersihan koridor yang sempurna. Satu-satunya hal yang menghalanginya dari kepuasan sederhana itu adalah noda bandel yang terlalu mudah dilihat, bagi sorotan mata yang melewat sepintas sekalipun. Ia sempat terdiam sesaat, mempertimbangkan opsi menyerah...

Sang janitor menggelengkan kepala, sebelum menampar pipinya sendiri--tepukan pelan, sekadar untuk menyadarkan diri. Bila ia menyerah dalam menghadapi hal kecil macam ini, selalu menyerah, bagaimana jadinya hidup? Untuk hal-hal besar seperti perbudakan dari Giraile, boleh saja dirinya pasrah, karena itu sudah menyangkut masalah hidup dan mati, namun... noda di lantai? Tidak, sama sekali tidak sebanding. Teruskan upayamu, Abisak; itulah kalimat penyemangat yang membuatnya, sekali lagi, menekan permukaan lantai markas dengan keras menggunakan pelnya. Bila noda itu terus keras kepala, mungkin ia harus meminta pembersih lantai yang lebih ampuh. "Hei, kamu benar-benar menguji kesabaranku kini..."

Abisak Avedisian menggerutu. Bagus, saking frustasinya, ia mulai berbicara pada benda mati. Brr--'Oh, tidak.' Mungkin sudah saatnya ia mengistirahatkan diri untuk sesaat--tidak, tidak menyerah. Merasa bulu kuduknya tiba-tiba bergidik, Abisak memiliki firasat buruk, yang terbukti oleh kata yang familiar, "Abirad!"


Melawan naluri alamiahnya, ia memutar kepalanya ke kanan perlahan, hanya untuk menjalin kontak mata dengan wanita yang tengah ingin dia keluarkan dari pikiran. Sungguh, suasana hatinya saat ini cukup buruk tanpa wanita itu. Frasa favoritnya untuk mengekspresikan perasaan saat itu terlontarkan, "... Bloody hell." Wanita itu berjalan mendekatinya, memamerkan senyuman picik, senyuman yang menunjukkan bahwa ia memiliki kemauan tertentu, senyuman yang begitu dikenal oleh Abisak.

Menelan ludah, ia tahu ia hanya memiliki beberapa detik sebelum Giraile melontarkan keinginannya tanpa berbelit-belit. Berbagai perasaan berkecamuk dalam hatinya, yang beberapa kali telah dibanting, dilempar ke segala penjuru, dan mungkin juga ditendang-tendang dengan tawaan terkekeh puas, oleh sifat tidak sensitif Giraile Arevig Asdvadzadour. 'Haihhh...' Sebenarnya bukan salah wanita itu juga, namun biarlah ia berhiperbola sesekali.


Lantas, apa maunya kali ini, hm? Hari ini bukan hari les bahasa Armenia, rasanya tidak ada acara minum-minum yang membutuhkan seseorang untuk tetap terjaga dan waras tanpa pengaruh alkohol--

"Kamu, aku, pasangan dansa. Paham?"

Kekejutannya cukup tercerminkan oleh tongkat pelnya yang menghasilkan hentakan keras begitu bertumbukan dengan lantai Cabang Utama. Skenario yang tengah terjadi adalah skenario yang sebelumnya hanya dapat dia jumpai dalam angan-angan penuh keasalan usai membaca edisi perdana Dark Courier (perbedaannya, Giraile seharusnya menampilkan rona merah ketimbang seringai menyeramkan)--intinya, skenario dengan probabilitas terjadi amat kecil. Demi apa pula...


Ya, cukup menyatakan "Baiklah", demi keberlangsungan hidupnya sendiri dan keinginan terpendamnya... "Nona, err... Maaf, Anda demam? Mengikuti acara dansa?"


'... Uh-oh.' Abisak Avedisian, penyebab kematian: tidak bisa menjaga mulut.
Back to top Go down
View user profile
Giraile Arevig A.
Vatican Central
avatar

Posts : 258
Pemilik : Chief
Poin RP : 100

Biodata
Posisi: General
Cabang: Eropa
Umur: 28

PostSubject: Re: [PRE-EVENT] Abisak Avedisian - Giraile Arevig Asdvadzadour   30th June 2010, 20:51

Giraile memutuskan untuk meredam respon yang bisa bersifat destruktif terhadap sekitar di balik senyuman tipisnya; dengan bantuan mengepalkan tangan dengan keras, tentunya. Kalau tidak, barangkali senyuman itu bisa dipaksakan hingga menyentuh telinganya (hiperbolis). Ya ya ya, ia mengerti betul respon Abisak yang, pada hari-hari biasa, bisa memenangkannya hadiah satu kepalan tinju.

Kamu selamat hari ini, Abirad...

"Baiklah," awalnya, berusaha menjaga nadanya santai, sekaligus menunjukkan niat mengancamnya, pada saat yang sama, "terserah kamu mau bilang apa. Pokoknya lusa datanglah ke kamarku. Kita akan mencarikanmu pakaian yang sepantasnya." Maksudnya, sepatu berhak. Abisak bisa jadi tingginya sepadan dengan dirinya sendiri, namun Giraile tetap mengharapkan pasangan yang tingginya bisa melebihinya saat dansa. Ia tidak perlu dipermalukan oleh hal selain ketidakpiawaiannya dalam berdansa.

Ya, ia rasa lelaki itu cukup pintar untuk memahami pernyataannya. Entah respon di dalam pikiran turunan Armenia itu sebenarnya afirmatif atau tidak, yang penting Giraile sudah menyampaikan maksudnya, dan maksudnya itu akan dia capai... Abisak Avedisian tidak memiliki pilihan selain bersedia, benar? Usai memberikan seringai lagi, sekadar mengingatkan apa yang dapat ia lakukan seandainya keinginannya tak tercapai, Giraile berbalik. "Selamat bertemu lusa," ujarnya, dalam bahasa Armenia. Apabila Abisak memperhatikannya saat ia memberikan les bahasa Armenia, semestinya ia paham, kan?

_________________
"If at first you don't succeed... keep trying!"

passion, uncertainty-- her choice.
number01: the L O V E R S - part 1
Back to top Go down
View user profile http://infinite.inficio.info
Abisak Avedisian

avatar

Posts : 77
Pemilik : Chief
Poin RP : 20

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Eropa
Umur: 25

PostSubject: Re: [PRE-EVENT] Abisak Avedisian - Giraile Arevig Asdvadzadour   2nd July 2010, 00:27

Masih berjongkok, memungut tongkat pelnya yang terjatuh (ingat, saat ia hampir jantungan tadi?), Abisak yang merenungkan perkataan sebelumnya sang jenderal hanya mendengar samar-samar entah frasa apa itu yang diutarakan Giraile terakhir. Dari lekukan suaranya jelas itu ucapan dalam bahasa Armenia, namun... siapa yang peduli?

'Lagi-lagi... ia seenaknya menentukan...'

Rekapitulasi kejadian aneh hari ini: Giraile Arevig Asdvadzadour mengajaknya ke pesta dansa di malam Valentine, dan sebelum ia bisa memberikan respon, sudah menentukan tanggal jalan berdua untuk menemukan pakaian yang sesuai. Hah, aneh? Bukankah diombang-ambing oleh keserakahan Giraile ke mana-mana sudah makanan sehari-harinya? 'Apa yang aneh, Avedisian, hmn?'

Hah... Suara hatinya pun menantang dirinya. 'You want strange, I'll give you strange. How's this for strange?' "Tunggu!" Uh-oh. Sekarang, apa yang akan diucapkannya? Rasanya, semua kalimat mengalir dengan lebih mulus dan cepat dalam otak ketimbang dalam realitas. "Ehm, kautahu? C-Carilah orang lain untuk menjadi pesuruhmu kali ini. Aku--mengundurkan--diri."


Baiklah, mungkin itu tidak terlontar dengan ketegasan dan keyakinan maksimum. Oh, betapa tidak perkasanya dirimu, Abisak. Namun, pertunjukan harus berlangsung, dan hal yang sama berlaku bagi orasinya kali ini. "Kurasa sudah saatnya seseorang mengajarimu bahwa--sayang sekali, Nona--dirimu tidak bisa selalu mendapatkan apa yang kauinginkan. Selamat mencari pasangan lain, ya..." Sedikit tarikan salah satu sisi bibirnya ke samping menghasilkan senyuman yang cukup canggung, namun tetap merendahkan (bukankah itu efek yang ingin dicapainya?). "... Giraile."



Dan sekarang... ia berlari, berlari dengan kecepatan kilat, seakan-akan--tidak, tetapi karena nyawanya memang bersandar padanya. Halo, Ruang 13!
Back to top Go down
View user profile
Giraile Arevig A.
Vatican Central
avatar

Posts : 258
Pemilik : Chief
Poin RP : 100

Biodata
Posisi: General
Cabang: Eropa
Umur: 28

PostSubject: Re: [PRE-EVENT] Abisak Avedisian - Giraile Arevig Asdvadzadour   3rd July 2010, 10:10

Paling tidak, ia sudah bisa beristirahat sekarang; dari respon awal Tuan Abisak Avedisian, tampaknya ia tahu benar bahwa seorang Giraile tidak akan berminat mengikuti pesta dansa (walau metode pengucapannya membuat Giraile ingin mencekiknya dengan sekuat tenaga). Asal jangan salah kaprah dan menganggapnya tante girang yang ingin berdua-duaan dengan pria yang lebih muda, maaf saja, ya...

Betapa menyenangkannya memiliki orang yang sedemikian 'fleksibel' untuk mengikuti kemauannya, oh-hoh~

"Tunggu!"

Giraile harus menahan matanya dari bergulir, walau akhirnya dirinya berhenti di tempat dan memutar kepalanya untuk menghadap sosok gugup janitor itu. "Apa lagi, Abirad?" Jangan bilang ia meminta terjemahan untuk kalimat terakhirnya--

"Ehm, kautahu? C-Carilah orang lain untuk menjadi pesuruhmu kali ini. Aku--mengundurkan--diri." Dan ternyata, orasinya tidak berhenti di situ saja. Sudut matanya mulai berkedut, dan senyuman yang tertarik ke satu sisi itu tetap tertahan di wajahnya. Jadi, ia tidak bisa mendapatkan segala yang ia inginkan, hm? Sebegitu beraninya kamu mencari mati, Abirad...

Tampaknya tidak sebegitunya, karena pria berambut coklat tersebut langsung angkat kaki dari lokasi dengan menandingi kecepatan cahaya. 'Bego...' Apakah ia lupa bahwa ia telah mendaratkan diri sendiri dalam posisi mangsa, dan pemangsanya adalah salah satu jenderal tercepat di Black Order? Dengan derapan langkah bot yang keras, selintas Giraile yang menyusul targetnya dapat terlihat seperti stampede hewan liar.


Gotcha. "Abirad..." Nama panggilan itu mengalir keluar seperti madu; dengan perlahan dan lengket, walau kemanisan yang menyertainya dibuat-buat. "... Jadi itu yang kamu rasa, hmn? Kuberikan kamu waktu sepuluh detik untuk merenungkan keputusanmu. Tarik kembali pernyataan tadi, atau akan ada organ vital lain yang kutarik keluar dari dirimu... Bagaimana~~?"


_________________
"If at first you don't succeed... keep trying!"

passion, uncertainty-- her choice.
number01: the L O V E R S - part 1
Back to top Go down
View user profile http://infinite.inficio.info
Abisak Avedisian

avatar

Posts : 77
Pemilik : Chief
Poin RP : 20

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Eropa
Umur: 25

PostSubject: Re: [PRE-EVENT] Abisak Avedisian - Giraile Arevig Asdvadzadour   3rd July 2010, 12:21

Merasakan genggaman yang keras pada pundaknya, Abisak tahu bahwa upaya pelariannya tidak berhasil; dan hanya mencapai beberapa meter. "Abirad..." Ugh, nama panggilan yang itu pula. Pengucapannya yang terlampau manis itu juga diikuti ancaman yang sangat... Giraile. Ha ha. Ia rasa sisi dirinya yang itu kembali mencuat sekarang. Ia menepis tangan wanita itu dari pundaknya, sebelum memberikannya sebuah senyum simpul. "Baiklah. Kutarik kembali pernyataanku, Nona."

Jangan berpikir perkataannya berakhir di situ. "Tampaknya aku memang tidak memiliki kemampuan untuk mengajarimu bahwa--percaya atau tidak, Nona--kamu tidak bisa mendapatkan segalanya yang kamu inginkan. Aku tidak tahu mengapa kamu memperlakukanku seperti sampah, yang kauanggap mencerminkan diriku, seakan dirimu tidak tahu metode selain pengancaman itu ada. Tetapi, mengapa hanya aku? Kau, Nona, tidak pernah mempertimbangkan perasaan orang lain--perasaanku, dan harga diriku sebagai seorang manusia." Walaupun Giraile juga tidak sungkan menakut-nakuti staf lain, bukankah yang ditindas, ditendang ke sana-sini, diperlakukan seperti babu, adalah dirinya, dan dirinya seorang?

"Apakah kamu beranggapan bahwa aku tidak pernah lelah dianggap semacam kesetmu? Kurasa aku bisa mengutarakan sentimenku dengan lebih yakin sekarang; aku yakin aku tidak akan menerima undangan dansa dari dirimu, sepanjang hidupku tidak akan pernah."


Lampiaskan saja semua amarahmu pada diriku, tetapi keputusanku tidak akan berubah."



Pernah dengar pepatah, "Kalau memakan racun, makan sampai piringnya"? (Walau upayanya menjaga ekspresi wajah yang tegas dan serius ketimbang menciut di hadapan wanita itu benar-benar menguras seluruh energinya)


Last edited by Abisak Avedisian on 6th July 2010, 19:01; edited 1 time in total
Back to top Go down
View user profile
Giraile Arevig A.
Vatican Central
avatar

Posts : 258
Pemilik : Chief
Poin RP : 100

Biodata
Posisi: General
Cabang: Eropa
Umur: 28

PostSubject: Re: [PRE-EVENT] Abisak Avedisian - Giraile Arevig Asdvadzadour   6th July 2010, 16:18

Wow. Talk about a major slap on the face. Seorang Giraile Arevig Asdvadzadour menerima petuah yang mengingatkannya dengan yang diberikan oleh seorang lelaki Mesir di masa lampau, oleh Abisak Avedisian. Ya, lelaki tukang bersih-bersih itu, yang (walau dengan berat hati) melaksanakan perintahnya layaknya peliharaan yang baik. Dengan kekeraskepalaan seperti itu... Giraile menggigit bibir bawahnya, seusai menyadari bahwa mulutnya menganga, membiarkan Abisak tanpa respon selama beberapa detik. Glek...

"...... Maaf." Apakah benar kata M itu telah meninggalkan mulut seorang Giraile? Tentu, walaupun ia telah mengucapkannya bukan berarti ia suka akan hal itu. Hanya Tuhan yang tahu seberapa besar tenaga yang dibutuhkannya untuk menjaga wajah rendah diri tanpa mata berkedut itu. Saking sulitnya, ia terpaksa menundukkan kepala untuk menyembunyikannya. "Hanya saja... kamu satu-satunya orang Armenia yang kukenal di Cabang Utama; karena itu aku mungkin... agak keras dalam upayaku untuk membuatmu mengenal segala yang berbau Armenia... Mungkin aku kurang mempertimbangkan perasaanmu... dan orang lain."

Ia terdiam untuk sesaat, sebelum bercelingak-celinguk ke kiri-kanan, memastikan tidak ada saksi lain atas secuil kelemahan hatinya di koridor itu. Tentu, tidak butuh waktu lama bagi ekspresinya yang sempat melemas untuk kembali seperti biasa. Walau, lagi-lagi, ia harus menjaga mata kirinya itu dari berkedut. "Baiklah, aku cari pasangan lain saja, Ab..." agak bimbang, namun akhirnya, "Ab--Abirad. Abisak. Hah! dasar bego, banyak staf lain yang bisa kuancam untuk urusan kecil ini."

_________________
"If at first you don't succeed... keep trying!"

passion, uncertainty-- her choice.
number01: the L O V E R S - part 1
Back to top Go down
View user profile http://infinite.inficio.info
Abisak Avedisian

avatar

Posts : 77
Pemilik : Chief
Poin RP : 20

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Eropa
Umur: 25

PostSubject: Re: [PRE-EVENT] Abisak Avedisian - Giraile Arevig Asdvadzadour   6th July 2010, 20:18

Tentu, kalimat terakhirnya terdengar sangat keren dan gagah, namun Abisak tidak memiliki kepercayaan diri untuk menjaga matanya tetap terbuka, terutama melihat kepala Giraile yang tertunduk. Oh, ia tahu tanda-tanda itu; tidak salah lagi, wanita itu menahan amukannya di balik matanya yang sudah mau berkedut-kedut itu. Mungkin dirinya juga perlu menutupi mukanya dengan kedua lengannya bersilang--jaga-jaga, siapa tahu wanita itu mengamuk dini. Berikutnya apa, Giraile Arevig?


"...... Maaf."

Deja vu. Seandainya tongkat pelnya tidak tertinggal di dekat ubin menyebalkan itu di koridor yang mereka pijak sekarang, barangkali perangkat itu (sekali lagi) sudah menghentak tanah. Giraile mau berapa kali mengejutkannya hari ini? Kata yang hampir mustahil dilontarkan oleh mulut wanita berharga diri setinggi langit itu benar-benar bergaung di telinganya sekarang. Mulut Abisak melongo--dan ia bersyukur Giraile yang menunduk tidak menyadarinya; barangkali ia bisa benar-benar kena tonjok.

Ia shok; saking shoknya, ia bahkan tidak memiliki ruang dalam kepalanya untuk berkomentar sinis terhadap sepenggal frasa "agak keras" (baru belakangan terlintas dalam kepalanya, 'Agak keras? Ya, tonjokanmu juga agak keras, Non.'). Terbersit keinginan mengucapkan sesuatu, apapun, untuk mengekspresikan betapa shoknya dirinya atas anomali dari Giraile ini... Apakah hari ini Hari Kebalikan? Terlalu dini untuk April Mop, kan?

Hening...

"Ab--Abirad. Abisak. Hah! dasar bego, banyak staf lain yang bisa kuancam untuk urusan kecil ini."

Mengabaikan 'bego' yang menyertai, wanita itu memanggilnya Abisak (walau didahului nama panggilan biasanya)! Bila bukan April Mop, apa lagi ini? Tentu, pemikiran penuh penyangkalannya ini terhenti begitu menyadari bahwa sang jenderal hendak meninggalkannya sendiri. Sesuatu yang seharusnya membuat dirinya menyembelih kurban seandainya ia percaya tuhan yang seperti itu (ia telah lolos dari Giraile yang itu!), namun justru membuatnya merasa dirinya bersalah walau ia tahu dirinya inosen. "T-Tunggu!"

Barangkali ia akan menyesalinya, seperti 'Tunggu' terakhir kali yang memperrumit permasalahan ini--apalagi karena ia telah lolos, dan ia justru hendak mendaratkan diri ke square one. Ia menelan ludahnya; terlepas dari penyesalan (atau tidak) yang akan menyusul kelak, ia ingin--harus melakukannya. "Nona Giraile... Ehm, maukah Anda mendampingi saya ke Pesta Dansa Valentine ini pada hari yang bersangkutan? ... er, please?"
Back to top Go down
View user profile
Giraile Arevig A.
Vatican Central
avatar

Posts : 258
Pemilik : Chief
Poin RP : 100

Biodata
Posisi: General
Cabang: Eropa
Umur: 28

PostSubject: Re: [PRE-EVENT] Abisak Avedisian - Giraile Arevig Asdvadzadour   9th July 2010, 12:10

Ya, memang mudah baginya untuk mengancam orang lain untuk menjadi pasangannya; ia bisa memlih seorang staf secara acak dari kerumunan dan memojokkannya. Probabilitas suksesnya, mengingat reputasi kekuatan tonjoknya, juga tidak sedemikian kecil. Ia hanya perlu memilah dari kerumunan, mencari seorang staf bermental lemah. Namun, wanita itu menghela napasnya. Bagaimanapun juga, selalu ada kemungkinan orang tersebut akan salah paham. Ia tidak memerlukan titel "tante girang" di samping "barbar", "Amazonian", dan titel lain yang ia mungkin miliki.

"Tunggu!"

Matanya hampir bergulir; namun, ketimbang itu, kepalanya yang berputar, menoleh ke belakang. Menyipitkan mata ambernya, ia menatap tajam. "Belum puas menceramahi--"

"Nona Giraile... Ehm, maukah Anda mendampingi saya ke Pesta Dansa Valentine ini pada hari yang bersangkutan?" Apa? "... er, please?" Dengan itu, sudah bisa dipastikan bahwa ia telah mendapatkan ajakan dansa dari janitor yang telah bercerocos panjang lebar tentang bagaimana ia tidak bisa mendapatkan segala yang diinginkannya, blablaaa... Hampir saja ia harus mengembalikan pertanyaan "demam atau tidak?" itu.

Ketimbang sinisme serendah itu, mulutnya pun memamerkan sebuah senyum congkak. "Hooh? Siapa coba yang mengatakan dirinya tidak akan menerima ajakan dansa dariku sepanjang hidupnya? Hah? Mau menarik kata-katamu?"

_________________
"If at first you don't succeed... keep trying!"

passion, uncertainty-- her choice.
number01: the L O V E R S - part 1
Back to top Go down
View user profile http://infinite.inficio.info
Abisak Avedisian

avatar

Posts : 77
Pemilik : Chief
Poin RP : 20

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Eropa
Umur: 25

PostSubject: Re: [PRE-EVENT] Abisak Avedisian - Giraile Arevig Asdvadzadour   9th July 2010, 15:32

"Aku tidak menarik kata-kataku," ujar Abisak; mulutnya membentuk senyuman yang hanya tertarik ke satu sisi. Matanya melirik tongkat pel yang hanya berjarak beberapa meter darinya, namun ia belum memiliki keberanian untuk berpindah dari tempatnya (terutama dengan tatapan tajam dari Giraile itu). "Aku mengajakmu, Nona."

Semoga saja pengamatan Giraile tidak cukup tajam untuk menembus bluff-nya. Abisak berusaha menampilkan senyuman yang terlihat lebih percaya diri. "Aku tidak mengerti mengapa, tetapi ada sesuatu yang aneh. Kurasa Anda bukan tipe orang yang akan berminat mengikuti acara ini, jadi pastinya ada sesuatu, kan? Ya, ini aku mengajakmu..."

Tidak cukup kuat untuk menatap Giraile langsung sekaligus mengembalikan senyuman congkak wanita Armenia itu, ia mengalihkan pandangannya ke samping. Tawaan pelan meninggalkan mulutnya; tampaknya efeknya bagus, walau ini sebenarnya pelampiasan rasa takutnya. Ha ha ha. "Tetapi... tawaranku hanya berlaku jika Anda berjanji untuk memperlakukanku secara lebih manusiawi. Tanpa paksaan. Bagaimana?"
Back to top Go down
View user profile
Giraile Arevig A.
Vatican Central
avatar

Posts : 258
Pemilik : Chief
Poin RP : 100

Biodata
Posisi: General
Cabang: Eropa
Umur: 28

PostSubject: Re: [PRE-EVENT] Abisak Avedisian - Giraile Arevig Asdvadzadour   10th July 2010, 10:58

Ada apa dengan si Abisak ini? Apakah tiba-tiba ia kerasukan semacam roh jahat yang berniat untuk mengeksploitasinya? Tangan Giraile mengepal keras, namun ia mendengarkan tiap perkataan janitor yang mendapatkan keberanian entah dari mana itu dengan tertib. Dan, tiap kalimat yang diiringi senyuman menyebalkan dari pria berdarah Armenia itu membuat senyumannya sendiri semakin memudar. Tepat mengenai target, Abisak Avedisian itu.

Hingga ia akhirnya menghirup napas dalam-dalam, mengembuskannya dengan sama perlahan, dan mengangkat kepalanya. Mulutnya yang sebelumnya nyaris membentuk suatu garis datar kembali menampilkan senyuman, sembari ia berjalan mendekati staf berambut coklat itu.

"Oh... Jadi kamu ingin kuperlakukan dengan lebih manusiawi?" Ia mendekatkan wajahnya ke wajah pria yang menantangnya; salah satu metode intimidasi favoritnya. Tangan kanannya yang dikepalkan pun diangkatnya. Dalam sekejap, lengannya pun sudah diayunkan, menuju targetnya... "Kuberikan manusiawi---"

... dan mendarat pada pundak Abisak, sedikit (keras) menepuknya. Mengambil satu langkah mundur, Giraile pun menjauhkan diri dari janitor itu. "Baiklah, kuterima syaratmu, dan kuterima ajakanmu..." Sempat terlintas kalimat 'Jangan bangun telat, atau besok aku akan mendatangi kamarmu secara pribadi untuk menyeretmu ke toko', namun... janji adalah janji. Bila tuntutan Shreizag untuk bermain dengan rambutnya saja dipenuhi, mana mungkin ia tidak memenuhi tuntutan Abisak untuk sesuatu yang dia butuhkan? "... Er. Bagaimana bila kutunggu kamu di kamarku saja besok pagi? Jangan datang terlalu siang."

Seusai memberikan senyum yang seakan mengatakan, 'tuh, tanpa ancaman, percaya?', Giraile pun berbalik, dan meninggalkan koridor itu untuk menuju kamarnya sendiri. Begitu banyak terjadi hari ini, rasanya ia perlu menenggak setengah botol brandi untuk menenangkan kepala.

[Giraile OUT]

_________________
"If at first you don't succeed... keep trying!"

passion, uncertainty-- her choice.
number01: the L O V E R S - part 1
Back to top Go down
View user profile http://infinite.inficio.info
Sponsored content




PostSubject: Re: [PRE-EVENT] Abisak Avedisian - Giraile Arevig Asdvadzadour   

Back to top Go down
 
[PRE-EVENT] Abisak Avedisian - Giraile Arevig Asdvadzadour
Back to top 
Page 1 of 1
 Similar topics
-
» [Event] Wares for all (April 15th, 2012 - 12:00 EST / 17:00 GMT)
» Job Creation Event
» Do. Not. Panic! [Heart-Swap Event]
» [Event] Treasure island?
» Nichy's Birthday - Event by DM Shimmer

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Black Order Headquarters :: Festive Memories-
Jump to:  
Forumotion.com | © phpBB | Free forum support | Contact | Report an abuse | Free forum