An Indonesian D.Gray-Man original character (OC) roleplay forum. Set in an alternate 1880s.
 
HomeFAQCalendarSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in
Time

Selamat datang di Black Order Headquarters! Waktu dunia Black Order HQ saat ini adalah: Februari 1880

[CENTRAL] musim dingin, bersalju dan hawa menusuk

[ASIA] musim dingin, sejuk namun kering

[AMERICA] musim dingin, badai salju di akhir bulan

[AFRICA] musim dingin, sedikit salju di awal bulan

Acara mendatang:

- Valentine Grand Ball

(Kontak staf jika memiliki ide)

Shoutbox

ShoutMix chat widget
Affiliates

ClampFactory Al'loggio

code-geass

tenipuri-indo

Saint-Sanctuary

Neverworld

Aria Academy High School Fighter Role Play Forum

Don't be shy, affiliate with us!
 
Latest topics
» Free Talk
by Ravel Kohler 21st December 2015, 17:50

» [AMERICA] Unusual Training
by Keith Warringstate 21st June 2011, 23:10

» English Free Talk
by Wilhelm U. Smith 19th February 2011, 21:17

» [Central] The History Might Have Recorded Us
by Fuchsia Scarlet 13th February 2011, 12:21

» [CENTRAL] Looking Around
by Lumiere A. Etoile 6th February 2011, 20:13


Share | 
 

 [AMERICA] Fade Out

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
Gray L. Claude

avatar

Posts : 56
Umur : 24
Pemilik : Al2SiO5

Biodata
Posisi: Exorcist
Cabang: Amerika Utara - Selatan
Umur: 19

PostSubject: [AMERICA] Fade Out   30th June 2010, 09:45

Ruang Tamu
10.16, 9 Februari 1880

Gray Levantine Claude berjalan tak tentu arah.

Oke, jujur saja baru pertama kali ia merasakan hal semacam ini. Bagian sekitar diafragmanya seperti tertekan, jantungnya berdebar dengan tempo yang cukup cepat, tapi tak ada apapun yang melintas di otak pemuda berambut abu itu selain acara Valentine Grand Ball.

Gray sama seperti kebanyakan orang di markas Amerika itu. Ia ingin pergi ke sana, menikmati suasana pesta dansa yang belum pernah dirasakannya, makanan kecil yang enak, dan tentunya berdansa. Seharusnya ia senang kedua sahabatnya, Estrella dan Dai Fong, pergi ke sana bersama rekan-rekan lainnya yang sudah berpasang-pasangan. Tapi entah kenapa, ada sedikit kata hatinya yang tidak setuju dengan ide itu. Bukan ide sih, tapi kenyataan. Ia juga ingin melihat ekspresi senang Estrella saat berdansa dengannya dan sosok gadis itu memakai gaun yang cantik.

"Hng...." Gray mendesah pelan. Perasaan apa sih ini. Ia jadi sebal sendiri.

Gray menggelengkan kepalanya keras-keras. Sudah, lupakan saja hal itu. Toh semuanya sudah terjadi. Ia hanya bisa menanti cerita dari mereka yang pergi ke sana.

...Nah lho. Sekarang ia ada di mana? Saking rumetnya ia sampai tak memperhatikan ke mana ia berjalan. Padahal cabang Amerika ini sangat luas untuknya. Bagaimana kalau ia terus tersasar sampai entah di mana?

"Haloo? Ini di mana?" teriaknya keras-keras. Ruangan ini tampak kosong, tak terpakai? Aduh, ini di mana sih?


Limited buat yang ngga pergi ke VGB~~
Back to top Go down
View user profile
Sean L. O. T. Hilliard

avatar

Posts : 12

Biodata
Posisi: Section Leader
Cabang: Amerika Utara - Selatan
Umur: 24 y/o

PostSubject: Re: [AMERICA] Fade Out   30th June 2010, 10:54

Menatap sekilas dokumen-dokumen di meja kerjanya. Menghela nafas perlahan karena hal tersebut. Bukan, ia bukannya berkeluh kesah karena semua pekerjaan yang memang menjadi tanggungannya ini. Hanya saja, memikirkan adik perempuannya tersebut--masih belum menunjukkan reaksi perubahan berarti untuk setidaknya berusaha menatap wajahnya barang semenit sekalipun. Mungkin Reanne memang sangat membencinya--hingga berbuat seperti itu. Salahnya jugakah? Tidak tahu.

Disini terus bukan hal yang bagus.

Lebih baik ia pergi sesaat hanya sekadar untuk menghirup udara luar. Pekerjaan miliknya tak ia tinggalkan, tenang saja, hanya membutuhkan sedikit relaksasi mengingat ia jarang melakukan hal macam ini. Melihat suasana yang agak berbeda di luar. Ah ya baru teringat kalau sebentar lagi acara pesta dansa akan dimulai. Ia sendiri bahkan melupakan hal tersebut, karena sesungguhnya tak terlalu mempedulikannya. Pengalaman pesta dansa bukannya tak pernah ia lakukan dengan keluarga Hilliard yang hampir empat kali seminggu diadakan dalam kediamannya. Sesungguhnya ia memang tak terlalu tertarik dengan keramaian tersebut.

Lebih memikirkan adik perempuannya. Apa dia juga pergi ke pesta tersebut? Kalaupun pergi--tentunya gadis itu tak akan mau ia ikut campur dalam urusannya kan? Menarik nafas panjang sekali lagi seraya tungkai diarahkan ke ruang tamu cabang Amerika ini. Mau apa disana? Tidak apa-apa, hanya bermaksud melihat-lihat saja, sesuai tujuan awalnya untuk sekadar mengganti suasana. Suara seseorang di dalamnya, berhenti sesaat di ambang ruang tamu tersebut. Seorang pemuda, kalau tidak salah seorang Exorcist beridentitaskan Gray Claude. Mengapa berteriak seperti itu?

"Sir Claure apa maksudmu? Ini Ruang Tamu cabang Amerika kan?", mengulaskan senyum khasnya seraya menghampiri. Ia hanya cukup heran dengan kelakuan pemuda tersebut.
Back to top Go down
View user profile
Louis Eastwood

avatar

Posts : 30
Umur : 28
Pemilik : LLJ

Biodata
Posisi: Exorcist
Cabang: Amerika Utara - Selatan
Umur: 16

PostSubject: Re: [AMERICA] Fade Out   1st July 2010, 20:45

Menguap lebar. Aaah, capeknya. Berjalan sambil memanggul Innocence salib berukuran besar itu memang merepotkan dan melelahkan. Salah satu dampaknya yang ia rasakan sekarang ini adalah kaku leher. Nyeri otot yang paling membuatnya sebal karena sakitnya bisa menjalar sampai ke pelipis dan menyebabkan migrain. Kali ini, leher kanan. Semoga besok leher kirinya tidak tertular.

Huff~ berjalan menyusuri koridor demi koridor, sampailah ia pada Ruang Tamu Cabang Amerika Utara - Selatan milik organisasi rahasia pembasmi Akuma. Louis Eastwood memutar matanya menelusuri denah ruangan dan menemukan kursi.

Duduk, duduk...

Meletakkan salibnya di sandingnya, pemuda berdarah campuran Kanada - China ini menggeliat, sebelum akhirnya mengempaskan dirinya ke atas kursi dan merasakan enaknya punggung tanpa beban--kecuali leher kanannya yang kaku.

Sudah ada dua orang lain di dalam ruang yang sama. Keduanya terlibat percakapan yang menarik, walau Louis tak tahu bagaimana awalnya. Pemuda linglung (?) dan seorang staf berseragam jas laboratorium.

Hm?

Duduk manis, menyangga dagu dengan tangannya yang ditopang di atas lututnya. Memerhatikan tingkah keduanya.


OOC: webe u__u
Back to top Go down
View user profile http://inyourheart.playblogger.com/index.htm?mod=profile
Wilhelm U. Smith

avatar

Posts : 72
Umur : 23
Pemilik : Indigo

Biodata
Posisi: Exorcist
Cabang: Amerika Utara - Selatan
Umur: 17

PostSubject: Re: [AMERICA] Fade Out   16th July 2010, 08:00

Wilhelm berjalan pelan ke arah ruang tamu markas Black Order cabang Amerika Utara - Selatan. Di hari yang lumayan dingin ini, tak ada hal yang harus dilakukannya. Aktivitas Earl berkurang akhir-akhir ini, dan hampir seluruh personel markas disibukkan dengan Valentine Grand ball. Hampir, karena bocah satu ini bukanlah salah satu diantara kebanyakan orang itu.

Dia tidak merasa frustasi atau apa, --lagipula, siapa juga di markas ini yang mau pergi bersamanya?-- masalahnya sekarang ia merasa jadi semacam pengangguran. Buku-buku tentang bela diri senjata yang dimilikinya sudah habis dibaca, dan dengan cuaca yang seperti ini, normal bagi orang sepertinya untuk merasa malas berlatih. Jadi?

Sekarang ia berniat untuk berjalan-jalan ke... yah, jalanan. Mungkin dia bisa menemukan teman-teman lamanya --meskipun sudah lama sekali ia tidak kembali, disibukkan tugasnya sebagai Exorcist, paling tidak mereka lebih normal daripada orang-orang disini --bukannya Wil tidak suka akan hal itu, dia hanya merasa... tertinggal.

Namun sesampainya di ruang tamu, ia menangkap dua sosok orang yang sedang mengobrol --setidaknya mereka terlihat seperti itu-- di tengah ruangan. Dan duduk di samping ruangan, adalah... Louis. Exorcist baru yang sebaya dengan bocah berambut hitam ini.

'Hmmmm, maybe i should greet him. People around my age aren't that many around here,' pikir pemuda ini. 'Furthermore, he seems... normal.'

"Hey there... um... Louis Right?" sambil membetulkan baretnya yang hampir jatuh, ia menyapa Exorcist yang sedang duduk itu.
Back to top Go down
View user profile http://myonlinemind.tumblr.com
Gray L. Claude

avatar

Posts : 56
Umur : 24
Pemilik : Al2SiO5

Biodata
Posisi: Exorcist
Cabang: Amerika Utara - Selatan
Umur: 19

PostSubject: Re: [AMERICA] Fade Out   16th July 2010, 08:35

"Sir Claure apa maksudmu? Ini Ruang Tamu cabang Amerika kan?"

Gray menoleh ke arah sosok yang memberikan jawaban. Rupanya seorang pria berambut cokelat...yang (maaf sekali) belum pernah Gray lihat sebelumnya. Mungkin sudah sih, tapi kadang ingatan pemuda yang sempat tinggal lama di China ini cukup parah. Otak Gray tidak separah itu kok, cuma ia sering melupakan hal-hal yang dianggap tidak terlalu penting. "Ruang tamu ya? Anda siapa?" tanyanya polos sambil menyengir santai.

Merasa senang karena ada teman yang tidak pergi ke Eropa untuk acara pesta dansa Valentine, Gray senyum-senyum sambil sedikit bersenandung. Rupanya bukan cuma dia yang tidak laku.

Instingnya tiba-tiba menguat. Ia merasakan orang lain di ruangan itu dan benar saja. "Louis! Kau juga tidak pergi?" tanyanya setelah menemukan sosok rekan Exorcist-nya, Louis Eastwood, yang sedang duduk santai sambil memperhatikan Gray dan orang tak dikenal itu. Dengan langkah santai pemuda heterochromia berjalan menuju tempat duduk Louis. "Di ruang tamu boleh duduk-duduk, kan?" tanya Gray pada si pria berambut cokelat yang sebenarnya adalah Section Leader itu. Hanya memastikan, siapa tahu ternyata tidak boleh sembarangan di ruang tamu ini.

"Hey there... um... Louis Right?"

"Aku kira semua pergi ke Inggris kecuali aku, lho. Kalian sama-sama tidak dapat pasangan ya?" ujarnya sambil menyengir lagi saat melihat Exorcist lain, Wilhelm, yang sedang menuju ke tempat duduk Louis.

"Wil, Wil, kau bawa pisau tidak?"

Rasa lega dan senang karena ada teman tentunya belum lengkap kalau belum ada "pertumpahan darah" kan? Setidaknya di pikiran Gray sekarang cuma ada hal itu. Tembok jauh sih...
Back to top Go down
View user profile
Sean L. O. T. Hilliard

avatar

Posts : 12

Biodata
Posisi: Section Leader
Cabang: Amerika Utara - Selatan
Umur: 24 y/o

PostSubject: Re: [AMERICA] Fade Out   17th July 2010, 08:49

Sebenarnya bukan tak mungkin seorang pemuda dari cabang itu sendiri tersesat walau nyatanya sudah lama menetap disini. Setahunya pemuda Exorcist di hadapannya cukup lama berada disini--atau tidak? Entahlah, dengan pekerjaannya yang seperti ini, ia memang cukup mengenal nama-nama yang ada di cabang Amerika walaupun nyatanya tak mengenal ataupun berbicara salah satu dari daftar tersebut. Cukup beruntung dapat mengingat jika tidak ingin mengalami kesalahan mengenali orang hanya dengan modal nama.

Kembali mengulas senyum kecil ketika mendengar respon pertanyaan yang bersangkutan. "Ya, ruang tamu", jeda. Dan Sean siapa, huh? Sean ya Sean, walau identitasnya memang tak begitu diketahui mengingat masa lalunya cukup berkelumit karena insiden tersebut. "Anggap saja orang yang hendak pergi ke ruang tamu ini dan kebetulan bertemu anda, pemuda Exorcist", identitas dan jabatan tak diperlukan untuk sekadar memperkenalkan diri kan? Sekadar nama sih--mungkin nanti.

Dengan kedatangan dua orang lainnya yang berjabatan sama dengan si pemuda.

"Selamat pagi Exorcist--Eastwood dan Smith?", tidak salah mengingat kan dia? Semoga saja. Dan mengangguk kecil mendengar pertanyaan lugu pemuda itu kembali. "Ah tentu saja", bukankah memang fasilitas tersebut sengaja digunakan untuk para anggota di dalamnya bersantai, hm? Walau agak sedikit heran dengan bagian pertanyaan apakah ada yang membawa pisau. Memangnya untuk apa benda berbahaya seperti itu?
Back to top Go down
View user profile
Louis Eastwood

avatar

Posts : 30
Umur : 28
Pemilik : LLJ

Biodata
Posisi: Exorcist
Cabang: Amerika Utara - Selatan
Umur: 16

PostSubject: Re: [AMERICA] Fade Out   17th July 2010, 15:58

Menguap.

Ini bulan Februari dan di papan pengumuman seksi Diplomasi dan Komunikasi terpampang sebuah pengumuman mengenai event terpenting dalam sejarah--Valentine. Hari istimewa bagi berpasang-pasang kekasih di segala penjuru dunia yang merayakannya. Sayangnya, Louis tidak termasuk ke dalam 'pasangan kekasih' itu. Ia tak terbiasa hidup membagi perasaan selain kepada adik perempuannya tercinta.

Si cantik Mary yang telah tiada.

Dan disodori pengumuman yang ditulis di atas lembar kertas yang cukup besar, ekspresi Louis hanya seperti orang bodoh yang diingatkan bahwa satu ditambah satu sama dengan dua. Dan sebuah pertanyaan muncul di balik benaknya: lantas mengapa?

Itulah yang menjadi alasan ia kini berada di ruang tamu, menonton adegan sobat Exorcist-nya di sana sedang berbicara dengan sang Kepala Bagian. Louis tak begitu mendengar apa isi pembicaraan mereka, tapi ia mendengar jelas panggilan Gray si rambut abu-abu ketika pemuda jangkung itu berjalan mendekatinya.

"Haha," Louis tertawa.

Dan panggilan lain kepadanya datang dari sampingnya. Seorang Exorcist juga. Hampir sama jangkungnya dengan Gray. Menyapanya dengan ramah, dibalasnya juga dengan ramah sekalipun rasanya ia belum lama melihatnya (hanya sepintas-sepintas).

"Hi there," pemuda campuran Kanada - China ini tersenyum. Louis lebih mirip ibunya, maka raut oriental akan lebih terlihat di sana. Rambut cokelatnya itu mungkin menjadi salah satu ciri yang tak dimiliki oleh suku mongoloid. Diwarisi dari ayahnya.

Gray bertanya soal pisau, membuat Louis mengangkat alis cokelatnya. Melebarkan matanya. Mau apa?

Ah, Louis mungkin sedikit diam hari ini. Ada sesuatu yang sedang dipikirkannya.
Back to top Go down
View user profile http://inyourheart.playblogger.com/index.htm?mod=profile
Wilhelm U. Smith

avatar

Posts : 72
Umur : 23
Pemilik : Indigo

Biodata
Posisi: Exorcist
Cabang: Amerika Utara - Selatan
Umur: 17

PostSubject: Re: [AMERICA] Fade Out   18th July 2010, 08:58

'Ah, ternyata Gray,' pikir Wil ketika ia kedua sosok di tengah ruangan itu berhenti berbicara dan salah satunya ikut melangkah ke arah Louis yang sedang duduk. Mungkin rencananya untuk berjalan-jalan bisa ditunda, mengingat banyak orang disini, dan mungkin akan lebih baik untuk bersosialisasi dengan teman-temannya di markas. 'Eh? Tapi bukannya Gray...' Iris hitam Exorcist muda itu melirik ke atas, mengingat-ingat sesuatu.

"Aku kira semua pergi ke Inggris kecuali aku, lho. Kalian sama-sama tidak dapat pasangan ya?"

'Sebentar...' kejanggalan itu sebenarnya ada di otaknya, namun entah kenapa kemampuan berpikirnya yang rata-rata tidak bisa langsung menemukannya. Wilhelm terdiam sejenak, sibuk mengaduk pikirannya sendiri, hingga ia lupa menjawab pertanyaan Gray.

"Wil, Wil, kau bawa pisau tidak?"

Sampai ia tersentak oleh pertanyaan yang ditujukan kepadanya itu.

"Ah, tidak sih..." ia menjawab seadanya, nampaknya masih terganggu dengan pikirannya yang tadi. "Tapi aku bisa saja menggunakan Theou untuk menghasilkan pisau," tambahnya setelah teringat akan kekuatan Innocence-nya sendiri. "Eh, sebentar. Untuk apa?" dan akhirnya otaknya dapat melihat keanehan dari permintaan Gray itu. Lalu, akhirnya...

Dia menyadari kejanggalan yang dari tadi dirasakannya.

"Gray? Kau tidak pergi ke Grand Ball bersama Estrella?" yap, karena setahu bocah Amerika ini, Estrella dan Gray cukup dekat. Mereka dan Dai Fong, tentunya, tapi sejauh pengetahuan Wil, seniornya yang satu itu bukanlah orang yang suka berpesta. Jadi, berdasarkan seluruh informasi ini, jelas kalau dia menyimpulkan bahwa Estrella akan pergi bersama Gray.

"Selamat pagi Exorcist--Eastwood dan Smith?"

Namun perhatiannya sudah teralihkan lagi oleh salam yang dilontarkan pria satu lagi... Section Leader Hilliard. Sepertinya pria yang satu itu cukup merakyat, karena ia mengenali Wil --yang, istilahnya, bayangannya tipis, meskipun sepertinya agak tidak yakin pada sapaannya tadi.

Namun tentu saja Exorcist muda ini mengenali Section Leader tersebut, maka ia menjawab salamnya dengan sopan, "Selamat pagi, Section Leader Hilliard."

Dan saat itu, perhatiannya sudah beralih dari Gray. Ah, pemuda yang satu ini memang kurang sensitif --lebih tepatnya, memiliki kesensitifan yang biasa.
Back to top Go down
View user profile http://myonlinemind.tumblr.com
Gray L. Claude

avatar

Posts : 56
Umur : 24
Pemilik : Al2SiO5

Biodata
Posisi: Exorcist
Cabang: Amerika Utara - Selatan
Umur: 19

PostSubject: Re: [AMERICA] Fade Out   19th July 2010, 19:41

"Anggap saja orang yang hendak pergi ke ruang tamu ini dan kebetulan bertemu anda, pemuda Exorcist"

Gray mengerutkan keningnya dan sedikit cemberut. Apaan sih, sok misterius (?). Tapi yah, terserah dia saja deh. Mungkin jabatannya cukup tinggi sehingga ia ingin sedikit merahasiakan identitasnya? Siapa tahu saja, Gray tak terlalu peduli. Gray juga sedikit bingung saat melihat rekan Exorcistnya, Louis, hanya tertawa kecil dan memberikan sedikit respon.

Lalu Exorcist yang satunya membalas pertanyaan tentang pisau, yang rupanya diikuti sedikit kekecewaan karena pemuda itu tidak membawa pisau kecuali Innocence-nya yang bisa berubah bentuk itu. [color=silver]"Yaah, ya sudahlah, nanti saja," jawabnya singkat sambil senyum. "Untuk apa? Ya seperti yang biasa itu lah, sedikit saja untuk menambah kesenangan hari ini."

"Gray? Kau tidak pergi ke Grand Ball bersama Estrella?"

....

Oh, kenapa harus membawa hal itu lagi sih, Wilhelm. Raut wajah Gray yang asalnya ceria dan santai langsung bertransformasi menjadi sedikit gloomy. "Estrella...sudah lebih dulu diajak Dai Fong. Estrella tidak menolaknya...begitulah," Banyak jeda di kalimatnya sebagai pertanda sedikit keraguan untuk mengungkapnya. Gray menyesal tidak mengajak Estrella sedikit saja lebih cepat. Akhirnya selama beberapa jam Gray mendekam di kamarnya untuk melakukan kebiasaannya. Buktinya sedikit memar di dahinya yang tidak terlalu kelihatan karena terhalang poni dan headbandnya. Sedikit bercak darah juga tampak di kain putih yang selalu dipasang di kepala berambut keabuan. Gray berusaha keras mencuci noda itu karena tak mau sampai kelihatan Estrella atau Violetta...

...Tunggu, sejak kapan Gray jadi peduli pada Vio?

"Wil sendiri bagaimana? Louis dan Tuan..."

"Selamat pagi, Section Leader Hilliard."

Oh, namanya Hilliard toh. "...Tuan Hilliard juga kenapa tidak pergi?"

Tunggu, jadi tuan itu adalah Section Leader? Astaga, Gray harus lebih sopan kalau begitu! Ugh, rasanya Gray harus mendekam lagi di kamar seperti kemarin itu. Mumpung tidak ada Estrella.
Back to top Go down
View user profile
Sponsored content




PostSubject: Re: [AMERICA] Fade Out   

Back to top Go down
 
[AMERICA] Fade Out
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1
 Similar topics
-
» Kids in America - Digimon RP
» Kids in America - Digimon RP
» Fallout Equestria: All That Remains
» Made In Native America
» Digimon: Kids in America [Jcink]

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Black Order Headquarters :: Branches :: American Branch-
Jump to:  
Free forum | © phpBB | Free forum support | Contact | Report an abuse | Free forum