An Indonesian D.Gray-Man original character (OC) roleplay forum. Set in an alternate 1880s.
 
HomeFAQCalendarSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in
Time

Selamat datang di Black Order Headquarters! Waktu dunia Black Order HQ saat ini adalah: Februari 1880

[CENTRAL] musim dingin, bersalju dan hawa menusuk

[ASIA] musim dingin, sejuk namun kering

[AMERICA] musim dingin, badai salju di akhir bulan

[AFRICA] musim dingin, sedikit salju di awal bulan

Acara mendatang:

- Valentine Grand Ball

(Kontak staf jika memiliki ide)

Shoutbox

ShoutMix chat widget
Affiliates

ClampFactory Al'loggio

code-geass

tenipuri-indo

Saint-Sanctuary

Neverworld

Aria Academy High School Fighter Role Play Forum

Don't be shy, affiliate with us!
 
Latest topics
» Free Talk
by Ravel Kohler 21st December 2015, 17:50

» [AMERICA] Unusual Training
by Keith Warringstate 21st June 2011, 23:10

» English Free Talk
by Wilhelm U. Smith 19th February 2011, 21:17

» [Central] The History Might Have Recorded Us
by Fuchsia Scarlet 13th February 2011, 12:21

» [CENTRAL] Looking Around
by Lumiere A. Etoile 6th February 2011, 20:13


Share | 
 

 [Pre-Event] Silverius Girlani - Blanka Ormondi Demetros

Go down 
AuthorMessage
Silverius Girlani

avatar

Posts : 97
Umur : 25
Pemilik : Woof

Biodata
Posisi: Exorcist
Cabang: Asia
Umur: 22

PostSubject: [Pre-Event] Silverius Girlani - Blanka Ormondi Demetros   7th July 2010, 17:35

Harus diakui, kejadian beberapa hari yang lalu memang tidak berakhir dan berdampak baik - setidaknya bagi Silverius. Hal itu cukup jelas terlihat bagi orang-orang yang benar-benar memperhatikan Silverius yang sekarang agak menjauhi Nona Demetros. Memang Silverius adalah seorang penyendiri dan pendiam, akan tetapi awalnya dia melakukan hal itu karena itu adalah kepribadiannya - itulah dirinya dan memang semua orang di Markas Cabang Asia mengenalnya begitu; sementara akhir-akhir ini, Silverius pun mengakui bahwa dia melakukannya dengan sengaja sementara sisi lain dari dirinya berusaha membenarkan dirinya dengan poin kepribadian tadi serta telur hias bodoh tadi, dan jangan sampai pria Jepang itu mulai menunjukkan keegoisan dan sifat arogannya.

Akan tetapi hati nuraninya terus-menerus mengusik Silverius, paling tidak untuk meminta maaf atas kejadian waktu itu, akan tetapi nampaknya butuh waktu bagi pria Jepang itu untuk kembali mendatangi wanita Hungaria tadi - terutama karena tanpa disadarinya, pria Jepang itu juga terus memerangi desakan hati nuraninya. Dan meskipun argumennya satu per satu luluh, satu argumen selalu saja bertahan; tidak ada saat yang tepat. Maksudku, tidakkah kau pikir tiba-tiba muncul dan meminta maaf adalah tindakan yang tepat? Mungkin, akan tetapi sekarang Silverius mulai mengenal "etika bersosialisasi" - atau begitulah dia menyebutnya; dan terus begitu sampai.

Karena mungkin, permainan nasib lah yang akan mematahkan argumen tersebut; dimulai dari sebuah pengumuman kecil mengenai sebuah pesta dansa di Markas Cabang Asia. Awalnya Silverius tidak begitu memperhatikan staf internal yang menempelkan pengumuman tersebut di papan pengumuman karena dia sedang makan, akan tetapi seiring bertambahnya orang-orang yang mengerumuni papan pengumuman dan meninggalkannya dengan ekspresi yang berbeda-beda setelah berkerumun sesaat dan berbincang-bincang singkat dengan orang-orang di sekitarnya, akhirnya Silverius tertarik juga untuk beranjak dari mejanya dan mendekati papan tersebut ketika makan malamnya telah habis dan kerumunan tadi sudah mulai berkurang. Dengan cepat mata hitamnya membaca pengumuman yang ditempelkan staf internal tadi, dan kecepatan kedua indera pelihatnya terus menurun seiring dengan bertambahnya jumlah kata yang telah dibacanya, hingga akhirnya Silverius benar-benar termenung di depan papan pengumuman seusai membaca semua pengumuman itu.

'Tidak mungkin aku akan mengikuti acara seperti itu,' pikir Silverius tak lama kemudian sambil berbalik dan mulai menjauh. Meskipun begitu, pikirannya yang masih tertinggal pada papan pengumuman tadi membuatnya tidak begitu berkonsentrasi pada langkah yang diambilnya sehingga ketika dia kembali fokus untuk menjauh, dia menyadari bahwa dia telah berada terlalu dekat dengan seseorang sehingga pria Jepang itu pun terhuyung.


Spoiler:
 
Back to top Go down
View user profile http://malesishere.wordpress.com
Blanka Ormondi Demetros

avatar

Posts : 116
Umur : 28

Biodata
Posisi: Exorcist
Cabang: Asia
Umur: 23 tahun

PostSubject: Re: [Pre-Event] Silverius Girlani - Blanka Ormondi Demetros   8th July 2010, 02:58

Jika pria dengan sepasang obsidian yang dulu menemuinya beberapa hari lalu tersebut menghindarinya secara sengaja, Blanka melakukan yang sebaliknya. Memang dia tidak aktif bertanya atau berkeliling markas demi mencari sosok berbalut pakaian hitam tersebut namun setiap kali ia melintas lorong atau berjalan tanpa arah iris ambernya selalu berusaha menangkap jejak bayangan milik Silverius Girlani.

Yang akhir-akhir ini semakin jarang terlihat.

Bisa saja ia menemui pria itu di kamarnya, menanyakan semua tanda tanya yang sejak saat itu bergelantungan seraya membanjiri benaknya. Namun, tidak mungkin kan dia melakukannya? Kita membicarakan Blanka disini, oke? Bukannya ia tak memiliki keinginan, hanya saja ia sendiri merasa bahwa cepat atau lambat mereka akan bertemu. Daripada mendatangi pria tersebut secara tiba-tiba di kamarnya sang wanita Hungaria tersebut kali ini membiarkan jalan mereka dipertemukan oleh takdir, kebetulan, keberuntungan, ikatan, atau apapun namanya itu. Ia hanya berharap bahwa kali ini nasib berbaik hati padanya setelah semua kemalangan yang ia alami.

Dan dapat dikatakan juga kalau apa yang dilakukan pemuda tersebut berdampak--setidaknya--cukup baik padanya. Semua tanda tanya yang dipasakkan pria itu dalam-dalam membuat pikirannya sibuk sehingga wanita yang pernah menikah ini hampir tak pernah mengingat keping kenangan kelam yang selama ini menghantuinya. Secara tanpa sadar pun manik ambernya menatap telur kaca yang ia letakkan di mejanya, satu dari beberapa hal yang menyebabkan ia semakin teringat pada Silverius dengan intensitas serta frekuensi yang meningkat cukup tajam.

Tanpa terasa pun kali ini malam telah menyelimuti bumi, entah malam yang ke berapa di hidup Blanka. Wanita berambut ombak tersebut berjalan keluar dari pembaringannya menuju ke satu tempat yang sedari tadi belum ia sambangi. Kantin markas Black Order Cabang Asia. Tak heran kalau tubuhnya kurus langsing seperti itu--ditambah porsi makannya yang minim, kalau tidak didesak oleh kebutuhan satu itu pun ia pasti enggan keluar kamar. Jadi boleh dibilang sekarang Blanka sangat membutuhkan asupan gizi.

Tetapi, ternyata nasib memiliki rencananya sendiri untuk hari ini.

Ia tertabrak sesuatu, tunggu sebenarnya frasa tertabrak memiliki artian sedikit berbeda di sini. Ia tertabrak, secara mental saat seorang pria terhuyung ketika nasib mempertemukan mereka. Blanka menunjukkan ekspresi keterkejutan tipis di raut wajahnya sementara pria tersebut sepertinya pun juga merasakan yang sama, sesaat tadi jantungnya seperti hendak meloncat keluar dan rasa-rasanya oksigen di sekitar mereka menipis sehingga Blanka harus menarik napas dalam terlebih dahulu sebelum sebuah nama akhirnya terucap daripadanya.

"...Girlani..?"

Blanka menatap Silverius lekat-lekat, tanpa mimik dingin yang selalu terlukis di wajanya. Mungkin es yang membekukan dirinya mulai mencair, sehingga sorot keemasan miliknya memancarkan kesan yang lebih hangat. Serta rasa keingintahuan yang lama-lama semakin mengusik.

Wanita yang telah berganti usia menjadi dua puluh tiga tahun tersebut berdiri sambil menunggu Silverius memantapkan tubuhnya. Saat ini ia tak dapat memungkiri kalau ia tak ingin Silverius bangkit hanya untuk meninggalkannya begitu saja. Dan walaupun segala perhatiannya tertuju pada pria keturunan Jepang di hadapannya ia masih menyadari keramaian di dalam kantin yang tak jauh dari sana.

Namun, ada hal yang lebih menarik atensinya sekarang.




Back to top Go down
View user profile
Silverius Girlani

avatar

Posts : 97
Umur : 25
Pemilik : Woof

Biodata
Posisi: Exorcist
Cabang: Asia
Umur: 22

PostSubject: Re: [Pre-Event] Silverius Girlani - Blanka Ormondi Demetros   10th July 2010, 13:50

Orang bilang, "devil's work is child's play," dan melihat bagaimana nasib mempermainkan Silverius sekarang, nampaknya nasib tergolong sejenis dengan "devil's work" di atas. Usaha Silverius untuk menghindari Nona Demetros pun menjadi sia-sia tatkala dia bertemu dengan wanita Hungaria itu sekarang; dan untuk sesaat sepercik emosi kaget menghiasi wajah pria Jepang itu, yang tidak berubah banyak ketika dia menyadari siapa yang baru ditabraknya, yang sekarang tengah memanggil namanya.

"Ya?" respon Silverius dengan nada serak yang dibumbui campuran emosi lainnya yang nampaknya kontras dengan ekspresi yang tersirat dari tatapan si wanita Hungaria yang terlihat mengilat di bawah cahaya. "Nona Demetros?" tambahnya lagi setelah dia bangkit berdiri dengan menyandarkan satu tangannya kepada papan pengumuman untuk menegakkan badannya. Untuk sesaat matanya melirik ke sana-kemari, berusaha mencari jalan keluar, yang sayangnya belum ditemukannya. Sepercik kegelisahan tertahan pada kedua mata pria Jepang itu yang yakin bahwa dia harus cepat-cepat menemukan jalan keluar atau satu-satunya argumen yang selama ini menahannya untuk tidak berdialog dengan wanita Hungaria di hadapannya ini akan luluh.
Back to top Go down
View user profile http://malesishere.wordpress.com
Blanka Ormondi Demetros

avatar

Posts : 116
Umur : 28

Biodata
Posisi: Exorcist
Cabang: Asia
Umur: 23 tahun

PostSubject: Re: [Pre-Event] Silverius Girlani - Blanka Ormondi Demetros   11th July 2010, 17:11

Entah kenapa nampaknya cukup susah bagi Silverius untuk menanggapi dirinya. Ia tampak... aneh dan gugup, dengan alasan yang tak diketahui oleh wanita tersebut. Tatapan pria itu tampak tak fokus, bahkan setelah ia balas menyapanya.

"Panggil aku Blanka, Ez├╝st..." tukas wanita berambut nyaris putih itu dengan kata sapaan yang rasanya sudah sangat lama tak ia gunakan. Ia pun masih berbicara dengan suaranya yang lirih, sedikit terbata-bata. Untungnya mereka berdiri tak berjauhan sehingga seharusnya SIlverius pun bisa mendengarnya.

Lebih penting daripada itu, ia ingin Silverius memanggil nama kecilnya saja. Sungguh kejadian yang langka, seharusnya kau senang karena ini, Silverius. Blanka sendiri, selain tak keberatan diapnggil dengan nama kecilnya ia juga menginginkan pemuda Jepang tersebut memanggilnya demikian.

"...kenapa kau terlihat begitu...gelisah?"

Manik ambernya menatap lurus pada Silverius, memang selama ini ia bertanya-tanya perihal kejadian beberapa hari yang lalu. Ia ingin menanyakannya pada Silverius ketika mereka bertemu namun alih-alih membersihkan semua tanda tanya di benaknya ia mengucapkan hal lain.

"Kemarin..." suara lirih tersebut berhenti sejenak, sang wanita Hungaria mendongakkan wajahnya untuk memandang Silverius dengan lebih jelas. Sekali hembusan nafas ringan terdengar darinya sebelum ia berucap: "...terimakasih banyak."

Ya, dia memang belum sempat mengucapkan satu pun kata terimakasih pada sang pemuda, satu-satunya orang yang memberinya hadiah setelah sekian lamanya.

Back to top Go down
View user profile
Silverius Girlani

avatar

Posts : 97
Umur : 25
Pemilik : Woof

Biodata
Posisi: Exorcist
Cabang: Asia
Umur: 22

PostSubject: Re: [Pre-Event] Silverius Girlani - Blanka Ormondi Demetros   15th July 2010, 18:05

Waktu terus berjalan, dan nampaknya Silverius masih sulit menemukan jalan keluar dari pertemuannya dengan Nona Demetros malam ini. Juga nampaknya akhirnya nasib benar-benar berhasil menjeratnya ketika wanita Hungaria itu kembali berbicara dan memintanya untuk memanggilnya dengan nama depannya saja - Blanka - yang benar-benar menyihir Silverius untuk diam di tempatnya sekarang, dan perlahan-lahan menatap wanita berambut nyaris putih itu yang entah bagaimana caranya selalu memandang lurus ke depan; seolah-olah yakin bahwa dia dapat menghadapi semuanya yang akan datang kepadanya, atau bahwa dia tidak peduli pada apapun yang ada di sekitarnya. Yang terakhir nampaknya perlu diragukan melihat kalimat berikutnya yang diucapkan wanita Hungaria itu.

"... kenapa kau terlihat begitu... gelisah?"

'Err, mengapa?'

Pertanyaan tadi nampaknya telah membenturkan semua argumen Silverius yang masih tersisa di dalam benaknya, dan pria Jepang itu menundukkan kepalanya sejenak sementara pertanyaan tadi mulai memenuhi benaknya dengan cepat tanpa perlu berkembang biak secara mitosis. Kalau dipikir-pikir, memang Silverius tidak tahu mengapa dia harus menghindari Nona Demetros - ralat, Blanka. Pria Jepang itu memang melakukan kesalahan, tetapi setelah dipikir lagi sekarang, kelihatannya itu kurang tepat untuk dijadikan alasannya menghindari Blanka. Pria Jepang itu hanya merasa bodoh, itu saja. Apakah itu salah? Semua orang pasti pernah melakukannya, bukan?

"Kemarin... terima kasih banyak."

Rasanya seekor kupu-kupu telah menemukan jalan masuk ke dalam perut Silverius karena pria Jepang itu dapat merasakannya ketika Blanka berterima kasih kepadanya. Jelas ini tidak disangkanya, yang beranggapan kalau Blanka telah melupakan hari ulang tahunnya sendiri. Disambung dengan pikiran-pikiran mengenai alasannya menghindari Blanka, nampaknya Silverius berhasil menemukan kepercayaan dirinya lagi; yang terlihat dengan tegaknya kembali kepala pria Jepang itu.

"Oh, sama-sama," respon pria Jepang itu yang sebenarnya merasa sedikit canggung berbicara, seolah-olah dia sudah tidak berbicara dalam waktu yang lama - yang memang benar, terutama kepada wanita Hungaria di hadapannya itu. "Jadi, kamu menyukainya?" sambung Silverius lagi sambil menjaga jawaban pertanyaan pertama Blanka di dalam benaknya. Jelas dia tidak boleh kehilangan jawaban itu lagi baik untuk kebaikan dirinya sendiri... dan mungkin kebaikan wanita Hungaria itu.
Back to top Go down
View user profile http://malesishere.wordpress.com
Blanka Ormondi Demetros

avatar

Posts : 116
Umur : 28

Biodata
Posisi: Exorcist
Cabang: Asia
Umur: 23 tahun

PostSubject: Re: [Pre-Event] Silverius Girlani - Blanka Ormondi Demetros   25th July 2010, 09:41

"Jadi, kamu menyukainya?"

Mendengar pertanyaan tersebut sesuatu terlihat berubah di mimik mukanya, sebuah senyuman tipis dalam diam terlihat di paras Blanka. Ia tak mengatakan apapun untuk mengiyakan atau menyanggah pertanyaan Silverius karena apa yang ingin ia sampaikan sudah tergambarkan secara nyata pada bibirnya. Ya, Blanka memang menyukainya, dan bukan hanya karena benda tersebut semata.

Dan ia memilih untuk menyampaikan hal tersebut dengan sesuatu hal yang sangat jarang ia lakukan; senyuman.


...sampai ia teringat kembali sebuah pertanyaan lainnya. Tapi nampaknya in bukanlah waktu yang tepat. Lihat saja tempat mereka berdiri sekarang kan. Lorong Black Order jelaslah bukan tempat yang tepat untuk membicarakan sesuatu, apalagi jika lokasinya dekat dengan salah satu pusat hiruk pikuk di sana.

Oh ya, hiruk pikuk yang terasa begitu berbeda daripada biasanya, rasa-rasanya pun saat jatah makan dibagikan bagian kafetaria tak pernah seramai ini. Dan tentu saja bagi Blanka--yang sedari tadi hanya meringkuk di sarangnya--ia sama sekali tak tahu menahu soal Valentine Grand Ball.

Menatap Silverius sekilas, walau senyuman tipis barusan sudah menguap, bertanya pelan padanya.

"...kau tahu kenapa hari ini... tampak lebih ramai?"
Back to top Go down
View user profile
Sponsored content




PostSubject: Re: [Pre-Event] Silverius Girlani - Blanka Ormondi Demetros   

Back to top Go down
 
[Pre-Event] Silverius Girlani - Blanka Ormondi Demetros
Back to top 
Page 1 of 1
 Similar topics
-
» [Event] Wares for all (April 15th, 2012 - 12:00 EST / 17:00 GMT)
» Do. Not. Panic! [Heart-Swap Event]
» [Event] Treasure island?
» Nichy's Birthday - Event by DM Shimmer
» The Unstable World [EVENT]

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Black Order Headquarters :: Black Order Archives :: Incomplete Tales-
Jump to:  
Create a forum on Forumotion | Roleplay forums | D.Gray-Man RPG | © phpBB | Free forum support | Contact | Report an abuse | Forumotion.com