An Indonesian D.Gray-Man original character (OC) roleplay forum. Set in an alternate 1880s.
 
HomeFAQCalendarSearchMemberlistUsergroupsRegister[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 I_icon_mini_registerLog in
Time

Selamat datang di Black Order Headquarters! Waktu dunia Black Order HQ saat ini adalah: Februari 1880

[CENTRAL] musim dingin, bersalju dan hawa menusuk

[ASIA] musim dingin, sejuk namun kering

[AMERICA] musim dingin, badai salju di akhir bulan

[AFRICA] musim dingin, sedikit salju di awal bulan

Acara mendatang:

- Valentine Grand Ball

(Kontak staf jika memiliki ide)

Shoutbox

ShoutMix chat widget
Affiliates

ClampFactory Al'loggio

code-geass

tenipuri-indo

Saint-Sanctuary

Neverworld

Aria Academy High School Fighter Role Play Forum

Don't be shy, affiliate with us!
 
Latest topics
» Free Talk
[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 I_icon_minitimeby Ravel Kohler 21st December 2015, 17:50

» [AMERICA] Unusual Training
[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 I_icon_minitimeby Keith Warringstate 21st June 2011, 23:10

» English Free Talk
[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 I_icon_minitimeby Wilhelm U. Smith 19th February 2011, 21:17

» [Central] The History Might Have Recorded Us
[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 I_icon_minitimeby Fuchsia Scarlet 13th February 2011, 12:21

» [CENTRAL] Looking Around
[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 I_icon_minitimeby Lumiere A. Etoile 6th February 2011, 20:13


Share
 

 [ASIA] Play with Dokkaebi

Go down 
Go to page : Previous  1, 2, 3, 4  Next
AuthorMessage
Lim Jeong Hu

Lim Jeong Hu

Posts : 172
Pemilik : Cairy
Poin RP : 100

Biodata
Posisi: General
Cabang: Asia
Umur: 33 tahun

[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Empty
PostSubject: Re: [ASIA] Play with Dokkaebi   [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 I_icon_minitime13th January 2010, 22:03

OOC: Waa~ serangan beruntun *plak*


Pening.

Setidaknya dari jutaan rasa yang bisa Jeong Hu rasakan sekarang semua kilapan cahaya di sekitarnya menyapu dan memburam seperti kabut. Berusaha untuk tetap berkonsentrasi pada pertarungan. Memang sulit jadinya kalau serba berpenyakit seperti ini, bahkan untuk memberikan suatu didikanpun rasanya berat sekali. Sejujurnya Jeong Hu telah melanggar janji pada petugas infirmary yang menyuruhnya untuk tidak melakukan latih tarung seperti itu. Namun mau bagaimana lagi, inilah caranya kalau menjadi seorang guru, setidaknya menginginkan para bocah ini bisa mendapat suatu pelajaran di sini.

"Uhuk..." satu batukan harus ia tahan, setelah mendengar suara Glace yang nampak mengetahui hal itu. Menutupnya dengan satu tangan dan kembali berdiri tegap tanpa harus bersandar. Kelemahannya bisa menjadi kelemahan mereka, kalau mereka peduli.

Dokkaebi masih berada pada posisi siaga setelah serangan sebelumnya. Kedua lawannya masih gesit saling menyusun strategi untuk merobohkannya. Beragam serangan untungnya meleset, karena jika tidak, Jeong Hu bisa terkapar juga di sana.

Sekarang harus apa? Setelah Lian Jie berusaha membenamkan serangan di kaki sang monster. Satu serangan meleset, begitu juga dengan satu serangan yang lain. Konsentrasi yang memakan tenaga itu rupanya membuat sang Dokkaebi makin gesit. Bagus juga dia.

Menyerang lagi kah? Tentu sampai tuannya kehabisan nafas.

"Il!" perintah untuk kembali menyerang. Sementara Jeong Hu harus terus menyembunyikan keadaannya.

_________________
Credits : pastelgraffity@LJ

[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 15 [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 16 [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 17

Back to top Go down
View user profile http://cairy.deviantart.com
Chief Supervisor
Admin


Posts : 418

[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Empty
PostSubject: Re: [ASIA] Play with Dokkaebi   [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 I_icon_minitime13th January 2010, 22:03

The member 'Lim Jeong Hu' has done the following action : Roll a die

'6-sided Die' :
[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Die6
Result :
[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Die2 [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Die1

_________________
Name? My name is not important. My job is.
Back to top Go down
View user profile http://blackorder.web.id
Gletsjers van Virchow

Gletsjers van Virchow

Posts : 215

Biodata
Posisi: Exorcist
Cabang: Asia
Umur: 20

[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Empty
PostSubject: Re: [ASIA] Play with Dokkaebi   [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 I_icon_minitime13th January 2010, 23:43

"Robohkan Dokkaebi!" Gumam Lian Jie tepat sesaat setelah ucapan dari mulut Glace sendiri.

"...Oke..." ucap Glace dalam keadaan setengah melamun, entah apa yang dilamunkannya.

Tiba-tiba, Dokkaebi kembali menyerang. Kali ini lebih agresif daripada sebelumnya. Akibatnya, Glace kembali terkena ayunan gada Dokkaebi. Kali ini bagian perut.

"Ukh..." erang Glace agak pelan. Dengan jelas terlihat bahwa kini sekujur perutnya memar.

Tanpa menunggu apapun lagi, ia dengan segera melesat menuju ke arah dokkaebi, bersama Lian Jie tentunya.

"Jadilah back up ku Glace!" tiba-tiba Lian Jie berkata.

"Apakah anak ini sudah gila? Ataukah pendengaranku yang sudah kacau?" pikir Glace dalam hati. Tentu saja, itu karena jarang sekali bahkan mungkin belum pernah Lian Jie memanggilnya dengan nama panggilannya, Glace. Namun, ia tetap diam. Berkonsentrasi untuk menyerang.

Sebenarnya ada satu hal yang membuat Glace agak ragu untuk menyerang. Hal itu adalah suara dari batuk-batuk General Jeong Hu tepat sesaat setelah Glace melancarkan dua serangan telak ke arah Dokkaebi.

"..." alam bawah sadarnya masih berpikir apakah ia harus menyerang atau tidak. Akan tetapi, tiba-tiba terdengar kembali suara seperti sebelumnya.

"Uhuk..." terdengar suara batuk dari General Jeong Hu. Namun, kali ini terdengar seperti terlalu dipaksakan untuk menahan batuk susulan yang berikutnya. Mungkin General Jeong Hu mengisyaratkan untuk tidak ragu-ragu.

"Baiklah!" ucap Glace. Kali ini dengan suara yang lebih mantap. Kemudian membentuk dua bilah pisaunya seperti tadi dan berusaha menebaskan pisau tersebut ke kaki kanan dokkaebi.
Back to top Go down
View user profile http://rosmana.blogspot.com
Chief Supervisor
Admin


Posts : 418

[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Empty
PostSubject: Re: [ASIA] Play with Dokkaebi   [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 I_icon_minitime13th January 2010, 23:43

The member 'Gletsjers van Virchow' has done the following action : Roll a die

'6-sided Die' :
[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Die6
Result :
[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Die5 [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Die2

_________________
Name? My name is not important. My job is.
Back to top Go down
View user profile http://blackorder.web.id
Li Lian Jie

Li Lian Jie

Posts : 346
Pemilik : LLJ
Poin RP : 20

Biodata
Posisi: Disciple
Cabang: Asia
Umur: 14

[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Empty
PostSubject: Re: [ASIA] Play with Dokkaebi   [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 I_icon_minitime15th January 2010, 19:57

Exorcist kecil berkelebatan menghindari serangan-serangan Dokkaebi dengan sama lincahnya. Dia terus mengejar kaki-kaki besar Dokkaebi. Mendapat serangan balasan? Dia sama sekali tak peduli. Baginya sekarang, pertahanan terbaik adalah serangan.

Badannya berkelit menghindari kedua serangan beruntun itu sambil terus maju menyerang, sama sekali tidak mundur untuk mengambil jarak. Lian Jie terus memepeti kaki Dokkaebi dan menghunjamkan Dragon's Heir kepadanya. Terus dan terus!

Kenapa Lian Jie bersikeras menyerang? Tidakkah dia mendengar suara batuk dari gurunya?

Dia dengar dengan jelas.

Lalu kenapa dia meneruskan menyerang?

...

Hanya keheningan yang menguasai hati dan pikirannya. Memangnya apa yang bisa diharapkan sebagai jawaban dari anak berusia empat belas tahun?!

Seandainya ada yang muncul dan berteriak padanya agar ia berhenti dan menyeretnya menjauh dari Dokkaebi. Dia berharap ada yang akan bisa menghentikannya. Karena dia tak tahu apakah yang dilakukannya ini benar.

Sang Guru memintanya untuk mengalahkan Dokkaebi. Namun setiap kali melukai Dokkaebi, gurunya juga ikut terluka.

Oh ya, Li Lian Jie sudah menyadari hubungan keduanya. Berawal dari tindak tanduk Dokkaebi yang membabi buta, Dokkaebi yang melindungi Lim Jeong Hu, dan luka di bahu Dokkaebi yang menyebabkan batuk pertama dari sang Guru. Semuanya teranalisa dengan baik di kepala pemuda itu.

Namun ia sama sekali tak tahu bagaimana harus menyikapi semua ini.

Dragon's Heir masih digunakannya untuk menyerang dan menjaga jarak.
Back to top Go down
View user profile
Chief Supervisor
Admin


Posts : 418

[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Empty
PostSubject: Re: [ASIA] Play with Dokkaebi   [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 I_icon_minitime15th January 2010, 19:57

The member 'Li Lian Jie' has done the following action : Roll a die

'6-sided Die' :
[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Die6
Result :
[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Die5 [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Die4 [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Die1 [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Die1

_________________
Name? My name is not important. My job is.
Back to top Go down
View user profile http://blackorder.web.id
Lim Jeong Hu

Lim Jeong Hu

Posts : 172
Pemilik : Cairy
Poin RP : 100

Biodata
Posisi: General
Cabang: Asia
Umur: 33 tahun

[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Empty
PostSubject: Re: [ASIA] Play with Dokkaebi   [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 I_icon_minitime15th January 2010, 21:20

Serangan, serangan... lagi dan lagi. Bagus, kedua anak ini tidak gentar dengan kondisinya, atau tidak sadar? Yang mana saja tidak masalah selama mereka bisa fokus dengan apa yang menjadi tujuan dari pelatihan ini. Hanya satu sejak awal, jatuhkan Dokkaebi dan rupanya mereka mulai mengerti dengan arti kata itu.

Sang monster terus bergerak, menghindari serangan demi serangan. Glace menyerang, satu... dua... serangan dapat dihindari walau sedikit terkena di bagian terakhir. Tidak sempat dulu istirahat kemudian Lian Jie menyerang, satu... dua... dan serangan berikutnya tidak juga mengenai monster ini.

Serangan mereka menurun? Kenapa? Apakah karena daya juang yang rendah atau terlalu banyak pukulan yang diterima? Gerakan keduanya memang cepat dan keras namun tidak menunjukkan semangat untuk bertarung. Ada apa? Pasti ada keraguan yang membuat mereka berpikir antara menyerang atau tidak menyerang.

Jeong Hu di sudut ruangan sana hanya mengamati, tidak ingin pelatihan ini menjadi percuma karena satu-dua hal yang tidak penting. Ia menekan rasa peningnya sejenak untuk bisa mengonsentrasikan diri pada Dokkaebi. Selanjutnya harus menjadi serangan yang bagus sebelum masa aktif monster mini itu berakhir dan ia kembali menjadi sebongkah bola kaca.

"Il!"

_________________
Credits : pastelgraffity@LJ

[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 15 [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 16 [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 17

Back to top Go down
View user profile http://cairy.deviantart.com
Chief Supervisor
Admin


Posts : 418

[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Empty
PostSubject: Re: [ASIA] Play with Dokkaebi   [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 I_icon_minitime15th January 2010, 21:20

The member 'Lim Jeong Hu' has done the following action : Roll a die

'6-sided Die' :
[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Die6
Result :
[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Die5 [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Die3

_________________
Name? My name is not important. My job is.
Back to top Go down
View user profile http://blackorder.web.id
Li Lian Jie

Li Lian Jie

Posts : 346
Pemilik : LLJ
Poin RP : 20

Biodata
Posisi: Disciple
Cabang: Asia
Umur: 14

[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Empty
PostSubject: Re: [ASIA] Play with Dokkaebi   [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 I_icon_minitime16th January 2010, 12:29

OOC: seranganku gag kena kan karena angka dadunya ==a Ingin hati memeluk Dokkaebi, apa daya tangannya kurang panjang *plak* Laughing angka dadu kali ini pokoknya harus 6!! >_<



Serangan Dokkaebi datang lagi, tapi sama sekali tidak terarah padanya. Ini kesempatan bagus bagi Li Lian Jie untuk terus menyerang kaki-kaki Dokkaebi dan merobohkannya. Dia berputar di udara, mengangkat sebelah sayap Dragon's Heir untuk menyeimbangkannya, kemudian menghantamkan lagi pada kaki Dokkaebi. Kali ini dia tidak menusukkannya, melainkan hanya menghantamkannya seperti gerakan menyapu.

Aneh sekali. Padahal otaknya memerintahkan Innocence-nya untuk menusuk, kenapa jadinya hanya memukul saja?

Satu serangan terakhir dari Exorcist kecil itu dilayangkan dengan kekuatan penuh. Wajahnya sama sekali tidak menunjukkan emosi apapun ketika dia mencabut satu tulang Dragon's Heir, mencari kesempatan yang tepat hingga dia melihat telapak kaki Dokkaebi terangkat, kemudian dengan kecepatan tinggi, dia tancapkan Thorn of the Dragon di telapak kaki kiri raksasa itu.

Itu jika kena. Apabila tidak terjadi sesuatu, maka Thorn of the Dragon pastilah hancur dalam usahanya menancap di kaki Dokkaebi dan dia mungkin tak akan punya kesempatan untuk menghindar.

Guru... latihan ini menyebalkan.
Back to top Go down
View user profile
Chief Supervisor
Admin


Posts : 418

[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Empty
PostSubject: Re: [ASIA] Play with Dokkaebi   [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 I_icon_minitime16th January 2010, 12:29

The member 'Li Lian Jie' has done the following action : Roll a die

'6-sided Die' :
[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Die6
Result :
[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Die2 [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Die6

_________________
Name? My name is not important. My job is.
Back to top Go down
View user profile http://blackorder.web.id
Gletsjers van Virchow

Gletsjers van Virchow

Posts : 215

Biodata
Posisi: Exorcist
Cabang: Asia
Umur: 20

[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Empty
PostSubject: Re: [ASIA] Play with Dokkaebi   [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 I_icon_minitime16th January 2010, 14:25

"Ukh... Kenapa jadi begini?!" pikir Glace sesaat setelah melancarkan dua serangan. Namun, serangan pertama meleset, dan yang kedua kena, tapi hanya sedikit menyerempet.

Diperhatikannya dengan seksama pisau esnya untuk sesaat. Terlihat bahwa kepadatannya sudah berkurang drastis.

"Pantas saja..." pikirnya sembari berpindah ke belakang Lian Jie yang dari tadi terus menyerang.

"Pinjam punggungmu sebentar!" Ucapnya pada Lian Jie pendek sembari menonaktifkan Innocence-nya. Dengan segera ia merogoh kantong bagian dalam jaketnya dan mengambil sebotol penuh cairan berwarna putih agak kekuningan yang berfungsi sebagai penambah cairan tubuh dan meneguknya hingga habis.

Kemudian, ia baru sadar bahwa sejak tadi tidak terdengar lagi suara batuk General Jeong Hu.

"Sudah baikan, atau..." ia berkata dalam benaknya. Tetapi, ia tidak akan mengurangi daya serangnya. Tentu General Jeong Hu akan kecewa dan mungkin marah jika Glace melakukan hal itu.

Dengan segera, Glace kembali merubah posisi. Mengaktifkan Innocence-nya lagi dan kembali dengan dua bilah pisaunya, ia menyerang kembali Dokkaebi. Kali ini ia arahkan ke bekas tusukan Dragon's Heir milik Lian Jie. Ia menyerangnya tanpa ragu-ragu walaupun mungkin saja tidak terlalu efektif karena tubuhnya tidak mungkin akan langsung pulih.
Back to top Go down
View user profile http://rosmana.blogspot.com
Chief Supervisor
Admin


Posts : 418

[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Empty
PostSubject: Re: [ASIA] Play with Dokkaebi   [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 I_icon_minitime16th January 2010, 14:25

The member 'Gletsjers van Virchow' has done the following action : Roll a die

'6-sided Die' :
[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Die6
Result :
[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Die2 [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Die5

_________________
Name? My name is not important. My job is.
Back to top Go down
View user profile http://blackorder.web.id
Lim Jeong Hu

Lim Jeong Hu

Posts : 172
Pemilik : Cairy
Poin RP : 100

Biodata
Posisi: General
Cabang: Asia
Umur: 33 tahun

[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Empty
PostSubject: Re: [ASIA] Play with Dokkaebi   [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 I_icon_minitime16th January 2010, 20:13

Udahan ah *plak* 5 halaman wow~



Serangannya meleset, tidak aneh sih kalau dalam rupa seperti itu. Berat badannya saja harus turut diperhitungkan dalam bergerak, belum lagi konsentrasi Jeong Hu yang tidak pada tempatnya. Dengan kata lain fokus yang berpindah-pindah dari pertarungan ke dirinya sendiri, cukup rumit.

Akibatnya, Dokkaebi hanya bergerak-gerak bebas saja sementara dua exorcist di sana terus berusaha menyerangnya. Satu kaki terangkat dan rupanya itu memberikan kesempatan bagi Lian Jie untuk menyerang.

'PAT!'

Hantaman pertama terlewat dan kedua tepat memukulnya di sana.

Oleng dan, 'BRUK!' ... terjatuh ke arah yang tepat hingga akhirnya monster itu kembali ke bentuk semula. Waktu yang cukup lama baginya untuk bertahan, setelah ini harus memulihkan kondisi.

Baru duduk karena terjatuh, lemparan lainnya dikeluarkan oleh Glace. Beruntung keduanya meleset, berterima kasih karena Dokkaebi terlebih dahulu kembali ke bentuk asal hingga ia bisa lolos dari kejaran itu.

Selesai kah?

Tidak tahu. Coba tengok keadaan sang guru yang sudah cukup rapuh di pojok sana, tengah bertekuk lutut untuk menutupi batuknya. Sementara matanya terus mengintai ke arah dua orang yang tengah berada di lapangan dengan sunggingan senyum tipis yang ditutupi dengan tangannya.

"Bagus," katanya dengan suara pelan.

_________________
Credits : pastelgraffity@LJ

[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 15 [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 16 [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 17

Back to top Go down
View user profile http://cairy.deviantart.com
Gletsjers van Virchow

Gletsjers van Virchow

Posts : 215

Biodata
Posisi: Exorcist
Cabang: Asia
Umur: 20

[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Empty
PostSubject: Re: [ASIA] Play with Dokkaebi   [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 I_icon_minitime16th January 2010, 21:09

Oot: mau diselesain? Waaaa...
__________
Dokkaebi berhasil dijatuhkan dengan sukses oleh Lian Jie. Mengakibatkan Innocence berbentuk goblin dalam wujud raksasa itu mengecil, kembali ke ukurannya semula. Sementara itu pemiliknya, General Jeong Hu yang bertekuk lutut akibat Innocence sang General terjatuh.

Melihat keadaan tersebut, Glace berucap pelan pada dirinya sendiri.

"Maafkan aku General Jeong Hu. Tapi, mungkin ini yang terakhir untuk hari ini..." ucapnya.

Sesaat kemudian, Glace segera membentuk bola es kecilnya dan melemparnya ke udara. Kabut dengan segera menyebar dan tiba-tiba berubah menjadi rantai-rantai berduri yang dengan segera menyibakkan sebagian kecil kabut yang tidak berubah menjadi rantai. Seluruh rantai ini ia arahkan ke arah Dokkaebi, ya seluruhnya...

Zraaak...
Terdengar suara rantai-rantai yang menghantam tanah untuk melilit Dokkaebi. Kenakah? Siapa yang tahu.

"Hh.... Hh... SERANG SEKARANG!!!" Ia berteriak walaupun nafasnya sudah terengah-engah. Menyerukan kepada partnernya, Lian Jie untuk menyerang Dokkaebi yang mungkin kini sudah dililit oleh rantai-rantai es dari cairan tubuh Glace...


Last edited by Gletsjers van Virchow on 16th January 2010, 21:10; edited 2 times in total
Back to top Go down
View user profile http://rosmana.blogspot.com
Chief Supervisor
Admin


Posts : 418

[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Empty
PostSubject: Re: [ASIA] Play with Dokkaebi   [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 I_icon_minitime16th January 2010, 21:09

The member 'Gletsjers van Virchow' has done the following action : Roll a die

'6-sided Die' :
[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Die6
Result :
[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Die5 [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Die6 [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Die2 [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Die3

_________________
Name? My name is not important. My job is.
Back to top Go down
View user profile http://blackorder.web.id
Li Lian Jie

Li Lian Jie

Posts : 346
Pemilik : LLJ
Poin RP : 20

Biodata
Posisi: Disciple
Cabang: Asia
Umur: 14

[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Empty
PostSubject: Re: [ASIA] Play with Dokkaebi   [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 I_icon_minitime16th January 2010, 23:07

Agak mengerikan juga kalau melihat Dokkaebi oleng seakan-akan menjatuhi dirinya ketika oleng kemudian rubuh dan kembali ke bentuk asalnya. Untung tidak menjatuhi dirinya.

Akhirnya selesai...

Lian Jie berdiri di tempatnya, terengah-engah. Keringat mengucur deras di sekujur tubuhnya. Badannya panas seperti mesin yang terus menerus dinyalakan tanpa istirahat. Otot-ototnya seperti bisa kram kalau dia menggerakkannya sedikit saja. Matanya panas, dan ia agak berkunang-kunang ketika ia menelengkan kepalanya dan melihat pemuda Hindia-Belanda itu rupanya tidak puas dengan hasil latihan. Inilah akibat terlalu banyak bergerak. Dia bahkan nyaris tak bisa mengambil cukup udara untuk mengembangkan paru-parunya.

"Hh.... Hh... SERANG SEKARANG!!!"

Lian Jie mengangkat Thorn of the Dragon tinggi-tinggi tepat ke jakun pemuda di sampingnya itu, memberinya peringatan agar ia menghentikan serangannya. Walau ditekan kelelahan yang amat sangat, mata Li Lian Jie masih menyala.

"Sejak awal aku tidak suka bekerja sama denganmu," gumam Li Lian Jie dengan keseriusan seratus persen, ditambah nada mengancam.

'Kalau kau tidak me-non-aktifkan Innocence-mu, aku akan membunuhmu' setidaknya itulah arti tatapan Lian Jie pada Virchow.

"Aku juga bilang kalau aku tidak suka kauperintah," tegas Lian Jie sekali lagi. Dia menghela nafas secukupnya sehingga ia mampu melanjutkan bicaranya, "Dokkaebi sudah kembali ke bentuk asalnya, aku sudah tidak perlu bekerja sama denganmu lagi. Kalau kau bersikeras melanjutkan pertarungan ini, kalau kau melukai guruku lebih dari ini, akan kupastikan kau tak akan melihat matahari besok pagi."

Lian Jie memberikan penekanan pada kalimat paling akhir yang dilontarkan mulutnya. Sambil menunggu reaksi Exorcist itu, Lian Jie berusaha tetap waspada. Dia tahu tak ada gunanya dia melontarkan kalimat ancaman itu karena dia sendiri yakin tak punya tenaga lagi untuk menyerang. Tapi kali ini lain ceritanya.

Hatinya berkecamuk.

Jangan mati lho, Pak Tua! Matanya sesekali mengerling gurunya di sisi lain ruangan yang sudah jatuh berlutut dan sedang memandangnya.

Lian Jie kembali mengembalikan tatapannya pada pemuda yang lebih tinggi darinya. Dragon's Heir diangkatnya tinggi-tinggi siap menghunjamnya dengan dua serangan sekaligus. Seharusnya tak perlu diberitahu, bukan, serangan Li Lian Jie tentunya memberikan resiko kematian bagi yang menerimanya?

"Buat keputusan dengan bijak, paman."
Back to top Go down
View user profile
Gletsjers van Virchow

Gletsjers van Virchow

Posts : 215

Biodata
Posisi: Exorcist
Cabang: Asia
Umur: 20

[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Empty
PostSubject: Re: [ASIA] Play with Dokkaebi   [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 I_icon_minitime17th January 2010, 06:25

Lian Jie mengangkat Thorn of the Dragon tinggi-tinggi tepat ke jakun pemuda di sampingnya itu, memberinya peringatan agar ia menghentikan serangannya. Walau ditekan kelelahan yang amat sangat, mata Li Lian Jie masih menyala.

Quote :
"Sejak awal aku tidak suka bekerja sama denganmu," gumam Li Lian Jie dengan keseriusan seratus persen, ditambah nada mengancam.

'Kalau kau tidak me-non-aktifkan Innocence-mu, aku akan membunuhmu' setidaknya itulah arti tatapan Lian Jie pada Virchow.

"Aku juga bilang kalau aku tidak suka kauperintah," tegas Lian Jie sekali lagi. Dia menghela nafas secukupnya sehingga ia mampu melanjutkan bicaranya, "Dokkaebi sudah kembali ke bentuk asalnya, aku sudah tidak perlu bekerja sama denganmu lagi. Kalau kau bersikeras melanjutkan pertarungan ini, kalau kau melukai guruku lebih dari ini, akan kupastikan kau tak akan melihat matahari besok pagi."

Lian Jie masih mengancam dirinya... Ya... Sangat serius.

BRUK...

Belum sempat satu kata pun keluar dari mulut Glace, ia sudah tumbang terlebih dahulu. Menyebabkan Innocence-nya terinaktivasi sendiri.

"Hh... Ha... Ha... Ha..." Terdengar tawa kecil dari mulut Glace. "Tidak kusangka kau bisa mengancamku dengan serius seperti ini..." ucapnya sembari setengah bercanda. "Maafkan saya General Jeong Hu, saya hanya ingin tahu dan menguji Lian Jie. Sekali lagi saya mohon maaf..." Kata Glace sembari menatap General Jeong Hu yang telah bertekuk lutut akibat serangan Lian Jie tadi. Tentu saja ia tidak serius tadi. Kalau ia serius, mungkin tidak akan mengeluarkan rantai-rantai tersebut dan mungkin justru senjata kelas berat.

"Dan maaf Lian Jie, aku hanya ingin tahu bagaimana kepribadianmu dan bagaimana rasa sayangmu terhadap gurumu... Yah, mungkin karena sejak kecil aku tidak pernah bertemu ayahku..." ia berkata, kali ini dengan raut wajah sedikit sedih. "Satu hal lagi mengapa aku melakukannya tadi. Itu karena......" kalimatnya sedikit terputus, mengisyaratkan Lian Jie supaya lebih mendekat ke dirinya.

__________

Oot: nyambung kalimatnya nanti setelah Lian Jie mendekat aja... Ku... Ku... Ku... *slapped by Lian Jie & Jeong Hu*
Back to top Go down
View user profile http://rosmana.blogspot.com
Li Lian Jie

Li Lian Jie

Posts : 346
Pemilik : LLJ
Poin RP : 20

Biodata
Posisi: Disciple
Cabang: Asia
Umur: 14

[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Empty
PostSubject: Re: [ASIA] Play with Dokkaebi   [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 I_icon_minitime17th January 2010, 10:53

OOC: weleh... *slaps* Yang ini, no offense wat Glace. Neutral



Glace terjatuh di hadapannya, sekaligus me-nonaktifkan kembali Innocence-nya. Pilihan yang bagus. Sekarang, giliran Lian Jie yang harus menonatifkan Innocence miliknya, kan?

Nggak rela... Sudut mata Lian Jie dipenuhi bola mata cokelatnya yang tertuju tajam-tajam kepada 'mantan' (?) rekannya itu. Masih penuh kewaspadaan selagi dia menurunkan Thorn of the Dragon. Tulang itu menyatu kembali dengan Dragon's Heir dan menyusut kembali bersamaan dengannya, ke belikat Exorcist kecil itu.

Virchow tertawa, sementara Lian Jie bergeming ketika mendeteksi bagian mana dari tulangnya yang terkena efek pertarungan.

"Dan maaf Lian Jie, aku hanya ingin tahu bagaimana kepribadianmu dan bagaimana rasa sayangmu terhadap gurumu... Yah, mungkin karena sejak kecil aku tidak pernah bertemu ayahku..."

Sesuatu yang panas tersulut di dada bocah berumur empat belas tahun itu, disertai rasa sakit yang berdenyut-denyut. Lian Jie mengernyit sedikit.

Celaka. Tangan Lian Jie terangkat ke dadanya dan meraba. Setidaknya ada dua atau tiga tulang rusuknya retak (atau patah?). Rasa sakitnya langsung menjalar ketika Lian Jie merabanya makin dalam, maka dia mengurungkan niatnya untuk memeriksa badannya sendiri lebih lanjut.

Tapi seperti ada rasa sakit yang lain yang memicu jantungnya berdebar sangat kencang.

"Itu karena......"

"Tidak usah kaulanjutkan," gumam Lian Jie, dingin. Dia berjalan meninggalkan Virchow menuju gurunya. Langkahnya terhenti beberapa langkah ketika dia memutuskan untuk menyerang balik tes kecil dari Virchow yang memanfaatkan perasaannya sebagai seorang Disciple. Dari bahunya, Lian Jie mengerlingnya dan bicara cukup tajam dan keras pada pemuda sok santai itu.

"Entah apa yang kauharapkan, tapi kau kurang kerjaan. Tidak bisa bertemu dengan orang tua sejak kecil bukanlah hal yang pantas untuk diumumkan."

Dia tidak mau melanjutkan pembicaraan ini. Dia berpaling dengan cepat dan berlari menuju gurunya. Rasa sakit di dadanya membakarnya, tapi dia berusaha keras tidak peduli walau itu membuatnya sesak nafas dan berkeringat lebih banyak lagi. Gurunya sedang menderita rasa sakit yang lebih parah darinya, kan?

"Kenapa kau memaksakan diri? Kau bisa minta time out, kan, dasar bapak-bapak," gerutunya pada Lim Jeong Hu. Seharusnya Jenderal sudah tahu bukan? Panggilan itu selalu dilontarkan pada sang Guru setiap kali Lian Jie merasa kesal padanya.

Tangan kiri Exorcist kecil itu terulur pada sang Jenderal, sementara tangan kanannya berusaha terus menekan rusuk kirinya yang cedera.
Back to top Go down
View user profile
Gletsjers van Virchow

Gletsjers van Virchow

Posts : 215

Biodata
Posisi: Exorcist
Cabang: Asia
Umur: 20

[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Empty
PostSubject: Re: [ASIA] Play with Dokkaebi   [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 I_icon_minitime17th January 2010, 12:31

Entah mengapa, sesaat setelah Glace sedikit mengungkapkan tentang ayahnya yang menghilang, Lian Jie sedikit mengernyit?

Karena latihan tadi ataukah hal lain? Mungkin saja. Tapi hanya Lian Jie yang tahu mengapa.

"...itu karena..."
"Tidak usah kau lanjutkan!" gumam Lian Jie memotong perkataan Glace yang memang terhenti tadi.

"Entah apa yang kau harapkan, tapi kau kurang kerjaan. Tidak bisa bertemu dengan orang tua sejak kecil bukanlah hal yang pantas untuk diumumkan." Sambung Lian Jie dingin. Entah untuk membalas tes darinya atau apa...

"Anak ini..." pikir Glace dalam hati. Ia tidak kesal, namun entah kenapa ia jadi ingin membalas kalimat Lian Jie tadi sembari menyambung kalimatnya tadi, mengindahkan ucapan Lian Jie yang memotong kalimatnya tadi.

"...ITU... JUGA... KARENA... AKU... INGIN... MENJAHILIMU SEDIKIT!!! BUH!!! (Ketawa)" Glace tidak dapat menahan tawanya lagi. Apa salahnya, sekali-kali menjahili teman sekamarnya itu sedikit.

"Hha... Ha... Ha... Ha..." ia masih tertawa, tidak memperdulikan apa reaksi Lian Jie yang sangat jarang tersenyum padanya itu.

Berusaha untuk bangun, dengan segera ia berjalan ke arah General Jeong Hu walaupun dengan langkah yang sangat gontai. Terlihat beberapa butir air mata di pelupuk matanya akibat tertawa sedikit berlebihan.

"Maaf karena terlalu berlebihan General... Anda tidak apa-apa?" meminta maaf sekali lagi pada General Jeong Hu.

_________
Oot: Bwahahahaha... XD. Pm ngakak sampai sakit perut mikirin dialognya. Entah kenapa char Virchow ini jadi terkesan seperti Raven dengan sifat Xerxes Break... *dihajar habis-habisan.
@ General Jeong Hu: Saya mohon maaf kalau terkesan menyerobot General Jeong Hu...
Back to top Go down
View user profile http://rosmana.blogspot.com
Lim Jeong Hu

Lim Jeong Hu

Posts : 172
Pemilik : Cairy
Poin RP : 100

Biodata
Posisi: General
Cabang: Asia
Umur: 33 tahun

[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Empty
PostSubject: Re: [ASIA] Play with Dokkaebi   [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 I_icon_minitime17th January 2010, 20:57

OOTe: udahan aja, nanti Jeong Hu matui TwT *plak*
betewe, jadi IMO *plak*


Sebelumnya...

Dokkaebi masih di sana, terambruk dengan cepat dan membuat Jeong Hu agak merasa lelah, atau memang karena itu adalah batasan bagi dirinya. Kacau, kalau terlihat seperti itu berarti menunjukkan kelemahannya. Memang benar kata beberapa orang yang sepangkat, sudah sebaiknya Jeong Hu pensiun saja. Namun kalau begitu, berarti sudah habis masa bermainnya dengan si Dokkaebi kecil.

Sunggingan senyum terakhir memberikan kepuasan. Bukan karena senang kalah dari pertarungan tapi merasa puas dengan hasil. Yah... zamannya menjadi guru adalah membuat anak didiknya menjadi lebih hebat dari dirinya, bukannya terus ingin menang seperti seorang bocah.

Mungkin sudah sebaiknya selesai saja,

Berniat begitu. Akan tetapi rupanya Glace tidak begitu saja menyerah, masih bersikeras untuk melakukan serangan dengan mengikat Dokkaebi dalam rantainya. Jeong Hu jelas mengetahui semua itu walau keadaannya tidak lagi fit seperti sebelumnya. Biasanya yang seperti ini adalah titik kelemahannya.

Beberapa rantai berhasil menjerat sang monster mini, membuatnya terkekang untuk beberapa saat. Berniat untuk balik melawan, namun ternyata kekangan itu runtuh terlebih dahulu berkat perdebatan yang terjadi antara Lian Jie dan Glace di sudut sana. Jelas Jeong Hu tidak terlalu bisa mendengar apa yang mereka perdebatkan, hanya beberapa hal yang diucapkan dengan nada tinggi.

Yah... apalah yang bisa dilakukannya mengenai perdebatan anak muda seperti mereka. Orang tua seperti dirinya hanya bisa menghela napas sejenak, seolah-olah berkata bahwa beruntung ia masih hidup. Konyol memang.

"Haah..." begitulah.

Hanya bisa begitu, hingga akhirnya Lian Jie mendekat dan memberikan uluran tangannya. Berpikir dalam hati, 'amak ini...'. Entah mengapa rasanya Jeong Hu ingin menertawai dirinya sendiri. Dirinya yang konyol seperti itu kah?

"Kenapa kau memaksakan diri? Kau bisa minta time out, kan, dasar bapak-bapak,"

"Hmp... bapak-bapak ya," berucap pelan sembari meraih uluran tangan dari sang murid seraya berdiri. Benar rupanya, ia sudah terlalu tua untuk permainan ini. Jeong Hu kemudian berdiri, setelah ini ia pasti ditahan lagi di infirmari untuk beberapa hari atau tidak diperbolehkan keluar kamar oleh si petugas infirmari. "Bukannya kau juga terlalu memaksakan diri?" diakhiri dengan pertanyaan pada Lian Jie sembari menepuk kepalanya. Kebiasaan yang entah didapatnya dari mana. Menyunggingkan sedikit senyum.

"Maaf karena terlalu berlebihan General... Anda tidak apa-apa?"

"Tidak apa," hanya menjawab ringan. "Setidaknya aku puas kalian sudah berusaha dan menjadi hebat," berkomentar lagi sambil melirik keduanya. "Maaf ya, hanya bisa sampai di sini." Kemudian mengembalikan Dokkaebi ke bentuk inaktif, sebuah bola kaca.

Yah, sampai di situ saja. Mungkin lain kali Dokkaebi akan mengajak kalian untuk bermain lagi.

_________________
Credits : pastelgraffity@LJ

[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 15 [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 16 [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 17

Back to top Go down
View user profile http://cairy.deviantart.com
Li Lian Jie

Li Lian Jie

Posts : 346
Pemilik : LLJ
Poin RP : 20

Biodata
Posisi: Disciple
Cabang: Asia
Umur: 14

[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Empty
PostSubject: Re: [ASIA] Play with Dokkaebi   [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 I_icon_minitime17th January 2010, 22:19

Lian Jie menguatkan pijakannya ketika sang Guru meraih tangannya kemudian berdiri dengan bertumpu padanya. Sebuah sengatan yang luar biasa sakit menyerang tulang rusuknya. Lian Jie langsung berpaling ke arah yang tak ada guru dan Virchow di sana. Dia menyembunyikan raut kesakitannya.

Ah, sial. Tahan dong!

"Bukannya kau juga terlalu memaksakan diri?"

Didengarnya suara lembut Jenderal Lim Jeong Hu yang disampaikan padanya. Lian Jie mendengus.

"Aku berbeda denganmu," Lian Jie masih melengos ke arah yang lain, terengah. Sakit di rusuknya itu rasanya bisa membunuhnya. Kemudian sebuah tepukan hangat mendarat di puncak kepalanya. Setengah sebal, Lian Jie merengut tapi wajahnya sedikit memerah. Muncul lagi deh kebiasaan gurunya, yang selalu bisa meredakan semua emosi Lian Jie. Ya, tadi Lian Jie sempat berpikir untuk menghabisi Virchow karena tega mempermainkan perasaannya. Tapi kini rencana itu tersapu bersih tak bersisa.

"Maaf ya, hanya bisa sampai di sini."

Lian Jie tahu kata-kata itu tidak ditujukan padanya, tapi dia nekat saja menyerobot, "Apanya yang 'maaf hanya bisa sampai di sini'? Masih untung bisa..." Lian Jie mencengkeram mulutnya sendiri dan segera berbalik seraya mengeluarkan batuk-batuk keras. Perlu beberapa saat sampai dia bisa menghimpun cukup udara hingga dia bisa bernafas dan bicara lagi, "Aku benci efek samping Innocence-ku."

Dia mengelap sesuatu yang membasahi bibirnya dengan telapak tangannya secara sembarangan dan terpana sejenak, kemudian dengan ganjil seolah seorang anak yang baru saja menemukan jawaban teka-teki, dia berkata, "Oh, darah."

Tampaknya patahan tulang rusuknya telah 'menghancurkan' pembuluh darah di paru-parunya, yang segera mengirimnya keluar lewat batuknya tadi.

Ah toh dia tak akan mati cuma karena ini, kan?
Back to top Go down
View user profile
Gletsjers van Virchow

Gletsjers van Virchow

Posts : 215

Biodata
Posisi: Exorcist
Cabang: Asia
Umur: 20

[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Empty
PostSubject: Re: [ASIA] Play with Dokkaebi   [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 I_icon_minitime17th January 2010, 23:19

Lian Jie tidak memperhatikan gurauannya sedikitpun. Mungkin karena ia sedang membantu General Jeong Hu yang sekilas terlihat agak rapuh (?) untuk berdiri. Yah... Itu tentu saja lebih baik daripada mendengarkan ocehan Glace.

Mendekati General Jeong Hu dan meminta maaf pada General Jeong Hu. Itulah yang selanjutnya ia lakukan. Namun, General dari Lian Jie ini menjawabnya dengan ringan dan tidak mempermasalahkan persoalan tersebut.

Kemudian, General Jeong Hu berdiri dengan bantuan uluran tangan Lian Jie. Terlihat keakraban keduanya bagaikan sepasang ayah dan anak. Hal itu jadi mengakibatkan Glace kembali teringat ayahnya. "Di mana engkau ayah?" Tanyanya dalam hati.

Lian Jie tersentak, mungkin ia tengah menahan sakit.

"Kau tidak apa-apa Lian Jie?" Kalimat bernada sedikit khawatir itu ingin keluar dari mulut Glace. Namun, ia berusaha untuk menahan kalimat tersebut keluar dari mulutnya. Berjaga-jaga agar Lian Jie tidak mengeluarkan kalimat seperti "Jangan perdulikan aku!" atau sejenisnya.

Lian Jie masih bercakap-cakap dengan General Jeong Hu. Kelihatannya tengah membicarakan efek samping Innocence Lian Jie.

Tiba-tiba cairan merah berbau sedikit amis keluar dari mulut Lian Jie. Kelihatannya inilah efek samping Innocence-nya.

"General, lebih baik Lian Jie segera dibawa ke infirmary! Walaupun ini efek samping Innocence, saya rasa lebih baik segera diperiksakan. Sisa masalah disini biar saya yang bereskan." Ucap Glace sedikit mendesak General Jeong Hu sembari sedikit membelakangi mereka berdua, berusaha menyembunyikan sisa-sisa lukanya yang belum sepenuhnya tertutup dan kembali terbuka yang menyebabkan darah mengalir dengan lancarnya dari luka-luka tersebut. "Saya tidak apa-apa, hanya perlu sedikit istirahat" ucapnya pelan, berusaha untuk memperlihatkan kalau ia baik-baik saja. Perlahan-lahan kesadarannya memudar. Namun ia tetap berusaha berdiri tegak. Sepertinya ini akibat ia telah mengaktifkan Innocence-nya hingga di ambang batas.

"Saya.. Tidak apa-apa..." ucapnya masih berusaha meyakinkan.
Back to top Go down
View user profile http://rosmana.blogspot.com
Li Lian Jie

Li Lian Jie

Posts : 346
Pemilik : LLJ
Poin RP : 20

Biodata
Posisi: Disciple
Cabang: Asia
Umur: 14

[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Empty
PostSubject: Re: [ASIA] Play with Dokkaebi   [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 I_icon_minitime18th January 2010, 11:39

"General, lebih baik Lian Jie segera dibawa ke infirmary! Walaupun ini efek samping Innocence, saya rasa lebih baik segera diperiksakan. Sisa masalah disini biar saya yang bereskan."

Lian Jie tersentak dan sontak langsung menghadapi Virchow. Wajahnya cemberut, bagai anak-anak yang mainannya direbut darinya. Wow, rasa perihnya langsung mencengkeram dadanya sampai dia harus mengaduh sedikit sambil menguatkan tangan kanan yang memeluk iganya.

"Efek, ya, efek! Aku tidak apa-apa! Aku akan sembuh kalau is..." terbatuk lagi, kali ini hanya batuk biasa, "... tirahat."

Melihat betapa pucatnya warna bibir Glace dan matanya yang gerakan mata mulai tidak terarah, Lian Jie tersenyum masam.

"Nah, kau bisa ambruk kapan saja sedangkan aku masih bisa bertahan," tuding Lian Jie dengan nada bicara yang lebih tinggi tapi tidak keras. "Asal kau tahu, aku tidak bisa membawa kalian berdua kalau kalian pingsan bersamaan." Bersungut-sungut, dia juga mengerling gurunya ketika menambahkan kalimat terakhir, "Jangan keras kepala, Pak Tua."

Oh betapa kesalnya Lian Jie sekarang dengan sang Jenderal. Kenapa harus memaksakan diri bertarung kalau badannya tidak memungkinkan untuk bertarung?! Mumpung ini pertarungan latihan, kan, bisa memanfaatkan break atau time out. Lagipula Lian Jie juga tidak akan pergi ke mana-mana kalau gurunya memintanya. Apa sih maunya gurunya itu?

"Sekarang." dia maju ke antara Lim Jeong Hu dan Virchow, seraya menyentuh lengan keduanya, "ayo ke Infirmary sama-sama. Soal bersih-bersih, nanti saja kalau badan kita sudah beres---tapi pokoknya orang tua satu ini," dia mendelik galak pada gurunya, "harus tetap tidur. Tidak usah bangun sampai besok pagi! Makan malam aku yang antar deh."

Betapa tidak sopannya Exorcist kecil satu ini pada gurunya. Tapi ini dilakukannya demi lelaki itu. Gurunya adalah orang yang baginya telah mengembalikan kehangatan seorang ayah padanya yang pernah kehilangan, tetapi...

tentu saja tidak sama.


Sorot matanya meredup seketika ketika bayangan pria tua yang dulu adalah ayahnya itu mengelus kepalanya. Orang yang selalu sibuk dengan pekerjaannya. Orang yang selalu bersikap dingin padanya, bahkan selalu memaksanya mempelajari ilmu pengobatan yang juga beliau tekuni. Orang yang pada akhirnya tersenyum sambil berlumuran darah, menenangkan wajah terguncang Li Lian Jie kecil, dan berkata, "Maafkan ayah, ya, Nak."

Lian Jie memejamkan mata dan mendengus, mengusir kenangan lama itu.
Back to top Go down
View user profile
Lim Jeong Hu

Lim Jeong Hu

Posts : 172
Pemilik : Cairy
Poin RP : 100

Biodata
Posisi: General
Cabang: Asia
Umur: 33 tahun

[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Empty
PostSubject: Re: [ASIA] Play with Dokkaebi   [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 I_icon_minitime19th January 2010, 20:04

OOTe: merasa tua saya *plak*



Kalau ada yang bertanya pada Jeong Hu, 'bagaimana rasanya punya anak?' tanpa harus menikah atau mengadopsi anak ia merasa jelas mengetahui hal tersebut. Lucu rasanya, padahal umurnya tidak begitu tua, tapi rasanya sudah menjadi bapak-bapak yang patut menghawatirkan ini-itu menyangkut soal anaknya. Hebat, dunia ini cepat sekali berubah. Padahal beberapa tahun yang lalu ia masih 'anak muda' yang begitu enerjik ketika memberantas Akuma, sekarang menjadi orang serba kolot yang bisanya hanya berbasa-basi saja.

Lucu, makanya...

Itu yang terbayang olehnya begitu melihat perhatian berlebih yang dilontarkan oleh Lian Jie dan Glace. Rasanya ingin tertawa dalam hati, tapi percuma toh raut mukanya sudah menampakkan senyum yang mengatakan bahwa ia merasa hal ini lucu.

Ya ampun,

Bahkan sampai tidak bisa mengatakan hal apapun? Melihat kedua bocah yang malah berdebat siapa yang lebih pantas untuk beristirahat dan siapa yang lebih bertanggung jawab atas semua ini? Menggelikan, seumur-umur baru kali itu Jeong Hu merasa dirinya benar menjadi seseorang yang dituakan. Jangan-jangan waktu ia menjadi disciple dulu juga sikapnya seperti itu.

... Jadi harus di manakah ia membatasi hal ini. Tidak disangka juga akan memiliki murid yang sebegitu perhatiannya. Sampai menasehatinya seperti si petugas infirmari itu.

---tapi pokoknya orang tua satu ini, harus tetap tidur. Tidak usah bangun sampai besok pagi! Makan malam aku yang antar deh."

Memberikan senyumnya, berkata lagi di dalam hati, 'ya ampun...'. Kemudian menepuk-nepuk kepala Lian Jie lagi, "Jangan memanjakanku seperti itu, aku ini masih kuat, dasar." Dan hanya bisa melanjutkan nasihat pendeknya, "Kau juga... dan kau," melirik Glace di sana, "Kalian perlu istirahat. Kalau sesuatu terjadi pada kalian itu berarti menjadi tanggung jawabku."

Kemudian ganti mendorong bahu keduanya, "Nah... setelah ini tidurlah dan jangan lupa untuk mengompres luka luar kalian." Setidaknya walau tidak berharap banyak, ia hanya ingin melihat perkembangan muridnya... sebelum ia mati.

Well, done~

_________________
Credits : pastelgraffity@LJ

[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 15 [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 16 [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 17

Back to top Go down
View user profile http://cairy.deviantart.com
Gletsjers van Virchow

Gletsjers van Virchow

Posts : 215

Biodata
Posisi: Exorcist
Cabang: Asia
Umur: 20

[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Empty
PostSubject: Re: [ASIA] Play with Dokkaebi   [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 I_icon_minitime19th January 2010, 22:10

"Efek ya efek! Aku bisa sembuh lagi kalau aku is...tirahat!" Lian Jie menyanggah ucapan Glace yang tampak mengkhawatirkannya (?). Melihat ada beberapa hal yang mulai sedikit tidak normal pada diri Glace, Lian Jie kembali menyambung kalimatnya walaupun masih dengan suara yang cukup nyaring. Rasa perhatian kah? Mungkin ya, mungkin juga tidak.

"Nah, kau bisa ambruk kapan saja, sementara aku masih bisa bertahan." Tuding Lian Jie pada dirinya.

"Maksudmu ini?" tanya Glace sembari menunjuk luka-lukanya yang kembali terbuka dan meneteskan darah. Kepucatan bibirnya telah berkurang. Mungkin karena larutan yang ia minum tadi mulai bekerja untuk menggantikan sebagian cairan tubuhnya yang hilang tadi.

"Aku tidak apa-apa kok! Kau khawatir ya..." Ucapnya sedikit menggoda Lian Jie.

Tiba-tiba, Lian Jie dengan segera memegang tangan gurunya, General Jeong Hu dan tangannya. "Ayo kita ke infirmari sama-sama ---" ucap Lian Jie. Glace hanya terdiam untuk sesaat, kepalanya penuh dengan pertannyaan: "Tumben, apa ada yang salah dengan otak anak ini? Apakah tadi kepalanya terbentur sesuatu?" Yah, harap dimaklumi, entah mengapa Lian Jie lebih sering bersikap dingin padanya.

"Kalian perlu istirahat. Jika terjadi sesuatu pada kalian, itu menjadi tanggung jawabku." Suara lembut dari General Jeong Hu mengalihkan perhatiannya. Dadanya langsung berdebar saat General Jeong Hu mengucapkan kalimat tersebut.

"Ayah..." Untuk kesekian kalinya, ia jadi teringat tentang ayahnya. "Beginikah rasanya kehangatan dari seorang ayah?" pikirnya.

"Terima kasih General..." ucapnya pelan.

[OUT]

Oot: @Lian Jie & Jeong Hu: terima kasih sudah mengizinkan saya ikut dalam rp ini! Terima kasih atas bantuan dan kerja samanya! Mohon maaf jika saya ada kekhilafan selama ber rp di tret ini! Very Happy
Back to top Go down
View user profile http://rosmana.blogspot.com
Sponsored content




[ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 Empty
PostSubject: Re: [ASIA] Play with Dokkaebi   [ASIA] Play with Dokkaebi - Page 3 I_icon_minitime

Back to top Go down
 
[ASIA] Play with Dokkaebi
Back to top 
Page 3 of 4Go to page : Previous  1, 2, 3, 4  Next
 Similar topics
-
» Taeo Artaeor (Nighie)

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Black Order Headquarters :: Black Order Archives :: Bookman's Records-
Jump to:  
Free forum | © phpBB | Free forum support | Contact | Report an abuse | Forumotion.com